Hubungan pernikahan Indah Permatasari dan Arie Kriting kini masih terhalang oleh restu ibu Indah, Nursyah. Bahkan, beberapa waktu lalu, Nursyah secara terang-terangan jika menjadikan Arie sebagai musuhnya.
Nursyah di hadapan banyak media mengatakan jika Kriting (Arie Kriting) merupakan musuh bebuyutannya.
Menyadari ketidaksukaan sang ibu terhadap sang suami membuat Indah Permatasari merasa tidak enak hati.
BACA JUGA: Awalnya Tak Tahu Millen Cyrus Transgender, Lionel Lee Ditegaskan Bukan LGBT: He is Straight!
Indah bahkan meminta maaf kepada Arie Kriting atas perilaku ibunya yang telah berlebihan tersebut. Hal itu diungkapkan saat Indah dan Arie menjadi bintang tamu podcast di kanal YouTube The Leonardo's.
Pada pembukaan podcast, Arie Kriting dan Indah menceritakan kembali awal mereka bertemu. Mereka menceritakan jika pertemuannya berawal dari main film bareng. Ketika main film yang kedua kalinya, tumbuhlah percikan asmara di keduanya.
Melanjutkan percikan asmara tersebut, Indah dan Arie Kriting lalu menceritakan perjuangannya untuk sampai ke tahap menikah. Perilaku tidak mengenakan dari ibu Indah selalu muncul di hubungan Arie dan Indah.
BACA JUGA: Nagita Slavina Parkir di Depan GBK saat Nonton Konser BLACKPINK, Warganet: Gemas!
Karena selalu berhadapan dengan perilaku ibunya, Indah mengucapkan minta maaf kepada Arie.
"Aku pernah nanya karena aku tahu apa yang kita hadapi dengan orang tuaku, Eh sorry banget ya, misalnya orang tuaku ngomong gini-gini sama kamu, sorry banget jika kata orang tuaku bikin sakit hati," ucap Indah.
Mendengar hal tersebut, Arie mengatakan jika Indah tak perlu meminta maaf. Arie mengatakan jika dia tak pernah marah dengan perlakuan Nursyah, sang ibu mertua.
Jawaban Arie tersebut membuat hati Indah semakin luluh.
BACA JUGA: Ammar Zoni Tertunduk Malu saat Jelaskan Alasannya Pakai Narkoba Lagi, Suhendri: Sadar
“Jawabannya itu yang membuat aku terenyuh, dia bilang kenapa kamu ngomong kayak gitu, aku ndak pernah marah sama mami kamu, nggak pernah marah dengan situasi ini, dan aku nggak akan pernah marah dan nggak pernah membenci orang tua kamu,” kata Indah.
Arie juga mengaku tidak menaruh dendam dengan ibu mertua. Menurut Arie, restu pernikahan merupakan keberuntungan pasangan hidup. Hanya saja ia belum beruntung karena belum mendapat restu sang ibu mertua.
Arie Kriting mengatakan saat menikahi Indah telah melalui proses yang lengkap. Arie mengatakan jika ia sudah meminta izin dan restu ayah Indah, dan ayah Indah merestui pernikahannya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!
-
One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya
-
Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2
-
Memetik Pelajaran Kehidupan dari Buku Harapan Semu untuk Sebuah Masalah
-
Anti-Breakout! 4 Hybrid Sunscreen Mugwort Redakan Kemerahan dan Iritasi
Artikel Terkait
-
Nursyah Ditanya soal Maksud Arie Kriting Jambret Indah Permatasari, Justru Jawab Ular Berbisa hingga Ruqyah
-
Ibunda Indah Permatasari Pamer Joget Dangdut, Ngaku Mau Dibunuh Orang: Saya Tak Suka Nyindir!
-
Kenang Kebersamaan, Nursyah Tuding Anaknya Indah Permatasari Dijambret Arie Kriting Secara Halus
-
Ngaku Mau Dibunuh, Ibu Indah Permatasari Asyik Pamer Joget Dangdut
-
Nursyah Harus Tahu, Ini Sumber Kekayaan Arie Kriting Hingga Bisa Belikan Rumah Mewah
Entertainment
-
One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya
-
Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2
-
Macklemore Bikin Tur 'Free Palestine', Tiket dari 3 Kota Langsung Ludes
-
TsureKano Tamat di Volume 14, Akhiri Kisah Mantan Kekasih jadi Saudara Tiri
-
Oktober Penuh Teror! 6 Film Horor di Netflix Ini Siap Bikin Kamu Ketakutan
Terkini
-
Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!
-
Memetik Pelajaran Kehidupan dari Buku Harapan Semu untuk Sebuah Masalah
-
Anti-Breakout! 4 Hybrid Sunscreen Mugwort Redakan Kemerahan dan Iritasi
-
Kirain Murah, Ternyata Cuma Pemancing: Prank Harga di Etalase Marketplace
-
Hidup Terlalu Cepat: Kapan Terakhir Kali Kita Benar-benar Berhenti?