Lesti Kejora dalam momen hari pertama Idul Fitri memilih untuk merayakan bersama dengan keluarga sang suami, Rizky Billar. Pasangan berjuluk Leslar ini membawa serta putra semata wayang mereka, Baby L.
Keluarga besar mereka kompak mengenakan busana muslim warna merah maroon. Mereka tak lupa mengabadikan momen kumpul bersama di hari lebaran ini dengan berfoto di halaman rumah.
BACA JUGA: Sikap Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Panen Sanjungan Usai Sungkeman dengan Sus Rini
Busana muslim yang dikenakan oleh Lesti sendiri merupakan setelan blouse dan rok dengan jilbab warna merah maroon senada. Sedangkan Rizky Billar memakai gamis dan celana panjang merah maroon.
Busana Billar persis pula yang dipakai oleh Baby L. Namun, tak diketahui nama brand dari busana muslim yang digunakan Lesti Kejora dan Rizky Billar. Namun, sandal yang dikenakan pelantun lagu Sekali Seumur Hidup tersebut justru mencuri perhatian.
Jika dilihat sekilas sandal yang dipakai Lesti biasa dengan model selop dan alas rata. Namun, apabila diamati lebih dekat sandal tersebut terbuat dari kulit asli.
BACA JUGA: Ayu Ting Ting Heran Anaknya Kegirangan Dapat THR, Nominal Uang Milik Bilqis Jadi Omongan
Merek sandal itupun berasal dari brand asal Prancis, Dior. Tampak jelas tulisan 'Christian Dior Paris' dengan desain garis di bagian depan sandal berwarna cokelat tersebut.
Melansir dari akun Instagram leslar.looks mengungkap harga sandal penyanyi dangdut ini yakni series Dway Slide in Burgundy. Dilihat dari situs resmi Dior, sandal selop itu dibanderol dengan harga 760 dollar Amerika Serikat atau setara Rp 12,6 juta.
Netizen dibikin menjerit mengetahui harga sandal Lesti Kejora yang sederhana tetapi sangat mahal. Netizen lantas membandingkan harga sandal lebaran Lesti dengan penghasilan mereka.
"THR 2 tahun ini mah baru bisa kebeli," komentar seorang netizen.
"Itu baru warna brown ya, pantesan kemaren mikir ini fotonya difilter apa gimana kok sandalnya gak hitam," ujar yang lainnya.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Idul Fitri dan Renyahnya Peyek Kacang dalam Tradisi Silaturahmi
-
Film Waktu Maghrib 2: Teror Baru di Desa Giritirto
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
Artikel Terkait
-
Idul Fitri dan Renyahnya Peyek Kacang dalam Tradisi Silaturahmi
-
7 Potret Masjid Dibangun Artis, Ada yang Jauh di Afrika Timur
-
Mengenal Post Holiday Blues, Sering Terjadi Usai Libur Lebaran dan Ketahui Cara Mengatasinya!
-
Antisipasi Macet Parah! Korlantas Polri Tambah Personel di Titik Rawan Arus Balik Lebaran 2025
-
5 Film yang Tayang Lebaran Bersaing Ketat, Pabrik Gula Masih Memimpin
Entertainment
-
Film Waktu Maghrib 2: Teror Baru di Desa Giritirto
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Liga Film Lebaran Geger! 'Pabrik Gula' Tak Terbendung, Norma Terpeleset?
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup
-
Ada Romcom Hingga Fantasi, 8 Drama Korea yang Tayang di Bulan April
Terkini
-
Idul Fitri dan Renyahnya Peyek Kacang dalam Tradisi Silaturahmi
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?