Yuni Shara baru-baru ini membeberkan kisah hubungannya dengan Raffi Ahmad yang penah terjalin selama kurang lebih empat tahun.
Dalam pengakuannya, Yuni Shara menyampaikan bahwa dirinya perlu beradaptasi ketika pacaran dengan Raffi Ahmad. Pasalnya, Raffi Ahmad dikabarkan merupakan sosok yang posesif kepada dirinya selama menjalin hubungan asmara.
Saat berpacaran dengan Raffi, Yuni diminta mantan kekasihnya itu untuk selalu memberikan kabar setiap waktu.
"Pas pacaran sama Raffi, aku itu yang harus suka ngabarin gt loh. Jadi jenisnya beda. Jadi aku harus adaptasi keadaan itu," ucap Yuni dikutip dari kanal YouTube Ari Lasso TV, Rabu (22/02/2023).
Tak hanya itu, Yuni bahkan memilih untuk memutuskan komunikasi dengan teman-teman prianya.
"Lebih aman gak kontakan sama teman cowok. Memang dia suka lihat handphone," ungkapnya.
Usut punya usut, Raffi disebut sempat cemburu ketika Yuni Shara berduet dengan seorang penyanyi pria.
Yuni menceritakan bahwa dirinya hanya menyamakan gerak mulut dengan mulut si penyanyi pria agar penampilan mereka menjadi sempurna.
Akan tetapi, Raffi Ahmad dikabarkan malah cemburu dengan aksi duetnya dengan penyanyi pria tersebut.
"Mulutnya ini iya sama, pas lagi berdua mesti sound bareng gitu segala macam, kan mesti sama. Itu persepsinya udah lain," ucap Yuni.
"Jadi kayak gini, misalnya waktu tuh 'flirting-flirting'," sambungnya menirukan ucapan Raffi.
Yuni menyampaikan bahwa padahal dirinya sama sekali tidak ada rasa dengan rekan duetnya dan hanya berbicara.
Menanggapi hal tersebut, Ari Lasso menyebutkan Raffi bersikap seperti bisa saja karena penyanyi tersebut bukan temannya.
Ari Lasso menilai bahwa Yuni memiliki gestur dengan daya tarik seksual yang tinggi. Oleh sebab itu, mungkin Raffi Ahmad cemburu sampai salah paham.
"Kamu, mata kamu, gesturmu dengan nyanyi itu memang di segmen tertentu, punya daya tarik seksual yang tinggi," ucap Ari Lasso.
"Ini membuat Raffi salah paham, mungkin Raffi juga masih sangat muda," lanjutnya menambahkan.
Baca Juga
-
10 Film Dokumenter yang Tayang di Netflix Mei 2026, Didominasi Kisah Sepak Bola dan Olahraga
-
Membenahi Percaya Diri di Buku Mind Platter: Kenapa Kita Takut Bersinar?
-
Kindergarten For Divine Beasts: Manhwa Siluman Versi Bocil-bocil Kematian
-
Ironi Pelemahan Rupiah: Mengapa Masyarakat Desa Menanggung Beban Terberat?
-
The Kings Warden dan Luka Pemimpin yang Disingkirkan
Artikel Terkait
-
Tak Hanya Soal Anak-anaknya, Ini Alasan Yuni Shara Pilih Menjanda Selama 13 Tahun
-
Keceplosan? Dipancing Ari Lasso, Yuni Shara Bongkar Raffi Ahmad Suka Minta Hal Ini saat Pacaran
-
Keisuke Honda Akui Bakal Investasi Usai Ketemu 2 Bos Klub Liga 1
-
Mencuat Duet Gibran dan Dico Maju di Kontestasi Gubernur 2024, Ini Kata Bupati Kendal
-
Kiky Saputri Terang-terangan Ungkap Alasan Tak Undang Sule ke Pernikahannya
Entertainment
-
10 Film Dokumenter yang Tayang di Netflix Mei 2026, Didominasi Kisah Sepak Bola dan Olahraga
-
Beragam Genre, Ini 5 Drama China Paling Populer di Bulan Mei 2026
-
Drama 'Moving 2' Mulai Syuting, Ini Daftar Pemain yang Dipastikan Bergabung
-
Moving Season 2 Bagikan Video Pembacaan Naskah, Pemeran Baru Jadi Sorotan
-
Siap Mengocok Perut, Oh Jung Se Tampil Nyentrik di Film 'Wild Sing'
Terkini
-
Membenahi Percaya Diri di Buku Mind Platter: Kenapa Kita Takut Bersinar?
-
Kindergarten For Divine Beasts: Manhwa Siluman Versi Bocil-bocil Kematian
-
Ironi Pelemahan Rupiah: Mengapa Masyarakat Desa Menanggung Beban Terberat?
-
The Kings Warden dan Luka Pemimpin yang Disingkirkan
-
Menyaksikan Lake Symphony, Tarian Air Magis dengan Panorama Ikonik KLCC