Setelah hampir 2 bulan ditampung di rumah Eda sang teman, Lolly memutuskan untuk angkat kaki. Keputusan ini diambil Lolly bukan karena insiden Mami Eda menegurnya karena boros listrik.
Ternyata Lolly punya alasan tersendiri memilih keluar dari rumah Eda. Ia mengaku jika Eda mungkin merasakan sakit hati karena ucapan ibunya, Nikita Mirzani.
BACA JUGA: Kini Beranjak Remaja, Wajah Putri Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Jadi Sorotan
Seperti diketahui dalam beberapa kali live di media sosial, Nikita Mirzani sempat menyebut keluarga Eda dengan perumpamaan keluarga binatang.
"Jadi mungkin marahnya ke aku, luapinnya ke aku. Tapi aku ngerti kenapa Eda begitu ya karena Eda juga punya hati gitu kan," kata Lolly dalam sesi live-nya dikutip dari unggahan ulang akun TikTok @mom.ara0 pada Rabu (27/9/2023).
"Siapa sih yang enggak sakit hati kalau misal keluarganya, contohnya dikatain kayak keluarga kera, keluarga monyet. Siapa sih yang nggak sakit hati?" sambungnya.
Lolly tidak ingin keluarga Eda yang sudah menampungnya di Inggris mendapat masalah berlarut karena dirinya. Maka dari itu, ia memutuskan untuk keluar dari rumah Eda.
"Jadi daripada makin banyak masalah yang timbul di keluarganya Eda, ya teman aku. Jadi lebih baik aku keluar dari rumahnya gitu," ungkapnya.
Gadis berusia 16 tahun tersebut mengaku keluar dari rumah Eda secara baik-baik. Ia mengatakan sudah berpamitan dengan Eda serta meminta sang teman tidak membuat klarifikasi apapun tentang kepergiannya.
"Aku pun juga keluar dari rumahnya Eda itu dengan cara baik-baik ya. Aku juga udah omongin ke Eda, enggak perlu klarifikasi-klarifikasi, enggak perlu bikin-bikin video," ujar Lolly.
Meskipun tahu Eda sempat live mengatakan kalau dirinya pergi dari rumah tanpa pamit dan tidak bisa dihubungi. Lolly membantah pernyataan temannya tersebut.
"Tapi padahal mah nggak ya guys ya," ucap Lolly.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tim Favorit Justru Paling Tertekan di Piala Dunia 2026, Benarkah?
-
Sinopsis Film Sihir Tanah Kubur: Teror Mistis Menggugat Iman dan Keluarga
-
Di Balik Ban Kapten, Ada Sisi Psikologi yang Menentukan Nasib Sebuah Tim
-
Elite Force Tayang 22 Juli, Serial Netflix Angkat Operasi Antiteror GIGN
-
Satu Program, Seribu Panggung: Jejak Narasi MBG dalam Pidato Prabowo
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis Film Sihir Tanah Kubur: Teror Mistis Menggugat Iman dan Keluarga
-
Elite Force Tayang 22 Juli, Serial Netflix Angkat Operasi Antiteror GIGN
-
Ada Jakarta! T.O.P Rilis Jadwal Tur Fan Meeting Asia, T.O.P PRE-STUDIO 2026
-
Nami Jadi Model Sepatu? Intip Bocoran Cerita Unik di 'One Piece: Heroines' yang Tayang di Netflix
-
Publik Kecewa, Sutradara Tolak Mentay-Mentah Ide Garap Sekuel Ratatouille
Terkini
-
Tim Favorit Justru Paling Tertekan di Piala Dunia 2026, Benarkah?
-
Di Balik Ban Kapten, Ada Sisi Psikologi yang Menentukan Nasib Sebuah Tim
-
Satu Program, Seribu Panggung: Jejak Narasi MBG dalam Pidato Prabowo
-
Media Sosial vs Real Life: Hidup Sempurna di Feed, Berantakan di Dunia Nyata
-
Taruna Akmil Latih Sekolah Rakyat: Haruskah Militer Masuk Ranah Pendidikan?