Pada Sabtu (31/12/2022), salah satu anggota boy group Golden Age, yakni Lin Ran, membuat warganet gempar usai mengaku dilecehkan oleh sesama kontestan saat dirinya berpartisipasi dalam program Produce Camp 2019.
Dikutip dari Sohu dan NetEase, Lin Ran mengungkapkan dalam siaran langsung bahwa setiap kali kontestan tersebut melihatnya, ia akan menyapa Lin Ran layaknya menyapa seorang gadis. Ia memuji Lin Ran imut dan sangat baik.
Selain itu, setelah Lin Ran mendapatkan kamar pribadi, kontestan tersebut sering datang ke kamarnya dan menolak untuk pergi. Saat Lin Ran mematikan lampu dan berniat tidur, kontestan tadi langsung ikut berbaring di tempat tidurnya.
Tak sampai di situ saja, kontestan ini juga pernah mengaku memimpikan Lin Ran dalam tidurnya. Ia lalu mengatakan hal ambigu seputar reaksi biologisnya terhadap Lin Ran.
Lin Ran menyebut bahwa kontestan yang ia maksud memiliki peringkat yang cukup tinggi dalam Produce Camp 2019. Akan tetapi, popularitasnya terbilang rata-rata.
Setelah mendengar pengakuan Lin Ran, warganet pun memberikan respons beragam. Sebagian dari mereka memberi dukungan pada Lin Ran. Mereka ingin mengetahui identitas kontestan yang dibicarakan Lin Ran agar dapat memberikan sanksi sosial terhadapnya.
BACA JUGA: Betrand Peto Ogah Lanjutkan Nyanyi saat Adzan Berkumandang: Yang Mau Sholat Silakan
Di sisi lain, beberapa warganet berpendapat bahwa pelecehan yang dibeberkan oleh Lin Ran mungkin hanya spekulasinya saja. Ada pula warganet yang langsung bergerak mencari identitas kontestan yang tengah dibicarakan Lin Ran berdasarkan petunjuk yang diungkapkan olehnya.
Mendapati isu ini semakin ramai diperbincangkan, Lin Ran pun merilis klarifikasi melalui akun weibo pribadinya. Pertama-tama, Lin Ran menghimbau agar warganet lebih rasional. Peristiwa tersebut terjadi di masa lalu. Lin Ran tidak menyebutkan identitas kontestan yang melecehkannya karena tak lagi menganggap serius masalah ini. Ia kini menganggapnya sebagai lelucon.
Selanjutnya, Lin Ran juga memperingatkan penggemar kontestan lain Produce Camp 2019 yang langsung membanjiri kolom komentar unggahan weibonya dengan hujatan. Perilaku ini benar-benar membuat Lin Ran ingin mencabut hak mereka untuk menggunakan weibo.
Terakhir, Lin Ran meminta agar warganet tak perlu mengirim pesan pribadi untuk bertanya siapa kontestan yang ia bicarakan di siaran langsung. Ia tak akan menyebutkan nama kontestan tersebut karena tidak ada gunanya bagi dirinya sendiri maupun warganet.
Video yang kamu lewatkan.
Baca Juga
-
Belum Tayang, Story of Kunning Palace Sudah Cetak Prestasi
-
Karier Semakin Bersinar, Zhou Yutong Kini Bergabung dengan Agensi Li Xian
-
Alami Cedera saat Syuting, Aktor Zhang Jin Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Sifat Asli Li Xian Dibongkar Mantan Asisten, Netizen Kagum
-
Proses Syuting Selesai, Kapal Yang Zi-Fan Chengcheng Siap Berlayar
Artikel Terkait
-
Dugaan Pelecehan di ICM, Tamsil Linrung Tegaskan Tak Ada Intervensi: Semua Tunduk Aturan
-
Ketua Pembina ICM Minta Maaf atas Dugaan Pelecehan dan Perundungan Siswa
-
Gandeng Kepolisian, Transjakarta Buru Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Mikrotrans JAK 31
-
Menuai Sorotan Publik, Komnas Perempuan Minta Prosedur Bebas Bersyarat Bechi Dibuka Transparan
-
Beautiful Pain Angkat Perjuangan Perempuan Hadapi KDRT hingga Pelecehan Seksual
Entertainment
-
Sinopsis MR: Iyaku Joho Tantosha, Drama Jepang Dibintangi Mukai Osamu
-
Bocoran LEGO One Piece Netflix 29 September & Update Arc Elbaph!
-
Siap Tahan Napas! Film Dont Breathe 3 Resmi dalam Pengerjaan
-
Tensura Season 4 Cour 3 Lanjut Juli, Spin-off Clayman's Revenge Jadi Anime
-
BIGBANG Tambah Jadwal Konser di Jakarta! Simak Trik Jitu Biar Nggak Gagal War Tiket Lagi
Terkini
-
Fenomena Sunday Scaries: Membedah Horor Hari Senin Bagi Para Pekerja
-
Di Tanah Lada: Apakah Mati Jadi Jalan Keluar Terbaik untuk Ava?
-
Profesi Unik 'Ghostwriter' Aplikasi Kencan: Dibayar Mahal Cuma Buat Balas Chat Cari Jodoh!
-
Kritik Keras Paradoks Industrialisasi: Bangun Pabrik Bertebaran, tapi Teknologinya Tetap Milik Asing
-
Review 'Lucky Strike': Saat Taktik Pura-Pura Mati Jadi Satu-Satunya Jalan Selamat dari Pasukan SS