Scroll untuk membaca artikel
Hernawan | Rizki Lestari
Dreamcatcher. (Twitter/DreamcatcherOfficial)

Konsep girlg roup yang satu ini memang beda dari yang lain,. Saat agensi lain menarik penggemar dengan konsep yang manis atau seksi ala-ala bad girl, Dreamcatcher justru hadir dengan konsep rock yang biasa digunakan boy group.

Menyadur dari akun YouTube resminya, Naver, dan Soompi pada Rabu (13/4/2022) ,"MAISON" berlatar di reruntuhan kota yang terbengkalai. Para member menggunakan banyak adegan dibantu green screen. Salah satu adegan berbahaya ditaklukan oleh SuA, di mana ia harus melompat dan mendarat dengan mulus dengan risiko cedera terutama di pergelangan kaki.

Banyak insomnia yang khawatir terhadapnya. Namun, SuA dengan tenang mengkonfirmasi kalau ia benar-benar melompat dari podium menuju ke bawah, dan kabar baiknya adalah ia tidak terluka. 

Tak cukup dengan karakter maskulin, para member juga berperan sebagai dewi-dewi cantik. Netizen dibuat terpana dengan paras ala dewi Yunani para member.

Dalam video "MAISON", mereka membawakan kegelapan yang melanda dunia, semoga bumi kita tidak diserang alien seperti yang terjadi di sini ya. Namun alien di dalam video ini adalah perumpamaan dari perbuatan manusia sendiri loh! Dalam lirik lagunya juga disebutkan sebagai berikut dalam bahasa inggris.

Save my home in the jungle. Save my home in the polar. Protect my maison. Please someone fight for us. Save my home in the ocean. Save my home in the dessert. Protect my maison. Please someone fight for us.

Jelas sekali, kita semua tau kalau bumi ini sedang kurang baik-baik saja. Terutama lingkungan-lingkungan khusus seperti yang disebutkan Dreamcatcher. Hutan yang digunduli, kutub yang dengan cepat mencair, laut yang mulai tercemar sampah dan gurun juga terpengaruh.

Perubahan iklim mungkin salah satu faktor besar, tapi tindakan manusia yang keliru juga akan mempercepat efek perubahan iklim.  Mari kita lihat keunikan dalam album kali ini, ada masing-masing lagu solo yang mewakili setiap gaya member loh!

1. "Cherry (Real Miracle)" oleh JiU

Genrenya retro punk, kamu akan langsung merasakan kebahagiaan dalam suara JiU saat mendengarnya. Lagu tentang anjing peliharaan JiU  yang juga bernama Cherry ini mampu mewakili rasa cinta para pet owner terhadap hewan kesayangan masing-masing.

2. "No Dot" oleh Sua

Aura rapper terasa sangat jelas bahkan pada detik pertama, SuA seolah sedang menggabungkan ikon-ikon rapper terkenal seperti 2NE1 dan 4MINUTES sekaligus. Benar-benar sangar dengan sentuhan EDM hiphop di dalam beat-nya.

3. "Entrancing" oleh Siyeon.

Lagu ini satu genre dengan yang ditampilkan penyanyi seperti Lyn dan Lee Sunhee sebagai OST drama historikal, dengan sentuhan xylophone, lagu ini terdengar manis namun menyedihkan di saat bersamaan, seperti kisah kasih di zaman dahulu yang dibatasi diskriminasi kasta.

4. "Winter" oleh Handong

Kesan pertama pendengar pasti tentang perpisahan, lagu pop R&B ini terdengar sedih dan mewakili kekosongan harapan sebagai suatu akhir. Uniknya adalah dalam 20 detik pertengahan lagu, Handong menyanyi dalam bahasa ibunya, yakni bahasa China, keren!

5. "For" oleh Yoohyeon

Lagu jazz R&B ini bernuansa vintage ala-ala zaman Eropa lama, kalau saya ibaratkan makanan, lagu yang Yoohyeon bawakan ini seperti sebuah kue mangkuk yang manis dengan krim yang lembut dan ringan di lidah, sempurna untuk memperbaiki hari yang kurang berwarna.

6. "Beauty Full" oleh Dami

Beberapa insomnia berpendapat kalau lagu punk rock ini terdengar seperti lagu opening anime, dan bergaya seperti musik-musik rock era awal 2000an. Bisa dibilang hampir terdengar seperti  dengan Avril Lavigne, Ratunya Rock-Punk.

7. "Playground" oleh Gahyeon

Kedengaran seperti OST K-drama saat tokoh utamanya sedang sangat bahagia, lagu. R&B ini berkisah tentang masa muda Gahyeon yang ingin meraih mimpinya, dan ia ingin merasakan hari-hari itu lagi. 

Itulah ulasan tentang album terbaru Dreamcatcher! Gimana? Kamu sependapat?

Rizki Lestari