Febby Carol kakak kandung Virgoun buka suara terkait jatah bulanan Eva Manurung sang ibunda dari adiknya dan Inara Rusli. Ia membenarkan jika jatah bulanan Eva Manurung nominalnya sudah sesuai kesepakatan keluarga.
"Kalau memang bulanan itu benar. Ibu saya itu betul diberi bulanan memang ada keputusan dari pihak keluarga, dari pihak saya, dari pihak adik saya dan istrinya," kata Febby Carol dilansir dari YouTube Was Was, Kamis (15/6/2023).
Namun, mengenai jumlah nominal yang disepakati seharusnya sebesar Rp 3 juta bukan Rp 2,75 juta seperti yang dikirimkan Inara Rusli ke Eva Manurung. Ia tidak mengetahui alasan mengapa jatah bulanan ibunya berkurang.
"Itu saat beberapa tahun yang lalu. Itu belum diperbarui ya artinya belum ada kenaikan. Memang 3 juta satu bulan dan itu saya tidak tahu kenapa bisa sampai 2.750.000. Saya juga nggak mau tahu," tuturnya.
Kakak Virgoun tersebut mengaku tidak mempermasalahkan berapapun nominal bulanan untuk sang ibu dari adiknya. Namun, ia menyinggung tentang rejeki yang diterima apabila besar mengapa tidak memberi jatah bulanan lebih ke orangtua.
BACA JUGA: Sah Ayah Kandung Anaknya, Wenny Ariani Ketuk Pintu Hati Rezky Aditya Lewat Pesan Ini
"Kita di sini kalau diberikan rejeki yang mungkin porsinya kecil ya dibaginya kecil ya tidak masalah. Tapi jika Tuhan menitipkan sedang rejeki untuk adik saya ya dibaginya sedang. Kalau Tuhan menitipkan rejekinya lebih kepada adik saya apa salahnya untuk orangtua berikanlah yang terbaik," ungkap Febby.
"Setiap rejeki yang diberikan ada doa orangtua, ada hak orangtua untuk mendapat hak yang baik dan layak kehidupannya," imbuhnya.
Febby Carol pun menyindir Inara Rusli yang dianggapnya tidak punya empati lantaran tak menyesuaikan jatah bulanan layak untuk ibu mertuanya.
"Kalau Anda punya nurani, kalau Anda punya empati seharusnya Anda berikan yang terbaik untuk seorang ibu, seorang mertua. Itu juga ibu Anda, kenapa Anda tidak bisa memberikan yang terbaik?" tandasnya penuh emosi.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong
Artikel Terkait
Entertainment
-
Intens Tapi Groovy, NCT 127 Ungkap Pesan dan Energi Positif di Album BLINGY
-
Sukses Besar! Tim Produksi Ungkap Keinginan Buat Sekuel The Breakfast Club
-
Anime Glasses with a Chance of Delinquent Siap Tayang Tahun 2027
-
Susul Jeongyeon, Chaeyoung TWICE Umumkan Hengkang dari JYP Entertainment
-
Our Sticky Love: Saat Gangster Berhati Lembut Selamatkan Cinta Pertamanya
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong