Jelang comeback repackage album ke-4 'Ay-Yo' pada tanggal 30 Januari 2023 mendatang, NCT 127 telah membagikan sejumlah konten promosi untuk mengundang rasa penasaran para penggemar. Kali ini mereka merilis konten spesial 'To Us' di mana para member NCT 127 akan berbicara dari hati-hati ke hati melalui rekaman video.
Mengutip dari kanal YouTube NCT 127, pada Sabtu (7/1/2023), episode pertama konten ini dibuka dengan kehadiran Haechan di dalam sebuah ruangan atau studio.
Ruangan khusus tersebut dihiasi dengan berbagai foto perjalanan NCT 127, foto momen kebersamaan para member, hingga pesan di dinding di mana para member NCT 127 meninggalkan pesan untuk sesama member.
Suasana remang-remang studio dan koleksi perjalanan NCT 127 langsung membuat mood menjadi sendu. Pertama-tama Haechan tampak membaca pesan di dinding dan melihat-lihat foto yang ada di ruangan sembari mengingat perjalanan waktu yang telah mereka lewati hingga saat ini.
Ia kemudian mendapatkan sebuah album berisikan pesan-pesan dari member yang lain yang khusus ditulis untuknya. Pesan-pesan itu sukses membuatnya tersenyum. Hingga tiba waktunya ia memutar video pesan dari Taeyong.
BACA JUGA: Pedangdut Ini Gelendotan di Tubuh Ariel NOAH, Didoakan Bisa Berjodoh
Dari layar proyektor Taeyong nampak menyapa Haechan. Leader NCT 127 itu mengucapkan terima kasih sekaligus meminta maaf. Ia berterima kasih karena Haechan telah melakukan yang terbaik selama ini dan membuatnya selalu bersemangat.
Namun, Taeyong meminta maaf karena dia merasa kurang memberikan pengaruh yang baik kepada Haechan sebagai member tertua. Haechan kemudian mengatakan bahwa ia selalu mengagumi Taeyong dan ingin dekat dengannya sejak trainee.
Selanjutnya Haechan meninggalkan pesan kepada Mark melalui rekaman video. Dalam pesannya Haechan berterima kasih karena mereka telah tumbuh dewasa bersama dan sangat dekat bak saudara kandung. Karena Mark pula ia menjadi lebih dewasa dan memiliki ambisi untuk terus bekerja dengan keras.
Selanjutnya Mark mendapat giliran untuk mendengarkan pesan dari Haechan, dan berkata ia sangat menggemaskan sebagai respon. Mark pun mendapatkan giliran untuk merekam pesan kepada Yuta.
Dalam pesannya Mark berkata bahwa ia selalu menyukai Yuta dan melihat Yuta saja sudah membuat ia bersemangat. Mark berharap ia dapat menghabiskan lebih banyak waktu bersama dengannya, dan akan ada untuk Yuta jika yang lebih tua membutuhkannya.
Terakhir, eoisode pertama 'To Us' ditutup dengan momen Yuta mendengarkan pesan video dari Mark, dan ia yang mulai merekam pesan untuk member selanjutnya. Link nonton.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Laris Manis! Konser EXO Planet #6 'EXhOrizon' di Jakarta Resmi Tambah Hari
-
Ada Heechul dan Leeteuk, Unit Super Junior-83z Siap Debut dan Gelar Fancon
-
Momen Haru Irene Red Velvet Raih Kemenangan Solo Perdana, Kalahkan BTS!
-
Kontrak dengan Agensi Habis, AB6IX Umumkan Hiatus dari Kegiatan Grup
-
Pemanasan Sebelum Coachella! Pinky Up ala Katseye Bikin Hook-nya Nempel Terus di Kepala
Artikel Terkait
-
Film Komedi Wild Sing Umumkan Tayang 3 Juni, Comeback Grup Co-Ed Legendaris
-
ADOR Benarkan Keberadaan NewJeans di Denmark, Comeback Makin Dekat?
-
I.O.I Umumkan Nama Fan Club Resmi Jelang Comeback Anniversary
-
LE SSERAFIM Comeback dengan Album Penuh Kedua PUREFLOW Pt.1 Setelah 3 Tahun
-
Pemanasan Sebelum Coachella! Pinky Up ala Katseye Bikin Hook-nya Nempel Terus di Kepala
Entertainment
-
Jadi Film Terseram 2026, Salmokji Akan Tayang di Bioskop Indonesia
-
Sinopsis Mukunaru Shonin, Drama Hukum Jepang Dibintangi Karasawa Toshiaki
-
Aria the Scarlet Ammo Rayakan 15 Tahun Penayangan dengan Anime Pendek Baru
-
Tambah Hari, Tiket Konser Hari Kedua EXO di Jakarta Resmi Sold Out
-
Sabrina Carpenter Klarifikasi: Minta Maaf Usai Sebut Tidak Suka Seruan Budaya Arab di Coachella
Terkini
-
Ular di Warung Ibu
-
Bill Gates dan Obama Mewajibkan Baca Buku Ini! Membedah Rahasia Dominasi Sapiens ala Harari
-
Cara Menghubungi Dosen yang Benar Tanpa Perlu Menjadi Penjahat Waktu
-
Gaya Casual ke Formal Look, 4 Ide Outfit ala Shin Hae Sun yang Super Chic!
-
Luka yang Tidak Selesai: Membaca Trauma Han Seol-ah dalam Sirens Kiss