Menjadi cantik adalah keinginan setiap orang. Kalau biasanya orang-orang pada umumnya berlomba-lomba agar terlihat cantik, hal ini berbeda dengan Lila. Ia justru mati-matian menyembunyikan kecantikannya selama 10 tahun agar tidak berakhir tragis.
Punya nama asli Yoon Seol, ia yang bekerja sebagai Make Up Artist mengalami sebuah kecelakaan yang menbuatnya kehilangan nyawa. Namun ia Yoon Seol masih diberikan kesempatan untuk hidup kembalibsebagai sosok Lila.
Lila merupakan seorang nona bangsawan yang ternyata punya akhir cukup tragis setelah diperebutkan oleh 3 pria bangsawan berpangkat tinggi.
Tak mau lagi memiliki akhir yang tragis, Lila pun berusaha menyembunyikan kecantikannya dengan kemampuan di kehidupan sebelumnya sebagai make up artist. Ia menyumpal pakaiannya dengan kapas agar terlihat gemuk, juga berdandan menor dengan freckless yang memenuhi pipinya.
Lila melakukan penyamaran itu selama sepuluh tahun. Bahkan ia harus menerima imbas pahit dari penyamarannya. Debut sosialnya yang hancur juga pesta kedewasaan yang begitu memalukan diiringi cemoohan dari setiap pasang mata di dalam istana.
Kakaknya yang muak melihat Lila, akhirnya mengirimkan surat lamaran bagi siapapun yang mau menerima sosok Lila. Tidak ada satupun pria yang mau dengannya, namun ada satu lamaran dari seorang Duke Montefeltro.
Duke Montelfetro punya rumor yang cukup miris, tak hanya punya wajah dan paras buruk rupa. Duke Montelfetro merupakan anggota keluarga kerajaan yang dibuang.
BACA JUGA: Belum Resmi Cerai dari Ferry Irawan, Venna Melinda Akui Masih Ingin Membina Rumah Tangga Kembali
Keduanya menjadi pasangan serasi yang buruk rupa. Dan Lila pun dikirim ke istana Duke Montefeltro. Tapi tak disangka, Duke Montelfetro ternyata adalah sosok yang begitu tampan. Lila menjamin penglihatannya sebagai seorang make up artist yang profesional di kehidupan sebelumnya.
Lila masih terus menyamar sebagai itik buruk rupa. Hingga suatu hari, keponakan Duke Montelfetro tak sengaja memergoki Lila yang tak bermake up. Anak itu bernama Mikael, dan ia begitu terkejut melihat sosok Lila yang ternyata begitu cantik.
Mikael memohon agar Lila merubahnya agar punya paras yang cantik pula. Dari sinilah akhirnya sisi gelap dan mencurigakan dari mantan Duchess mulai terungkap. Begitu pula dengan keanehan pada standar kecantikan yang menbuat keluarga Duke Montelfetro diabaikan. Lila akan berusaha semaksimal mungkin membuat Duke Montelfetro tak lagi dipandang rendah. Kira-kira apa yang akan terjadi selanjutnya ya?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Memaknai Cinta Bagi Orang Dewasa di Novel Hingga Ujung Cakrawala
-
Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya
-
Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?
-
Hukum Karma Alam: Saat Gunungan Sampah Berubah Menjadi Mesin Pembunuh
-
Fakta Ironisnya: Ketika MBG Hanya Menanggung 1/9 Biaya Makan Keluarga
Artikel Terkait
-
Pegang Resleting Celana Cewek Cantik Dalih Naksir Mau Beli, Hotman Paris Diceramahi Warganet: Bulan Puasa Konten Kayak Begini Mulu
-
Sinopsis Hati Suhita, Film tentang Putra Pemilik Pesantren yang Terjebak Cinta Segitiga
-
Sinopsis Film Khanzab, Berkisah Tentang Setan Pengganggu Salat
-
Sinopsis Preman Pensiun 8, Didu Bertemu Roy, Perintah Cecep Jelas, Serang!
-
Isyana Sarasvati Joget TikTokan dengan Tubuh Kurus, Warganet Bilang Begini
Entertainment
-
Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah
-
Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus
Terkini
-
Karnaval Pekalongan Jadi Sorotan, Budaya berkedok Ritual di Ruang Publik?
-
Memaknai Cinta Bagi Orang Dewasa di Novel Hingga Ujung Cakrawala
-
Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Helio G99+, Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Tahun
-
Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?
-
Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?