Atta Halilintar melalui pengacaranya sudah menemuai keluarga dari haters yang membully sang putri, Ameena. Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, haters itu enggan meminta maaf kepada keluarga Atta.
"Udah ketemu (pelaku pembully Ameena), wakil keluarganya, suaminya udah ketemu sama lawyer kita," ungkap Atta Halilintar dilansir dari kanal YouTube Sambel Lalap, Senin (12/6/2023).
BACA JUGA: Duduki Jabatan Direktur Marketing, Inge Anugrah Ingin Anak-anaknya Bangga
"Tapi dianya nggak merasa bersalah sampai saat ini masih bilangin anak kebutuhan khususlah, down syndromelah, apalah bodohlah," imbuhnya.
Walaupun haters putrinya ogah minta maaf mengakui kesalahan tetapi Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah berlapang dada mengampuni. Alasan Atta sendiri mau memaafkan karena melihat dua anak hatersnya.
"Sebenarnya kalau kita mau maafin kita maafin aja ya," ucap Aurel Hermansyah.
"Maafin cuma dia katanya nggak mau minta maaf, katanya dengar dari lawyer. Tapi ya kita mau maafin karena dia punya dua anak," sambung Atta menambahi.
Atta Halilintar mengaku nyesek dengan sikap pembully Ameena yang tega menghina anaknya down syndrome.
Menurutnya, hinaan tersebut seperti mencaci juga anak yang mengalami kebutuhan khusus yang seharusnya tidak boleh dipandang sebelah mata. Suami Aurel Hermansyah ini menilai setiap anak adalah berkah bagi orangtuanya.
"Anak kebutuhan khusus aja nggak boleh kita hina gitu loh, itu berkah dari Tuhan. Apalagi anak itu nggak kenapa-kenapa, normal, sehat. Orangtua mana yang mau anaknya dikata-katain?" tuturnya.
YouTuber kondang ini mengaku sedih sebagai ayah sekaligus suami. Saat istrinya sedang hamil anak kedua justru ada haters yang terang-terangnya menghina putri pertama mereka bahkan tak segan meneror lewat DM.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong
Artikel Terkait
Entertainment
-
Intens Tapi Groovy, NCT 127 Ungkap Pesan dan Energi Positif di Album BLINGY
-
Sukses Besar! Tim Produksi Ungkap Keinginan Buat Sekuel The Breakfast Club
-
Anime Glasses with a Chance of Delinquent Siap Tayang Tahun 2027
-
Susul Jeongyeon, Chaeyoung TWICE Umumkan Hengkang dari JYP Entertainment
-
Our Sticky Love: Saat Gangster Berhati Lembut Selamatkan Cinta Pertamanya
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong