Setelah mencuri perhatian publik melalui Gala Premiere pada 15 Oktober lalu, Beautiful Pain kembali menyapa penonton lewat penayangan spesial di Ambarrukmo XXI Yogyakarta pada Sabtu (17/10).
Film produksi Dapur Film ini hadir sebagai drama keluarga yang tidak sekadar menyentuh emosi, tetapi juga mengangkat realitas yang dekat dengan kehidupan banyak perempuan, khususnya para ibu single parent.
Berpusat pada sosok Niken yang diperankan Raihaanun, Beautiful Pain membawa penonton mengikuti perjalanan seorang perempuan yang memilih keluar dari pernikahan toxic demi masa depan yang lebih baik.
Keputusan tersebut menjadi titik awal dari perjuangan panjang yang harus ia jalani sebagai seorang ibu tunggal.
Kekuatan utama film ini terletak pada kedekatannya dengan realitas sehari-hari.
Kisah Niken merepresentasikan pengalaman yang tidak sedikit dialami oleh para single parent, mulai dari kehilangan rasa aman secara ekonomi, tuntutan membesarkan anak seorang diri, hingga usaha membangun kembali kepercayaan diri setelah mengalami hubungan yang tidak sehat.
Penampilan Raihaanun berhasil menghadirkan sosok Niken yang terasa manusiawi dan mudah dipahami.
Ketika kehidupannya berubah drastis setelah berpisah dari Dirga yang diperankan Baim Wong, penonton diajak menyaksikan bagaimana Niken berusaha bertahan.
Mulai dari kembali tinggal bersama sang eyang, memenuhi kebutuhan kedua anaknya, hingga mencari jalan untuk memperoleh kemandirian finansial.
Harapan baru muncul saat Niken mendapat kesempatan berkarier di dunia akting. Namun, Beautiful Pain tidak memilih jalan cerita yang mudah.
Di tengah upayanya bangkit, Niken harus menghadapi berbagai persoalan lain, termasuk pengkhianatan, pelecehan, dan stigma sosial yang berpotensi menghancurkan karier maupun hubungannya dengan keluarga.
Lebih dari sekadar drama tentang seorang ibu, Beautiful Pain menonjolkan isu keberanian seorang perempuan dalam mengambil keputusan besar untuk hidupnya sendiri.
Film ini menunjukkan bahwa memilih keluar dari hubungan yang tidak sehat bukanlah tindakan mudah, tetapi terkadang menjadi langkah penting untuk menyelamatkan diri dan orang-orang yang dicintai.
Pesan tersebut tampaknya berhasil sampai kepada penonton. Salah satunya diungkapkan oleh Wulan, penonton asal Yogyakarta, yang merasa memiliki kedekatan emosional dengan kisah Niken.
“Aku ga nyangka bisa se-relate ini sama cerita Niken di filmnya,” sebut Wulan, seorang penonton Yogyakarta yang memberikan testimoninya.
“Sebagai seorang anak dari single mother, aku sekarang sadar betapa beraninya ibuku dulu untuk memutuskan pergi. Aku ga sabar untuk peluk ibu saat pulang nanti," imbuhnya.
Melalui cerita yang emosional dan relevan dengan kehidupan banyak orang, Beautiful Pain berhasil menjadi ruang refleksi tentang perjuangan, keteguhan, dan keberanian perempuan untuk memulai kembali dari nol.
Film yang diproduseri Hanung Bramantyo dan menjadi debut Nikita Mirzani sebagai Executive Producer ini disutradarai oleh Dmaz Brodjonegoro, dengan naskah hasil kolaborasi Titien Wattimena dan Hanung Bramantyo.
Dengan deretan pemeran seperti Raihaanun, Baim Wong, Jajang C. Noer, Tarra Budiman, Nikita Mirzani, Dimas Aditya, Siti Fauziah, Sha Ine Febriyanti, Anantya Kirana, dan Evano Zyan, Beautiful Pain menawarkan kisah yang tidak hanya menguras emosi, tetapi juga mengajak penonton memahami makna keberanian dalam menghadapi perubahan hidup.
Baca Juga
-
Koperasi Desa Membutuhkan Penguatan, Bukan Sekadar Limpahan Tugas
-
Bebas Kusam! 5 Face Wash Anti-Pollution Pelindung Kulit dari Polusi Kota
-
Tampil Keren! Ini 5 Inspirasi OOTD Boyish ala Seol In Ah buat Cewek Tomboy
-
Tambah Daftar Prestasi, We Are Aliens Menang di Festival Film Sitges 2026
-
Rahasia Gelap di Balik Penculikan Anak Politikus dalam Film Animals
Artikel Terkait
Ulasan
-
Rahasia Gelap di Balik Penculikan Anak Politikus dalam Film Animals
-
Ulasan The Early Spring: Akting Kece dan Puppy Eyes Gemas ala Jing Bo Ran
-
Menyelami Makna Hidup dalam Hari Ini Aku Datang Kembali ke Toko Buku Kobayashi
-
Belajar Menghargai Diri Sendiri Lewat Buku The Power of Introvert
-
Review Film Onslaught: Horor Aksi Memukau Berbalut Intrik Militer Rahasia!
Terkini
-
Koperasi Desa Membutuhkan Penguatan, Bukan Sekadar Limpahan Tugas
-
Bebas Kusam! 5 Face Wash Anti-Pollution Pelindung Kulit dari Polusi Kota
-
Tampil Keren! Ini 5 Inspirasi OOTD Boyish ala Seol In Ah buat Cewek Tomboy
-
Tambah Daftar Prestasi, We Are Aliens Menang di Festival Film Sitges 2026
-
Karhutla Tak Bisa Ditangani dengan Konferensi Pers dan Ajakan Gotong Royong