Hubungan Doddy Sudrajat dan Haji Faisal hingga saat ini dikabarkan tak cukup baik usai meninggalnya mendiang Vanessa Angel.
Kedua belah pihak pun dikabarkan tidak bertemu, hal itu pula yang menyebabkan Doddy Sudrajat tak bisa bertemu dengan cucunya, Gala Sky.
Tak hanya Doddy Sudrajat saja, Mayang juga tak bisa bertemu dengan Gala Sky yang merupakan keponakannya.
Mayang sendiri mengaku kangen dengan Gala Sky dan menyebut bahwa pertemuan terakhir mereka adalah saat ulang tahun anak mendiang kakaknya itu.
“Kangen sih jujur sama Gala itu kangen. Terakhir ketemu pas ulang tahun Gala," ungkap Mayang dikutip dari kanal YouTube Richard Lee MARS, Jumat (22/09/2023).
Richard Lee yang mendengar pengakuan Mayang pun berniat membantunya untuk melepaskan rasa rindu terhadap Gala Sky.
Dokter kecantikan itu lantas menyarankan Mayang untuk melakukan video call. Richard Lee bahkan menawarkan diri untuk menjadi pihak yang menghubungi pihak sebelah.
"Gimana kalau kita telepon Fuji sekarang, sama Opah, aku video call nih di sini," tutur Richard Lee.
Akan tetapi, Mayang tak langsung setuju ketika ditawari hal tersebut. Anak Doddy Sudrajat itu sempat terdiam sebelum menjawab Richard Lee.
Melihat reaksi Mayang yang labil, Richard Lee lantas memberikan tawaran berulang kali.
"Kita telepon ya," kata Richard Lee.
Sebelum benar-benar menelepon, Mayang meminta persetujuan Doddy Sudrajat untuk bertanya soal persetujuannya soal tawaran video call Richard Lee.
"Gimana dad?" tanya Mayang ke Doddy Sudrajat.
"Kok tanya daddy, telepon Opah ya (dan) Omah," sahut Richard Lee.
Hingga akhirnya, Mayang menolak tawaran untuk video call Gala Sky tersebut. Ia beralasan jika Fuji dan keluarga Haji Faisal mungkin tengah sibuk bekerja dan ia tak mau mengganggunya.
"Opah lagi sibuk lah jangan diganggu. Kak Fuji juga lagi sibuk, dia lagi syuting. Jangan lah udah Opah sibuk," pungkas Mayang.
Baca Juga
-
Uji Coba B50 di 6 Sektor Sekaligus: Amankah Sawit 50 Persen untuk Mesin Kendaraan?
-
Pesona Veteran di Piala Dunia 2026: Pembuktian Kualitas Melampaui Usia
-
Peringatan Keras The Economist untuk Indonesia: Saatnya Rem Kebijakan yang Terlalu Ekspansif?
-
Refleksi Film Toy Story 5: Apakah Teknologi dan Mainan Bisa Hidup Berdampingan?
-
Sering Dianggap Cerewet, Ini 5 Pesan Cinta di Balik Kisah Masa Lalu Orang Tua
Artikel Terkait
-
Kenapa Fuji Dipuja dan Mayang Dihujat? Ini Penyebabnya
-
Fuji Misuh-misuh saat Live, Bantah Dipacari Asnawi Mangkualam: Aku Nggak Siap Pacaran
-
Mayang Blak-blakan Incar Duda Kaya Raya, Auto Dirujak: Kalau Aki-aki Pasti Ada
-
Doddy Sudrajat Sesumbar Mayang Bakal Jadi BA Klinik Athena, dr Richard Lee Membantah: Malu Banget Mayang
-
Meski Dihujat, Mayang Ngaku Raup Ratusan Juta Rupiah Tiap Bulan: Pasti Tekanan Bapaknya
Entertainment
-
Sinopsis Sayonara Noir, Drama Jepang Dibintangi Eiko Koike dan Kana Kita
-
Usai Rilis Bab Baru, Manga Kagurabachi Umumkan Hiatus Hingga Agustus 2026
-
Pantang Menyerah! STAYC Gigih Perjuangkan Cinta di Lagu Terbaru, 2 L0VE
-
Tayang 9 Juli, Netflix Siap Hidupkan Kembali Little House on the Prairie
-
The Prince of Tennis Ungkap Proyek Spesial Pertama Anniversary ke-25
Terkini
-
Uji Coba B50 di 6 Sektor Sekaligus: Amankah Sawit 50 Persen untuk Mesin Kendaraan?
-
Pesona Veteran di Piala Dunia 2026: Pembuktian Kualitas Melampaui Usia
-
Peringatan Keras The Economist untuk Indonesia: Saatnya Rem Kebijakan yang Terlalu Ekspansif?
-
Refleksi Film Toy Story 5: Apakah Teknologi dan Mainan Bisa Hidup Berdampingan?
-
Sering Dianggap Cerewet, Ini 5 Pesan Cinta di Balik Kisah Masa Lalu Orang Tua