Min Hee Jin beri tanggapan tentang dugaan publik bahwa ia meninggikan pedofilia. Menyadur dari Allkpop, pada tanggal 10 Agustus lalu, JoongAng Ilbo memiliki kesempatan mewawancarai Min Hee Jin, CBO dari Hybe sekaligus CEO dari Ador, anak perusahaan Hybe Labels. Beberapa waktu lalu, Min Hee Jin terkena kontroversi yang diduga mengagungkan pedofilia, sejalan dengan tuduhan yang diajukan mengenai girlgrup barunya, NewJeans.
Dalam wawancara tersebut, Min Hee Jin menanggapi tuduhan tersebut. Ia berencana membawa tuduhan tersebut ke jalur hukum.
"Beberapa waktu yang lalu, postingan akun Instagramku dipenuhi oleh banyak spekulasi. Aku mendengar dari kenalan dan rekan perusahaan bahwa masalah tersebut tidak layak ditanggapi karena tidak logis. Namun, aku kembali berpikir, tidak ada alasan bagiku untuk membiarkan ini pergi," ujarnya.
Ia menambahkan, "Menurut perusahaan dan berbagai pendapat, ada semakin banyak penyebaran, kata-kata kotor, penyebaran informasi palsu adalah permasalahan yang tidak dapat diabaikan sehingga kami memulai tuntutan hukum perdata dan pidana. Dengan ini, kami membentuk tim hukum baru yang didedikasikan untuk ADOR guna mencegah masalah di masa depan dan melindungi para anggota."
Sebelumnya, kontroversi terkait pedofilia menerpa Min Hee Jin setelah publik banyak berspekulasi dari postingan Instagramnya. Salah satu postingan di masa lalu, postingan sebuah foto seorang gadis tanpa busana terpampang di interior ruang kerjanya. Menanggapi hal itu, Min Hee Jin berkata, "foto tersebut adalah hadiah dari seseorang yang aku tahu."
Kontroversi tersebut berlanjut setelah ADOR merilis girl grup pendatang baru bernama NewJeans. Salah satu anggota NewJeans tampak mengenakan baju bertuliskan "PIMP is Yours" di video TikTok. Tidak hanya itu saja, beberapa netizen berdiskusi bahwa lagu debut NewJeans bertajuk "Cookie" memiliki arti yang tak pantas serta tidak cocok dinyanyikan oleh anggota NewJeans yang masih dibawah umur.
Namun, CEO dari ADOR tersebut kembali membantah. Ia mengatakan, "kata itu menjadi kata slang pada tahun 70-an dan 80-an dan masih digunakan di Amerika Serikat dengan cara yang sama, yang berarti 'menghias dengan indah' dan nilai budayanya luar biasa."
Ia juga menjelaskan arti sebenenarnya dari lagu "Cookie" adalah lagu spesial untuk para fans. "Kita membuat album ini dengan hati-hati bak memanggang kue."
Bagaimana menurut kalian?
Baca Juga
-
Lee Si Young Umumkan Kehamilan Anak Kedua Tanpa Persetujuan Mantan Suami
-
Lisa BLACKPINK Bintangi Serial Netflix "Hitmakers", Tayang Kapan?
-
Rapper Asal Australia Ancam Tuntutan Hukum pada ALLDAY Project Terkait Trademark
-
5 Drama Korea Sekolah Penuh Aksi yang Mirip Weak Hero Class
-
Isyaratkan Comeback, Momoland Tandatangani Kontrak dengan Agensi Baru
Artikel Terkait
-
Kim Garam Mengaku Tidak Bersalah, Begini Tanggapan Penggemar: Sudah Terlambat!
-
HYBE Labels Beri Tanggapan Soal Pernyataan Tak Bersalah Kim Garam
-
ADOR Berikan Tanggapan Hukum untuk Komentar Negatif Terhadap NewJeans
-
JYP Entertainment Ungkap Rencana untuk Tidak Mencetak Album Bentuk CD
-
Ikuti The Game Caterers, LE SSERAFIM Beberkan Perlakuan Artis Senior HYBE
Entertainment
-
Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
Gunil Keluar dari Xdinary Heroes, Agensi: Akan Lanjut dengan 5 Anggota
-
Intens Tapi Groovy, NCT 127 Ungkap Pesan dan Energi Positif di Album BLINGY
-
Sukses Besar! Tim Produksi Ungkap Keinginan Buat Sekuel The Breakfast Club
Terkini
-
Arsip Angin dan Janji yang Tertunda
-
Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les