Laju pendapatan penonton film remake Miracle in Cell No 7 benar-benar sesuai dengan harapan sutradara Hanung Bramantyo dan tim. Bagaimana tidak, film yang diadaptasi dari film Korea dengan judul yang sama tersebut mencatatkan hasil pendapatan penonton yang sangat memuaskan.
Disadur dari laman Filmindonesia, film yang mengisahkan tentang perjuangan seorang anak dalam membebaskan sang ayah yang memiliki handicap pemikiran tersebut mampu mendulang setidaknya 4,2 juta pasang mata hanya dalam tempo 15 hari penayangan.
Hal ini juga diperkuat dengan rilisan resmi dari Instagram @miracleincellno7movie yang menginformasikan bahwa dalam tempo setengah bulan pasca dirilis pada 8 September 2022 lalu, film yang dibintangi oleh Vino G Bastian, Indra Jegel, Rigen Rakelna, Tora Sudiro, Indro Warkop, Deny Sumargo dan Bryan Domani tersebut telah sukses mengunci 4.248.490 penonton untuk menonton film bertema drama keluarga dan kemanusiaan ini.
Dalam unggahannya tersebut, akun Instagram @miraceincellno7movie juga mengucapkan terima kasih kepada para penonton, yang mereka sebut sebagai pengunjung penjara.
"Karena tanpa dukungan dan semangat dari kalian semua hingga jumlah penonton bisa sebanyak ini. Alhamdulillah, Terima kasih atas kerja keras para pemain juga crew yang sudah mewujudkan film yang indah ini dan bisa dinikmati oleh semua umur di seluruh Indonesia! Mari selalu dukung perfilman tanah air dan saling menghargai dengan tidak melakukan pembajakan yang merugikan banyak pihak," tulisnya dalam caption unggahan.
Kesuksesan film garapan Hanung Bramantyo dalam menggaet 4,2 juta penonton ini tentu saja membuat film yang melibatkan Graciela Abigail dan Mawar Eva de Jong ini semakin mantap untuk menempati peringkat ketiga dalam daftar film Indonesia terlaris tahun 2022 ini.
Jika kita berdasar pada pendapatan jumlah penonton yang dirilis oleh laman Filmindonesia, film Miracle in Cell No. 7 versi Indonesia saat ini hanya kalah dari dua film fenomenal tahun ini, yakni KKN di Desa Penari dan juga Pengabdi Setan 2: Communion.
Film KKN di Desa Penari hingga saat ini masih berjaya dan menjadi film Indonesia terlaris tahun 2022 dengan raihan 9.233.847 penonton, sementara film Pengabdi Setan 2: Communion, masih belum tergeser dari peringkat kedua dengan perolehan penonton sebanyak 6.390.970 pasang mata.
Kira-kira, film Miracle in Cell No 7 bisa merangsek ke posisi kedua atau tidak ya?
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
-
KKN di Desa Penari Hingga Pengabdi Setan Kalahkan Jumlah Penonton Film Luar Negeri
-
Sejarah Baru Film Indonesia, Jumlah Penonton Lokal Kalahkan Luar Negeri
-
Sejarah Baru Film Indonesia yang Kalahkan Film Luar Negeri, KKN di Desa Penari Teratas
-
Nonton Film Miracle In Cell No 7, Bima Arya Beri Pesan Menyentuh: Bahagiakan Orang Tua Selagi Ada
-
Vino G Bastian Datangi 3 Psikolog Demi Peran di Miracle in Cell No. 7
Entertainment
-
Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!
-
Anime Welcome to Demon School, Iruma-kun Umumkan Proyek Film Pertama
-
Nasib Tragis The Transporter: Ditinggal Jason Statham, 2 Aktor Penggantinya Gagal Total!
-
Rangkul Kekurangan! KickFlip Ungkap Indahnya Masa Muda di Lagu Puzzle Piece
-
Sinopsis MR: Iyaku Joho Tantosha, Drama Jepang Dibintangi Mukai Osamu
Terkini
-
Beban Lapangan dan Riuh Tribun: Menjadikan SUGBK Benteng Timnas
-
Lipatan iPhone Duo Nyaris Tak Terlihat, Apple Ungkap Rahasianya
-
Fenomena Split Bill Gen Z: Mengurai Relasi Kuasa Patriarki di Meja Makan
-
Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari
-
Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles