Di anime, pasti selalu ada karakter protagonis dan karakter pendamping. Karakter protagonis ini diplot sebagai pusat cerita. Namun, kadang kala karakter pendamping malah mencuri perhatian. Entah itu karena karakternya yang unik, atau karena perannya yang tidak sengaja malah menjadi sentral cerita.
Para mangaka pastilah berharap karakter utama mereka mendapatkan porsi cerita yang banyak. Akan tetapi rupanya kehadiran para karakter pendamping ini malah mencuri perhatian. Nah, ini dia deretan karakter pendamping dalam anime yang sama populernya dengan protagonis.
1. Levi Ackerman (Attack On Titan)
Tubuhnya memang mungil, tapi Levi Ackerman adalah prajurit terbaik di Resimen Penyelidik. Di Attack on Titan musim pertama, Levi mungkin tidak begitu menonjol. Tapi seiring bergulirnya cerita, Hajime Isayama memberi porsi yang lebih banyak untuknya. Levi pelan-pelan memperoleh peran yang penting dalam keseluruhan kisah anime ini. Ketika Eren berubah menjadi villain di sini, Levi diuntungkan dan menjadi karakter favorit para penggemar Attack on Titan.
2. Killua Zoldyck (Hunter X Hunter)
Gon dan Killua pertama kali bertemu dalam Ujian Pemburu. Keduanya punya karakter yang sama dan dan disebut sebagai teman yang tidak terpisahkan. Akan tetapi, karakter Killua Zoldyck lebih sabar dibandingkan dengan protagonis anime ini, Gon. Killua menjadi rem yang meredam emosi Gon. Di banyak kesempatan, Killue seringkali berhasil mengubah pikiran Gon agar tidak kebablasan dan terjebak dalam keadaan yang merugikannya.
3. Satoru Gojo (Jujutsu Kaisen)
Gojo adalah penyihir terkuat di semesta Jujutsu Kaisen. Dibandingkan dengan Yuji Itadori, karakter Gojo lebih kompleks. Tingkah konyol dan jenakanya membuat kisah anime ini semakin seru. Dia adalah tipikal guru yang santai dan tidak mudah pancing emosi. Dengan ketenangan yang dimilikinya, dia mampu menemukan jalan keluar tidak terduga untuk membantu murid-muridnya terlepas dari situasi buruk yang menimpa mereka. Meski begitu dia tetaplah karakter pendamping yang menyokong kisah dalam anime ini.
4. Shoto Todoroki (My Hero Academia)
Sejak pertama kali ditampilkan, Shoto sudah memiliki tanda-tanda kandidat terbaik sebagai pahlawan terbaik di My Hero Academia. Dia tumbuh dengan masa lalu yang suram. Ayahnya hanya menganggapnya sebagai salat untuk menguasai All Might di kemudian hari. Memori buruk di masa lalu membuat Shoto membenci ayahnya sampai-sampai dia ingin menggunakan kemampuan yang dimilikinya untuk membunuh sang ayah. Namun, setelah dewasa, Shoto mampu berdamai dengan keadaan masa lalunya dan mantap hidup dengan caranya sendiri.
5. Escanor (Seven Deadly Sins)
Sulit untuk tidak melirik Escanor. Dia punya segudang traits yang membuatnya tampil menarik di Seven Deadly Sins. Kepribadian Escanor yang rumit terkait langsung dengan kekuatannya. Di siang hari, Escanor akan menjadi orang yang kuat bak pahlawan betulan. Tapi di malam hari, dia akan berubah menjadi orang yang penurut dan lemah. Dari kerumitan karakternya itu, Escanor mampu menarik hati. Terlebih lagi dia mampu melampaui kekuatan sang tokoh utama dalam pertarungan. Sedikit demi sedikit perannya pun menjadi lebih besar.
Well, itu dia 5 karakter pendamping yang popularitasnya setara dengan protagonis cerita. Adakah karakter favoritmu dalam daftar di atas?
Baca Juga
-
6 Fakta Menarik Perfect Crown yang akan Segera Tayang
-
Frieren: Beyond Journey's End Season 2, Musim yang Lebih Emosional dan Sepi
-
Deretan Anime Yang Tayang Bulan Maret 2026, Wajib Dinantikan!
-
5 Fakta Zom 100: Bucket List of the Dead yang Bikin Penasaran Penggemar
-
4 Rekomendasi Anime untuk Kamu yang Menyukai Cerita Bertema Zombie
Artikel Terkait
Entertainment
-
Ending Drakor The Scarecrow Dibuat Realistis, Sutradara Ungkapkan Alasannya
-
Ada Badut Gendong, Sambut Idul Adha dengan 5 Film Baru di Bioskop!
-
Penuh Energi, Alpha Drive One Bahas Gejolak Emosi Remaja di Lagu OMG!
-
Sinopsis Office Romance, Film Netflix Jennifer Lopez dan Brett Goldstein
-
Surat Cinta untuk Kota yang Penuh Kenangan: Intip Pesona Film 'Dan Bandung'
Terkini
-
Review Buku Wawasan Kebangsatan: Negeri yang Dipaksa Baik-baik Saja
-
Kesepian dan Depresi: Kisah Tragis Kusunoki dalam Three Days of Happiness
-
Classmate: Korban Bullying yang Dicintai oleh Hantu Penunggu Gedung Sekolah
-
Tekanan Sosial Iduladha: Mengapa Anak Muda Merasa Takut Terlihat 'Kurang'?
-
Perjalanan Spiritual dan Emosi dalam Cuma Aku, Lukaku, dan Tuhanku