Lintang Siltya Utami | Tarassa Q.
Kolektor Kisah Unik Para Pelanggan Toko Buku Bekas (Gramedia)
Tarassa Q.

Novel Kolektor Kisah Unik Para Pelanggan Toko Buku Bekas karya Yoon Sung-kuen menghadirkan gagasan yang menarik tentang buku, manusia, dan kenangan. Ceritanya berpusat pada seorang pria yang memilih meninggalkan kehidupan sebagai pekerja kantoran. Jenuh dengan rutinitas serta riuhnya lingkungan kerja, ia kemudian menekuni dunia yang jauh lebih tenang dengan mengurus sebuah toko buku bekas.

Namun, toko tersebut bukan sekadar tempat jual beli buku lama. Sang pemilik menawarkan layanan pencarian buku-buku yang sulit diperoleh, termasuk berbagai judul langka yang sudah tidak mudah ditemukan di pasaran. Hal yang membuat jasanya berbeda terletak pada sistem pembayaran. Ia tidak menetapkan tarif dalam bentuk uang. Sebagai gantinya, pelanggan diminta membagikan kisah pribadi yang berkaitan dengan buku yang sedang mereka cari.

Dari konsep tersebut, pembaca kemudian diajak bertemu dengan beragam pelanggan yang memiliki alasan masing-masing untuk mendapatkan sebuah buku. Ada seseorang yang pernah menjadi aktivis pada dekade 1960-an dan berusaha menemukan kembali buku kesayangannya yang hilang ketika dirinya menjalani pemeriksaan polisi.

Ada pula sosok dengan kecerdasan luar biasa sekaligus sifat perfeksionis yang berusaha mendapatkan sebuah buku puisi tertentu. Sementara itu, seorang pelanggan lain bersikeras memperoleh cetakan pertama sebuah buku, meskipun versi yang telah diperbarui justru memuat isi yang lebih lengkap.

Setiap pencarian akhirnya berkembang menjadi perjalanan menuju masa lalu. Buku yang terlihat seperti benda mati ternyata memiliki hubungan erat dengan pengalaman seseorang. Di dalam halaman yang menguning dan sampul yang menua, tersimpan kenangan, kehilangan, keputusan yang disesali, bahkan luka yang belum sepenuhnya pulih. Karena itu, pencarian buku dalam novel ini tidak berhenti pada persoalan menemukan barang, tetapi juga membuka pintu menuju cerita kehidupan pemiliknya.

Entah mengapa, saya merasa karya-karya dari penulis Korea Selatan kerap menawarkan gagasan yang terasa tidak biasa dan sebelumnya jarang terpikirkan oleh saya. Novel ini menjadi salah satunya. Dengan jumlah 376 halaman, saya ternyata membutuhkan waktu cukup panjang untuk menyelesaikannya. Ada beberapa bagian yang menurut saya berjalan lebih lambat sehingga sempat membuat saya kehilangan momentum dan merasa jenuh ketika membacanya.

Meski demikian, setelah mencapai halaman terakhir, saya justru memahami arah yang ingin dibangun novel ini. Pendekatan healing fiction terasa cukup kuat karena buku digunakan sebagai medium untuk mempertemukan seseorang dengan bagian dirinya yang selama ini mungkin berusaha dilupakan. Masa lalu, trauma, kehilangan, dan penyesalan tidak serta-merta menghilang, tetapi perlahan dapat diterima melalui proses memahami kembali pengalaman tersebut.

Hal yang paling menarik bagi saya adalah cara novel ini memandang buku. Buku tidak ditempatkan hanya sebagai barang dagangan atau kumpulan halaman yang dibeli untuk dibaca. Sebuah buku dapat menjadi benda yang sangat personal karena menyimpan momen tertentu dalam kehidupan seseorang. Bahkan, nilai sebuah buku bisa muncul bukan dari kelangkaan atau harga jualnya, melainkan dari cerita yang melekat padanya.

Konsep pembayaran menggunakan kisah hidup juga memberikan makna tersendiri. Pengalaman dan kejujuran seseorang mengenai perjalanan hidupnya diposisikan sebagai sesuatu yang tidak dapat begitu saja digantikan oleh uang. Setiap pelanggan datang dengan persoalannya masing-masing, lalu secara perlahan belajar menghadapi kembali sesuatu yang pernah menyakitkan.

Pada akhirnya, Kolektor Kisah Unik Para Pelanggan Toko Buku Bekas bukan hanya bercerita tentang perburuan buku langka. Novel ini mengajak pembaca melihat bagaimana manusia menyimpan kenangan melalui benda-benda sederhana, sekaligus mengingatkan bahwa mendengarkan cerita orang lain dengan empati dapat menjadi bentuk pertolongan yang berarti. Toko buku bekas dalam cerita ini akhirnya terasa seperti ruang pertemuan antara buku, memori, dan manusia yang sedang berusaha berdamai dengan masa lalunya.

Identitas Buku

Judul: Kolektor Kisah Unik Para Pelanggan Toko Buku Bekas
Penulis: Yoon Sung Kuen
Penerbit: Gramedia Widiasarana Indonesia
Bahasa: Indonesia
ISBN: 9786020532240