Drama Korea sudah menjelma menjadi tontonan sejuta umat. Meski cukup banyak judul drama asal Negeri Ginseng yang berseliweran, tapi fans K-Drama tidak pernah merasa bosan dengan konsep cerita yang disuguhkan dan para pemerannya yang bertabur visual menawan.
Menariknya, drama Korea sendiri kerap dikemas dalam episode yang terbilang sedikit jika dibandingkan sinetron Indonesia. Bahkan muncul aturan tidak tertulis terkait jumlah episode ideal adalah 16. Bicara durasi pun kebanyakan berkisar antara 30 menit sampai satu jam saja per episode.
Beberapa alasan melatarbelakangi produksi serial drama Korea dengan konsep sedikit episode. Mulai dari budaya kerja sampai pembatasan jam penayangan, berikut empat alasan episode dalam drama Korea sengaja dibuat sedikit disadur dari KBIZoom dan sumber lainnya.
1. Memaksimalkan konsep cerita
Setiap judul drama pasti punya konsep ceritanya masing-masing dengan alur yang sudah dirancang dalam skenario. Jika dibuat dalam jumlah episode yang terlalu panjang, ada kekhawatiran ceritanya jadi berbelit-belit.
Hal ini berpotensi memicu kebosanan penonton hingga mungkin saja akan mulai merasa enggan melanjutkan drama sampai tuntas. Andai terjadi, perilaku penonton semacam ini akan berdampak pada rating drama.
2. Muncul batasan episode ideal akibat pembiasaan
Sebenarnya tidak ada aturan pakem terkait jumlah episode dalam sebuah drama Korea. Hanya saja, banyaknya judul drama yang sukses ada di kisaran 16 episode atau kurang, membuat rumah produksi berbondong-bonding mengikuti tren ini.
Walhasil, jumlah episode pun mulai disesuaikan dengan tren yang ada. Bisa dibilang pemangkasan episode drama yang makin singkat dipicu kebiasaan pasarnya. Bahkan ada drama yang harus memangkas episode di tengah jalan setelah melihat reaksi penonton.
BACA JUGA: Venna Melinda Bikin Sunan Kalijaga Kicep, Hotman Paris Ngakak Gegara Ini
3. Faktor tim yang terlibat
Dalam sebuah drama, tim yang terlibat bukan hanya aktor atau aktris, tapi juga sutradara, penulis skenario, sampai kru syuting lainnya. Jumlah episode drama yang terlalu panjang akan memakan waktu syuting yang lama pula dan menahan tim di lokasi terlalu lama.
Kesibukan ini berpotensi menurunkan produktivitas, termasuk menahan para penulis skenario untuk mengerjakan proyek lain. Bahkan jadwal para pemain pun harua ikut dipertimbangkan hingga akhirnya episode pendek dibawah 20 dianggap jauh lebih ideal.
4. Biaya produksi
Tidak dimungkiri bahwa banyaknya episode sebuah drama juga turut mempengaruhi biaya produksi yang dikeluarkan. Semakin banyak episodenya, semakin besar pula jumlah biaya produksi yang harus ditanggung.
Bukan hanya anggaran untuk pemain, menyiapkan properti dan peralatan serta lokasi syuting akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Alasan ini kemudian jadi pertimbangan untuk membatasi jumlah episode namun tanpa mengurangi esensi cerita.
Terlepas dari keempat alasan tadi, serial drama Korea memang selalu dinanti penanyangannya. Mulai dari genre romantis sampai misteri, hampir tidak ada yang gagal memberi tontonan yang menarik dan menyenangkan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Peserta Kepanasan, Pejabat Duduk Nyaman: Ironi Upacara 17 Agustus?
-
HUT ke-81 RI dan Merdeka dari Fast Fashion: Saatnya Bijak Beli Pakaian
-
HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!
-
Merdeka dari Ekspektasi Orang Lain: Perjalanan Temukan Versi Diri Sendiri
-
Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO
Artikel Terkait
-
5 Alasan Kalian Harus Nonton Drama Korea Kokdu: Season of Deity yang Tayang Malam Ini
-
Link Nonton Ikatan Cinta Malam ini, 24 Februari 2023 Nia Keluar dari Pondok Pelita, Aldebaran Malah Begini
-
Sweet Abis, Lee Sung Kyung dan Kim Young Kwang Saling Puji Kemampuan Akting
-
Sinopsis, Pemeran, dan Link Nonton Drama Korea Call It Love
-
Ulasan Drama Korea Strangers Again, Hadirkan Ending yang Tidak Biasa
Entertainment
-
Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya
-
Flirty dan Sensual! Katseye Jadi Pusat Perhatian di Lagu Hootie Frutti
-
Xdinary Heroes Batalkan Fan Meeting THE X-TOWN, Mengapa?
-
Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
Terkini
-
Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang
-
Kimpul Bu Tin: Ketika Umbi Lokal Bertemu Kreativitas Zaman Now
-
Review Don't Say Good Luck: Menyingkap Batas Seni dalam Menghadapi Kepiluan
-
Usai Upacara HUT ke-81 RI, DKI Jakarta Kirim Nakes dan Galang Rp3,8 M untuk NTT
-
Drama The Fiery Priest, Membongkar Misteri di Balik Kematian Pastor Lee