Bullying atau perundungan bukanlah sesuatu yang mudah untuk diberantas, bukan cuma berdasarkan dari parenting atau koneksi terhadap orang tua, faktor yang memicu adanya perundungan sebenarnya sangat kompleks. Ada sejumlah film yang berusaha untuk mengungkapkan semuanya tentang bullying dengan seimbang dan realistis, berikut tiga film anti bullying yang dapat menjadi refleksi.
1. Play (2011)
Ruben Ostlund mengeksplor sifat manusia yang rumit pada film Play, film ini menceritakan tentang kedua anak laki-laki yang tidak sengaja berjumpa pada suatu pusat perbelanjaan. Lalu, pertemuan mereka jadi melibatkan bullying yang sangat tidak nyaman untuk dilihat.
Walaupun tidak banyak aksi kekerasan, tapi penonton dibuat kesal dengan manipulasi psikologi yang perundung lakukan terhadap korban di film tersebut. Dengan seksama dan juga cermat, Ostlund berusaha menyuguhkan sudut pandang yang realistis, ia pun menampilkan masalah pertentangan ras dan kelas yang menjadi bahan refleksi bagi penonton.
2. Beautiful Beings (2022)
Sang karakter di film Beautiful Beings, yaitu Addi diceritakan menjadi anak dari ibu tunggal dan memutuskan untuk masuk ke dalam geng anak-anak nakal dalam sekolahnya. Akan tetapi, di balik sikapnya yang galak, sebenarnya ia merupakan sosok remaja yang peka. Pada suatu saat, seorang yang bernama Balli hadir di kehidupan Addi dan teman-temannya.
BACA JUGA: Mahalini Buka Suara saat Disinggung soal Agamanya dengan Rizky Febian: Kita Satu Kepercayaan
Ia merupakan sosok korban bullying yang viral lantaran luka yang dialaminya parah. Berbeda dengan sikapnya yang keras ketika dengan teman-teman dalam gengnya, bahkan Addi memiliki simpati kepada Balli dan pelan-pelan memintanya untuk masuk ke dalam kelompok pertemanan mereka.
Melalui film ini, kita dibuat menelusuri alangkah kompleksnya sifat manusia, di dunia ini tidak ada orang yang benar-benar baik dan jahat.
3. In a Better World (2010)
In a Better World merupakan film Fitur Internasional Terbaik Oscar pada tahun 2011 lalu yang mengisahkan tentang Christian dan Elias. Elias menjadi korban bullying di sekolahnya yang ditolong oleh seorang siswa pindahan berasal dari Inggris, yaitu Christian.
Kehidupan Elias mulai tenang sejak Christian menjadi temannya, tapi ketenangan tersebut berakhir saat keduanya berencana melakukan suatu pembalasan dendam yang berakibat buruk. Itulah 3 film anti bullying, sederet film tersebut semoga dapat menjadi bahan pelajaran dan refleksi bagi kita.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
3 Film dan Drama Korea yang Diperankan Jeon Do-Yeon, Ada Kill Boksoon
-
3 Rekomendasi Anime yang Berlatar pada Abad ke-20, Kisahkan tentang Sejarah
-
3 Rekomendasi Anime Bertema Mafia, Salah Satunya Spy x Family
-
3 Rekomendasi Anime Gore Tayang di Netflix, Mana yang Paling Sadis?
-
3 Rekomendasi Film Bertema Bom Atom, Gambarkan Dampak Buruk Perang Nuklir
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis Focker in-Law: Film Komedi Ariana Grande, Tayang 25 November
-
Witch on the Holy Night Dapat Adaptasi Manga, Mulai Serialisasi 11 November
-
Neve Campbell Dipastikan Kembali Perankan Sidney Prescott dalam Scream 8
-
Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV, Komedi Siswi SMA dan Arwah Anjing
-
Toshiyuki Morikawa, Pengisi Suara Hokage ke-4 Jadi Doctor Doom Versi Jepang
Terkini
-
4 Serum Korea Berbahan Rice Extract, Rahasia Wajah Tampak Glowing dan Mulus
-
Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia
-
3 Body Serum Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Kusam dalam 7 Hari
-
Menjaga Nalar dan Integritas Anak di Tengah Polemik Ijazah
-
Drama Penyadapan di Istana: Elite Sibuk Berperang, Rakyat Tetap Jadi Korban