"Mereka pun tahu. Satu per satu dari mereka akan meninggalkan 'rumah' yang telah dibangun bersama untuk mencari arti 'rumah' yang sesungguhnya dan pergi mencari 'rumah' baru sebagai tujuan hidup mereka. Meskipun pergi, 'rumah' terbaik Jaffan tetaplah para sahabatnya." (Kosan Griya Wacana, halaman 273).
Rumah selalu memiliki arti yang berbeda bagi setiap orang. Namun, satu hal yang pasti, rumah akan selalu diartikan sebagai tempat berpulang dan tempat yang paling nyaman bagi orang tersebut. Dalam novel Kosan Griya Wacana karya Keniyagi, lima orang karakter utama dalam novel ini memiliki latar belakang dan masalah masing-masing, tapi pada akhirnya mereka menemukan arti rumah yang sesungguhnya.
Kosan Griya Wacana merupakan sebuah novel bergenre keluarga yang memiliki vibes heartwarming di setiap kisah dalam bab novelnya. Novel ini banyak mengajarkan arti kekeluargaan yang sebenarnya, di mana terkadang ikatan emosional dan rasa saling peduli yang terbentuk tidak hanya melalui hubungan darah. Menemukan lingkugan atau orang lain yang dapat dijadikan sebagai sandaran untuk melalui masa sulit, rasa sedih dan kecewa dapat menjadi salah satu faktor agar bisa melewati masa sulit
Sinopsis Novel Kosan Griya Wacana
Abian, Jarvis, Haidan, Jaffan, dan Januar merupakan lima orang sahabat yang memutuskan untuk tinggal di sebuah indekos yang ada di Jakarta. Meskipun sudah berteman lama dan memutuskan untuk tinggal bersama, ternyata umur mereka berbeda. Abian dan Jarvis seumuran, di mana mereka saat ini telah menginjak semester 9 jurusan Teknik, sedangkan Haidan dan Jaffan berada satu tahun di bawah mereka, lalu terakhir Januar paling bungsu di antara keempatnya.
Pertemuan mereka berawal dari bangku SMA di hari pertama tahun ajaran baru. Saat itu, kelimanya adalah para siswa yang telat ke sekolah dan memutuskan untuk memanjat pagar belakang sekolah dan berakhir ketahuan oleh guru BK. Karena merasa senasib sepenanggungan dan dihukum, kelimanya menjadi akrab dan memutuskan untuk tinggal bersama setelah menduduki bangku kuliah.
Kosan Griya Wacana banyak membahas mengenai keseharian lima orang sahabat tersebut di indekos, masing-masing konflik yang dialami oleh lima orang sahabat tersebut, hingga keinginan tersembunyi dari mereka berlima yang sama-sama sedang mencari arti rumah yang sesungguhnya.
Akankah lima orang sahabat yang memiliki sifat dan kepribadian berbeda, dapat menemukan rumah versi mereka masing-masing? Bagaimana keseruan lima orang sahabat tersebut dalam menjalani hari-hari mereka di indekos?
Kelebihan dan Kekurangan Novel
Keniyagi berhasil menyampaikan pesan emosional yang kuat dan mengeksplorasi makna rumah secara mendalam lewat novel Kosan Griya Wacana. Penulis mampu menjabarkan makna rumah bukanlah hanya tentang sebuah bangunan fisik, melainkan tentang bersama siapa kita tinggal. Setiap bab dalam ceritanya terasa hangat hingga membuat para pembaca merasakan berbagai emosi ketika membaca novel ini.
Selain itu, hubungan persahabatan dan interaksi antara lima tokoh utama dalam novel ini terasa sangat hidup. Pembaca sering disuguhkan dengan berbagai lelucon dan momen mengharukan mereka ketika tinggal di dalam satu bangunan atap yang sama. Kosan Griya Wacana juga memuat sudup pandang yang berganti antara lima tokoh utama, membuat para pembaca jadi mengetahui berbagai masalah hidup, latar belakang keluarga, hingga luka batin yang masing-masing dialami oleh para tokohnya.
Di sisi lain, Kosan Griya Wacana memiliki alur yang agak lambat di awal buku, sehingga para pembaca yang terbiasa membaca novel dengan alur yang cepat akan mudah merasa bosan. Lalu, karena novel ini mengangkat konflik batin, mulai dari trauma masa lalu hingga latar belakang keluarga, maka sebagian besar cerita akan penuh dengan kesedihan dan agak terasa berat secara emosional, membuat para pembaca yang sepenuhnya mengharapkan komedi ringan akan merasa bacaan ini terlalu menguras emosi.
Identitas Novel
- Judul: Kosan Griya Wacana
- Penulis: Keniyagi
- Tahun Terbit: April 2023
- Penerbit: Penerbit Coconut Books
- Tebal: 344 halaman
- ISBN: 978-623-0924-07-1
- Genre: Friendship Family
Baca Juga
-
Shim Eun Kyung dan WOODZ Batal Bintangi Damako, Ini Film Penggantinya
-
Novel Zero Byte: Ketika Deadline Skripsi dan Perjodohan Datang Bersamaan
-
Ugly Duckling Ms. Maeng Tayang Oktober, Ungkap Kekacauan di Balik CSAT
-
The Last Interview Tayang November, Wawancara Kerja Jadi Penuh Ketegangan
-
Novel Cake Shop: Aksi Stalk Crush Berujung Temukan Pelanggan dan Cinta Baru
Artikel Terkait
Ulasan
-
Ulasan Memburu Pemangsa: Drama Horor Mencekam dengan Pesan Moral yang Kuat
-
Makna Lagu Training Season: Untuk Kamu yang Sering Salah Pilih Pasangan
-
Buku 30 Hari Mengubah Kebiasaan Buruk: Belajar Berubah dari Hal Kecil
-
Review Serial Honor Thy Mother: Mengulik Duka dan Ambisi dalam Keluarga
-
Lou Lou dan Naga Peliharaannya: Kisah Unik di Hari Pertama Sekolah
Terkini
-
Centang Biru Mati dan Slow Reply: Menjaga Batasan atau Ruang Manipulasi Chat?
-
Heboh Proyek Film 'Damako': Angkat Tragedi Bom Hiroshima hingga Mundurnya WOODZ dan Shim Eun Kyung
-
Gonta-Ganti HP Cuma Buat Gengsi? Awas, Kelas Sosial dari Layar Gadget Seringnya Cuma Ilusi!
-
Sephora Kids dan Obsesi Skincare Dini: Saat Anak SD Lupa Caranya Bermain
-
Profil Intak P1Harmony, Viral Berkat Cover Hip Song hingga Duet Bareng Rain