Kehidupan rumah tangga Alyssa Soebandono memang tidak pernah diserang gosip. Namun, siapa kira rumah tangganya selalu berjalan baik-baik saja? Ujian dan cobaan dalam setiap rumah tangga teruslah ada, tetapi pasangan selebriti ini punya tips khusus dalam menyikapinya.
Saat diundang ke channel YouTube Cerita Untungs, Alyssa Soebandono dan Dude Harlino mengungkap kunci rahasia menciptakan rumah tangga yang harmonis.
“Kami tidak pernah marah. Marah itu hanya ada ketika syuting,” ungkap Dude Harlino, suami Alyssa Soebandono.
“Setiap ada masalah, kami duduk berdua, ngobrol mencari jalan keluar. Tidak pernah marah-marah. Soalnya kalau menyelesaikan masalah dengan marah-marah hanya tambah capek saja,” sambung Icha, panggilan Alyssa Soebandono.
Pasangan aktor yang menikah pada tanggal 22 Maret 2014 di daerah Taman Mini Indonesia Indah ini juga tidak pernah berbersit rasa cemburu.
“Cemburu kepada pasangan seperti masa-masa pacaran sih tidak ada, hanya cemburu kepada waktu saja,” ujar Dude.
Lebih jelas Dude menyampaikan, dirinya kadang merasa cemburu ketika sibuk syuting, sementara sedikit waktu untuk kumpul bersama anak-anak. Keduanya tidak ingin kehilangan pekerjaan, tetapi momen bersama anak-anak hilang.
“Kami tidak ingin kehilangan pekerjaan, tetapi kami juga tidak ingin berlama-lama tidak ketemu anak. Maka, solusinya kami ngontrak rumah dekat lokasi syuting ketika sedang syuting panjang,” imbuh Dude.
Baca juga: 'Mirip Dedek Lesti Kejora', Melly Goeslaw Diet Turun 25 Kg, Foto Bareng Raffi Ahmad Jadi Sorotan
Dude menjelaskan saat ngontrak rumah di dekat lokasi syuting, semua perlengkapan dibawa, demi ingin menghabiskan waktu bersama anak-anak. Baginya, percuma kerja jika harus kehilangan momen bersama anak.
“Kasihan anak-anak juga, mereka butuh kami. Saya ingin pola asuh anak itu di tangan kita. Makanya, meski capek-capek pulang syuting, saya sempatkan untuk kontrol hafalan anak-anak,” sambung Icha.
Ketika Untung bertanya perihal kebaikan pasangan. Icha menjawab bahwa Dude merupakan imam yang bertanggung jawab dan ayah yang baik untuk anak-anak.
Sementara Dude dalam menanggapi pertanyaan yang diajukan Untung, dia jawab Icha adalah ibu yang sangat luar biasa untuk anak-anak. Salah satu bukti, saat pulang syuting jam 01.00 dini hari, meski payah Icha tetap belum tidur mengurusi keperluan anak-anak. Selain itu, Icha merupakan sosok istri yang sangat memahami berbagai hal. Tanpa Dude ungkap, Icha seringkali telah paham terhadap sesuatu yang Dude perlukan.
Video yang mungkin kamu lewatkan.
Tag
Baca Juga
-
Samsung Galaxy A08 Resmi di Indonesia: Baterai 6.000 mAh, Fitur AI, dan Update 6 Tahun
-
Buku Akhlak Nabi Muhammad: Pelita Hati, Menumbuhkan Budi Pekerti Sejak Dini
-
Honor Magic9 Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Kamera ARRI dan Snapdragon Generasi Baru
-
Honor MagicOS 11 Meluncur: Desain Liquid Glass, AI YOYO, dan Hemat Penyimpanan hingga 60 GB
-
Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan
Artikel Terkait
-
Lelah Jadi Konselor Gratisan Pasangan? Waspada Taktik Weaponized Incompetence!
-
JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU
-
A Love Other Than Yours: Takdir Cinta Penuh Rahasia di Antara Dua Pilihan
-
6 Pasangan Shio yang Paling Cocok Menikah dan Bikin Rezeki Suami Istri Melimpah
-
Konten Couple Carousel Bikin Gemas! Penolong untuk yang Takut Jatuh Cinta
Entertainment
-
One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya
-
Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2
-
Macklemore Bikin Tur 'Free Palestine', Tiket dari 3 Kota Langsung Ludes
-
TsureKano Tamat di Volume 14, Akhiri Kisah Mantan Kekasih jadi Saudara Tiri
-
Oktober Penuh Teror! 6 Film Horor di Netflix Ini Siap Bikin Kamu Ketakutan
Terkini
-
Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!
-
Memetik Pelajaran Kehidupan dari Buku Harapan Semu untuk Sebuah Masalah
-
Anti-Breakout! 4 Hybrid Sunscreen Mugwort Redakan Kemerahan dan Iritasi
-
Kirain Murah, Ternyata Cuma Pemancing: Prank Harga di Etalase Marketplace
-
Hidup Terlalu Cepat: Kapan Terakhir Kali Kita Benar-benar Berhenti?