Salah satu seri webtoon, Get Schooled, terpaksa dihentikan dari layanan platform AS imbas pada kasus konten bermuatan diskriminasi rasial yang memicu kontroversi.
Penghentian penayangan tersebut juga dikonfirmasi langsung oleh Naver Webtoon. Pihaknya menghentikan seri webtoon itu di Amerika Serikat serta edisi berbahasa Inggris pada Sabtu (16/9) waktu setempat.
Bahkan, laman bahasa Inggris Get Schooled sudah tak dapat diakses kembali, termasuk konten-konten di Youtube untuk seri webtoon tersebut.
Episode baru Get Schooled edisi Korea pun telah dihapus secara keseluruhan dan ditangguhkan hingga batas waktu yang belum ditentukan.
"Itu (Get Schooled) juga sudah ditangguhkan tanpa batas waktu dari platform Korea, sementara itu kami melakukan tinjauan internal," tutur perwakilan Get Schooled.
Penghentian Get Schooled terpaksa dilakukan setelah merilis episode terbaru yang ke-125. Chapter tersebut menampilkan situasi dalam sekolah yang terletak di pedesaan.
Narator, seseorang yang menyebut dirinya sebagai satu-satunya "Korea murni" di kelasnya itu menghadapi tindakan rasisme dan perundungan dari anak-anak kelas yang memiliki keluarga multikultural.
Tak hanya itu, sosok guru baru yang berdarah Korea-Amerika juga semakin menimbulkan ketegangan saat pelaku melakukan hal yang sama kepada guru tersebut. Pelaku mengintimidasi guru dengan ujaran bermuatan rasial lainnya.
"Ini seharusnya tidak pernah dipublikasikan dan kami sangat meminta maaf kepada siapa pun yang melihatnya. Rasisme atau konten rasis tidak memiliki tempat di WEBTOON."
Awalnya, episode tersebut hanya tersedia untuk penayangan berbayar dalam bahasa Korea dan AS yang dijadwalkan rilis dalam dua bulan kemudian. Namun, platform ilegal telah lebih dulu mengedarkan tangkapan layar dari episode tersebut ke media sosial, sehingga menimbulkan kontroversi yang menyebut bahwa konten tersebut telah melakukan rasisme kepada orang-orang Asia dan kulit hitam.
Get Schooled sebenarnya memuncaki peringkat pertama sebagai karya paling populer dalam Naver Webtoon di Korea. Serial itu juga berhasil diterbitkan di tujuh negara sejak tahun 2020, seperti AS, Prancis, hingga Jepang.
Akibat konten rasial itu, serial Get Schooled terpaksa harus ditangguhkan hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Woody Tampil Botak di Trailer Toy Story 5, Tayang 19 Juni 2026 di Bioskop
-
Marty Supreme Rilis Mulai 25 Februari di Bioskop Indonesia
-
Paramount Tegas Akuisisi Warner Bros., Tawaran Naik Jadi U$30 Per Lembar
-
Rilis 2027, Daniel Radcliffe Bocorkan Obrolan Trio Harry Potter soal Reboot
-
Sinopsis Kokuho, Perjuangan Anak Yakuza Jadi Anak Emas Negara
Artikel Terkait
-
4 Wakil Asia Tenggara Tak Terkalahkan di Laga Pertama Asian Games 2022, Termasuk Timnas Indonesia U-24
-
Hasil Liga Champions Asia: Ronaldo Hampir Cedera saat Al Nassr Bungkam Persepolis, Klub Jordi Amat Keok
-
Kebanggaan Indonesia, Jordi Amat Jadi Kapten JDT Main di Liga Champions Asia
-
Ditanya Arkhan Fikri tentang Maria Theodore, Reaksi Marselino Ferdinan Hanya Bisa Begini
-
Profil Pemilik Klub Al-Hilal dan Al Nassr, Ternyata Pengusaha Super Kaya
Entertainment
-
Film Detective Conan ke-29 Ungkap Lagu Tema oleh MISIA lewat Trailer Utama
-
Woody Tampil Botak di Trailer Toy Story 5, Tayang 19 Juni 2026 di Bioskop
-
Pernikahan El Rumi Diprediksi Megah, Al Ghazali Bocorkan Jumlah Undangan
-
Kepolisian Jepang Tangkap Produser XG atas Dugaan Kepemilikan Narkotika
-
Netflix Umumkan Jajaran Pemain Baru Wednesday Season 3: Ada Winona Ryder!
Terkini
-
Dari Jeruji ke Iqomah
-
Emas Lagi Gila, Dunia Lagi Takut: Safe Haven atau FOMO Massal?
-
Bukan Dalang, tapi Jadi Tumbal? Drama Jeratan Hukum untuk ABK Fandi Ramadhan
-
2 Alasan Kita Harus Berterima Kasih kepada Persib Meski Perjuangannya di Asia Berakhir Ricuh
-
4 HP Flagship Samsung Ini Turun Harga hingga Jutaan, Makin Worth Dibeli!