Ndank Surahman Hartono eks gitaris Stinky yang melayangkan somasi ke Andre Taulany kini menyampaikan permohonan maaf. Ia meminta maaf pada masyarakat atas somasi kedua yang dilakukannya bersama sang kuasa hukum, Firdaus Oiwobo.
"Saya Ndank Surahman Hartono saat ini mau menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf kepada seluruh pemirsa di Indonesia atas langkah yang telah saya lakukan. Yaitu, langkah dalam somasi kedua bersama kuasa hukum saya saudara Firdaus," ungkap Ndank Surahman dilansir dari kanal YouTube Berita Indonesia Link pada Rabu (10/1/2024).
BACA JUGA: Nikita Mirzani Ngaku Hilang Selera Makan Gegara Lihat Poster Anies Baswedan, Netizen: Lebay
Ndank meluruskan soal tujuan somasi kedua yang dilayangkannya. Ia ingin somasi tersebut bisa menjembatani dirinya, Stinky, dan Andre Taulany untuk mediasi.
Hal itu tak lepas dari pembahasan mengenai direct license lagunya.
"Awal saya buat video pelarangan atau somasi tersebut bertujuan agar dapat bermediasi dan duduk bersama Andre Taulany dan teman-teman Stinky. Untuk membahas secara profesional terkait dengan direct license untuk lagu-lagu saya," kata pencipta lagu Mungkinkah ini.
Sayangnya, Ndank Surahman harus gigit jari lantaran video somasinya justru mendapat tanggapan berbeda. Maka dari itu, ia mencabut Firdaus Oiwobo sebagai kuasa hukumnya yang menangani somasi keduanya.
BACA JUGA: Pinkan Mambo Mulai Bosan Lihat Wajah Arya Khan, Ngaku Hubungan Intim Bisa 10 Kali Sehari
"Saya sebagai manusia biasa juga tak luput dari kesalahan dan saya segera menemui saudara Firdaus dan sudah berbicara baik-baik, saya sudah mencabut kuasa saya dari beliau. Saudara Firdaus tidak lagi menjadi kuasa hukum saya," ucap Ndank.
Mantan rekan band Andre Taulany tersebut juga menyampaikan permintaan maaf kepada lembaga AKSI berkaitan masalah somasinya.
"Saya juga menyampaikan dan meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada teman-teman AKSI (Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia). Saya sempat menemuai teman-teman AKSI dan mereka sudah memberikan saya saran dan cara yang sangat baik dan teratur sekali," pungkas Ndank Surahman.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Badan Usaha Beraset Triliunan: Konsep Koperasi di Buku Model BMI Syariah
-
Berburu Minyak Dunia: Mengapa Cadangan 'Jumbo' Kita Masih Terkubur?
-
Sepotong Senja untuk Pacarku: Cinta, Imajinasi, dan Realitas yang Terbentur
-
Dipuji Jangan Terbang, Dihina Jangan Tumbang:Seni Menjaga Diri di Tengah Tekanan
-
Minim Menit Bermain di Persija, Shayne Pattyanama Berpeluang Hengkang?
Artikel Terkait
Entertainment
-
Tayang Mei, Drakor Komedi Romantis My Royal Nemesis Rilis Jajaran Pemain
-
Syuting Minggu Depan, Ini Jajaran Pemain Drakor God Bless the Assemblyman
-
Sinopsis Sunsets Secrets Regrets, Drama China Terbaru Elvira Cai di iQiyi
-
Jisung NCT Buka Suara Usai Keluarnya Mark Lewat Surat untuk Hibur Penggemar
-
Kim Da Mi Pertimbangkan Bintangi Drakor Baru Berjudul The Obedient Killer
Terkini
-
Badan Usaha Beraset Triliunan: Konsep Koperasi di Buku Model BMI Syariah
-
Berburu Minyak Dunia: Mengapa Cadangan 'Jumbo' Kita Masih Terkubur?
-
Sepotong Senja untuk Pacarku: Cinta, Imajinasi, dan Realitas yang Terbentur
-
Dipuji Jangan Terbang, Dihina Jangan Tumbang:Seni Menjaga Diri di Tengah Tekanan
-
Minim Menit Bermain di Persija, Shayne Pattyanama Berpeluang Hengkang?