Anime Naruto sudah menyajikan sejumlah lagu pembuka yang sangat ikonik selama ini. Namun, sepertinya anime ini tidak memperoleh pujian terhadap lagu penutupnya. Hal tersebut terjadi karena kebanyakan penonton lebih memilih langsung beralih pada episode selanjutnya dan melewati bagian penutup.
Sebenarnya bagian penutup Naruto bisa menjadi renungan terhadap apa yang terjadi dalam suatu episode. Sama seperti bagian pembuka yang mempunyai lagu-lagu terbaik, bagian penutup pun memberikan lagu terbaik dari lagu lainnya. Berikut ini adalah 3 lagu penutup anime Naruto terbaik yang harus kamu dengarkan kembali.
BACA JUGA: CEK FAKTA: AG Pacar Mario Dandy Akhirnya Ngaku Jadi Pelaku Penganiayaan David, Benarkah?
1. Kotoba no Iranai Yakusoku
Lagu ending Naruto yang memperlihatkan sejarah shinobi dalam satu menit adalah “Kotoba no Iranai Yakusoku”. Lagu ending Naruto: Shippuden ke-33 ini dibawakan oleh Sana, pelajaran sejarah shinobi tersebut diperlihatkan pada episode 406-417.
Semuanya ditunjukkan dalam bagian penutup tersebut, mulai dari pertempuran Madara Uchiha dan Hashirama Senju hingga gambaran dibangunnya empat desa shinobi utama, terlebih kata 'shinobi' dibaca dengan percikan darah.
Ia memandang lewat daun dan merasa bahwa akibat perbuatan Hashirama membuat dunia shinobi kini menjadi tidak benar.
2. Wind
“Wind” yang dibawakan oleh Akeboshi menjadi lagu ending yang sangat baik bagi 25 episode pembuka franchise Naruto. Lagu ini menjadi outro pertama dalam seri, memiliki gaya seni yang halus, visual yang menakutkan, goresan yang menyayat hati merangkai nada untuk seluruh cerita, dan membuat akhir cerita yang baik hingga sangat dikenal di sejarah anime.
Penggemar yang mengikuti Naruto tentu tidak akan melupakan goresan gambar Naruto Uzumaki yang kesepian dan duduk sendiri di ayunan saat antara shinobi Daun Tersembunyi menjauhinya. Mungkin hal itu tidak terlalu tampak, namun "Wind" sukses menggambarkan perjuangan sang tokoh utama.
3. Nakushita Kotoba
"Nakushita Kotoba" yang dibawakan oleh No Regret Life menjadi lagu yang ditunjukkan pada bagian penutup ke-9, dari episode 129-141. Outro ini sukses membuat hati penggemar tersentuh dengan menggunakan beban emosional perginya Sasuke Uchiha dari Desa Daun Tersembunyi.
BACA JUGA: CEK FAKTA: Raul Lemos Ngamuk Bongkar Perselingkuhan Krisdayanti, Benarkah?
Vokalis utama No Regret Life mempunyai suara yang serak dan kuat sehingga terdengar saat ingatan mengenai Naruto Uzumaki dan Sakura Haruno yang pikirannya dibebani oleh Sasuke. Mereka membayangkan waktunya dengan Sasuke ketika keduanya duduk di perahu dan menyesal sebab tidak dapat menghentikannya.
Itulah 3 lagu penutup anime Naruto terbaik yang harus kamu dengarkan kembali, mana lagu favoritmu?
Baca Juga
-
3 Film dan Drama Korea yang Diperankan Jeon Do-Yeon, Ada Kill Boksoon
-
3 Rekomendasi Anime yang Berlatar pada Abad ke-20, Kisahkan tentang Sejarah
-
3 Rekomendasi Anime Bertema Mafia, Salah Satunya Spy x Family
-
3 Rekomendasi Anime Gore Tayang di Netflix, Mana yang Paling Sadis?
-
3 Rekomendasi Film Bertema Bom Atom, Gambarkan Dampak Buruk Perang Nuklir
Artikel Terkait
-
Mengenal Maon Kurosaki, Penyanyi Theme Anime High School Of Dead yang Meninggal Dunia
-
Kabar Duka untuk Pencinta Anime, Penyanyi Maon Kurosaki Meninggal Dunia Usai Idap Penyakit Kronis
-
Review Film 'When Marnie Was There': Salah Satu Film Terbaik Studio Ghibli!
-
Lirik Lagu Toca Toca Dance Anime Jepang Viral Backsound di TikTok hingga Instagram, Hasta la vida loca, loca, loca, loca
-
3 Keuntungan Jika Bergabung dengan Bajak Laut Topi Jerami, Kamu Mau?
Entertainment
-
Debut Akting, WOODZ Siap Bintangi Film Pendek 'Slide Strum Mute'
-
Rose BLACKPINK hingga Justin Bieber Siap Tampil di Grammy Awards 2026
-
Pemeran Sophie Bridgerton Season 4 Ungkap Dirinya Cucu Aktris Ternama Korea
-
Kenny Austin Lindungi Amanda Manopo dari Komentar Jahat: Don't Worry
-
Perankan Karakter Kembar, Park Jin Hee Siap Menguras Emosi di Drakor Pearl in Red
Terkini
-
Topeng Arsenik di Pendapa Jenggala
-
Dihubungi John Herdman, Peluang Tampil Sandy Walsh di Timnas Kian Besar?
-
Kejujuran yang Diadili: Membaca Absurditas dalam 'Orang Asing' karya Albert Camus
-
Review Never Back Down (2008): Film dengan Latar Belakang Seni Bela Diri Campuran!
-
Veda Ega Pratama Debut Moto3: Seberapa Besar Peluangnya Melaju di MotoGP?