MobLand Season 1 adalah serial drama kejahatan Inggris yang dirilis pada 30 Maret 2025 di Paramount+, dengan 10 episode yang berakhir pada 1 Juni 2025. Serial ini diciptakan oleh Ronan Bennett, dengan Guy Ritchie sebagai produser eksekutif dan sutradara dua episode pembuka.
Ceritanya mengikuti dua keluarga mafia London yang saling bentrok: keluarga Harrigan yang dipimpin patriark Conrad Harrigan (Pierce Brosnan) dan matriark Maeve Harrigan (Helen Mirren), melawan rival mereka, keluarga Stevenson yang diketuai Richie Stevenson (Geoff Bell).
Di tengah konflik itu berdiri Harry Da Souza (Tom Hardy), fixer setia Harrigan yang harus membersihkan masalah, melindungi keluarga, dan menjaga agar perang tidak menghancurkan semuanya.
Sebuah Pembalasan Dendam di Atas Konspirasi
Plot dimulai ketika Eddie Harrigan (Anson Boon), cucu nakal keluarga, membunuh Tommy Stevenson setelah malam yang kacau di klub. Harry harus menghapus jejak, membungkam saksi, dan mencegah Richie membalas dendam.
Konflik cepat membesar menjadi perang total yang melibatkan pengkhianatan, pembunuhan, dan intrik keluarga. Ada juga sisi domestic: Harry berjuang menjaga pernikahannya dengan Jan (Joanne Froggatt), sementara Kevin Harrigan (Paddy Considine) menghadapi trauma masa lalu, dan Maeve bermain catur politik dengan kejam di balik layar.
Castingnya luar biasa. Tom Hardy sebagai Harry memberikan penampilan yang terkendali, menakutkan, dan karismatik—dia jarang berteriak, tapi setiap gerakan dan tatapan terasa berbahaya. Pierce Brosnan mengejutkan sebagai Conrad: kasar, temperamental, dan penuh aksen Irlandia yang tebal, jauh dari citra James Bond.
Helen Mirren sebagai Maeve adalah pusat kekuatan yang tenang namun mematikan; dia jarang mengangkat senjata, tapi kata-katanya lebih tajam. Paddy Considine, Lara Pulver, Anson Boon, dan Mandeep Dhillon juga mengisi peran pendukung dengan solid.
Review Serial MobLand Season 1
Overall, Season 1 tidak merevolusi genre gangster, tapi mengeksekusi konvensi dengan gaya Ritchie yang khas: dialog tajam, aksi kasar, humor gelap, dan visual yang stylish. Dari tadi yang kubaca di Rotten Tomatoes mendapatkan skor sekitar 77% dari kritikus dan lebih tinggi dari penonton.
Ada kritik soal plot yang kadang terasa familiar atau sub-plot yang kurang dikembangkan, tapi penampilan para aktor dan ketegangan yang dibangun membuatnya layak ditonton. Menurutku, serial ini terasa seperti campuran The Sopranos dengan sentuhan Gangs of London dan film Guy Ritchie.
Di Indonesia, MobLand Season 1 tersedia untuk streaming di HBO Max. Serial ini bisa ditonton dengan berlangganan HBO Max (mulai sekitar Rp49.000 per bulan atau paket tahunan). HBO Max ID juga mempromosikan serial ini secara aktif, termasuk Season 2 yang mulai tayang 18 September 2026 di wilayah SEA (Southeast Asia), termasuk Indonesia.
Karena Paramount+ tidak tersedia secara resmi di Indonesia, jadi HBO Max menjadi platform utamanya. Pastikan akunmu terdaftar di wilayah yang didukung agar bisa mengakses ya teman-teman.
Salah satu adegan aksi paling menegangkan ada di Episode 7 yang judulnya The Crossroads. Brendan dan Seraphina Harrigan terjebak dalam setup di Antwerp terkait transaksi berlian/ruby. Mereka disandera, dan Richie memaksa keluarga Harrigan menyaksikan lewat video call live.
Seorang algojo mengeluarkan gergaji mesin (chainsaw) dan mulai membantai Brendan di depan kamera. Darah menyembur ke wajah Seraphina yang menjerit histeris, sementara Conrad, Maeve, dan Kevin hanya bisa menonton tak berdaya.
Harry berusaha keras melakukan kerusakan control dengan menelepon pihak berkuasa (Kat McAllister), tapi hampir terlambat. Adegan ini bukan sekadar kekerasan; ketegangan datang dari rasa tidak berdaya keluarga yang melihat salah satu anggota mereka dieksekusi secara brutal secara real-time.
Adegan lain yang juga sangat intens adalah perkelahian di toilet pub di Episode 2, di mana Harry menusuk leher seorang enforcer Stevenson dengan botol pecah hingga darah menyembur, serta ambush di Antwerp di Episode 6 yang berubah menjadi pembantaian total.
Buatku, adegan paling membekas adalah eksekusi Brendan dengan gergaji mesin itu. Bukan hanya karena gore-nya, tapi karena dampak emosionalnya. Aku melihat sisi manusiawi keluarga Harrigan—ketakutan, kemarahan, dan keputusasaan—dalam satu momen yang mengerikan.
Maeve yang biasanya dingin terlihat hancur, Conrad marah tak terkendali, dan Harry harus menanggung konsekuensi dengan berhutang besar kepada pihak luar. Adegan ini menandai titik balik perang dan menunjukkan betapa kejamnya dunia MobLand: keluarga bisa dikorbankan, dan balas dendam tak pernah selesai.
Momen kuat lainnya hadir di Episode 9 berjudul Beggars Banquet, saat Kevin berhadapan langsung dengan mantan sipir yang pernah melecehkannya. Akting Paddy Considine yang mampu menahan emosi namun syarat akan amarah terpendam berhasil menyampaikan trauma mendalam kepada penonton tanpa perlu banyak kata.
MobLand Season 1 berhasil menyajikan cerita gangster yang penuh aksi, pengkhianatan, dan drama keluarga dengan penampilan bintang yang kuat. Jika kamu penggemar Peaky Blinders, The Gentlemen, atau film Guy Ritchie, serial ini wajib ditonton.
Dengan 10 episode yang padat, Season 1 terasa memuaskan sekaligus membuka jalan untuk kelanjutannya. Streaming sekarang di HBO Max Indonesia dan nikmati ketegangan London underworld yang tak mudah dilupakan. Rating pribadi: 8.6/10.
Baca Juga
-
Lagi Tayang! Review Film Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki, Horor Jepang yang Mengusik Pikiran
-
Review Film Street Fighter: Kembalinya Turnamen Bela Diri Paling Ikonik!
-
Ulasan Film Aplikasi Iblis: Horor Digital Menakutkan Buatan Dimas Anggara
-
Review Film Whalefall: Pengalaman Menegangkan Berada di Perut Mamalia Laut
-
Sukses Bawa Manga ke Dunia Nyata, Ini Review Film Sakamoto Days yang Super Absurd dan Pecah!
Artikel Terkait
-
Lagi Tayang! Review Film Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki, Horor Jepang yang Mengusik Pikiran
-
Ulasan Bapak Paling Jujur: Komedi Politik yang Menertawakan Janji Penguasa
-
Review Film Street Fighter: Kembalinya Turnamen Bela Diri Paling Ikonik!
-
Review Film Cidro Asmoro: Viral Semalam, Persahabatan Ikut Berubah Drastis
-
Review Novel Malice: Adu Kecerdasan antara Detektif Kaga dan Sang Novelis
Ulasan
-
Ketika Dongeng Ayah Berhadapan dengan Skeptisisme Anak yang Beranjak Dewasa
-
Ancaman Penggusuran dan Teror Arwah Seram di Film Warga Rusun 609
-
Lagi Tayang! Review Film Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki, Horor Jepang yang Mengusik Pikiran
-
The First Ride: Perjalanan Kacau yang Menyimpan Pesan tentang Persahabatan
-
Escape from Mogadishu: Tentang Musuh yang Harus Saling Menyelamatkan
Terkini
-
Bencana Asap dan Moral: Dana Siap Pakai Kebencanaan Perlu Guardrail Digital
-
Healing vs Saving: Dilema Gen Z Pilih Mental Health atau Masa Depan Aman
-
Tidur Kurang Berkualitas? Fitur Baru Samsung Health Ini Wajib Dicoba!
-
Mulai Rp50 Ribuan, Ini 6 Pilihan Parfum Mawar Tahan Lama untuk Temani Aktivitasmu
-
Dari Piyama Hiu ke Panggung Dunia, Intip Perjalanan Park Geon-roung Jadi Idol K-Pop