Deddy Corbuzier baru-baru ini mengungkapkan apabila pesannya meminta maaf ke Ganjar Pranowo tidak dibalas. Hal tersebut dibongkar Deddy secara blak-blakan dalam podcast bareng komika Fatih Andhika alias Ate.
Awalnya, Deddy Corbuzier mengatakan kalau enam capres-cawapres tidak mau hadir menjadi bintang tamu di podcastnya. Hanya Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang mau datang.
BACA JUGA: Kartika Putri Ngaku Bikin Tantangan Capres Ngaji Terinspirasi dari Presiden Turki
Suami Sabrina Chairunnisa tersebut lalu menyinggung mengenai keblunderan Ganjar Pranowo di acara Najwa Shihab. Ia pun membandingkan dengan kejadian ketika mantan Gubenur Jawa Tengah itu menjadi bintang tamu di podcastnya.
"Ya walaupun kalau di sini kalau blunder blunder sendiri. Kalau kayak Ganjar yang masalah MC di Najwa Shihab kan ditembak lagi sama Najwa. Kalau gue kan enggak gitu nembaknya, gue ketawain aja, jadi potongan," ungkap Deddy Corbuzier dalam kanal YouTubenya pada Rabu (24/1/2024).
Pria kelahiran 1976 tersebut kemudian mengungkit pernyataan Ganjar Pranowo blak-blakan mengaku pernah nonton film dewasa. Setelah masalah ini ramai menuai kritikan, ia mengirimkan pesan berisikan permintaan maaf ke Ganjar.
Sayangnya pesan itu tidak dibalas oleh Ganjar Pranowo.
BACA JUGA: Ditanya Soal Karier, Fuji Sebut Penghasilannya Lebih Besar dari Ngepet Ketimbang Bikin Konten TikTok
"Gue sempat chat Pak Ganjar tapi kayaknya nggak dibalas waktu itu. Gue chat Pak Ganjar awal-awal di nomor dia," ucap Deddy Corbuzier.
"Gue bilang 'Pak ingat nggak waktu itu...'. 'Pak maaf ya Pak'. Ingat enggak zaman itu masalah video boke* itu kan di gue. Gara-gara gue kan video boke*. Terus gue enggak enak dong," sambungnya.
Ate sambil bercanda merasa kalau masalah politik muncul memang gara-gara podcast Deddy Corbuzier.
"Sebenarnya perusak bangsa ini lu kayaknya ya. Lu sadar nggak? Permasalahan politik bangsa kita mulanya dari sini. Cak Imin blunder, Pak Ganjar diomongin video-video itu," kata Ate.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review Anime Mob Psycho 100 Season 2, Kekuatan Esper Bukanlah Segalanya
-
Ulasan Buku Terapi Luka Batin: Menemukan Kembali Diri Kita yang Belum Utuh
-
Dilema Tristan Gooijer: PSSI Ngebet Naturalisasi, tetapi Sang Pemain Cedera
-
Rilis Foto Pembacaan Naskah, Ini 5 Pemeran Drama Labor Attorney Noh Moo Jin
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Apakah Pria Harus Kaya untuk Dicintai?
Artikel Terkait
-
Cak Lontong Kehilangan Banyak Job Buntut Dukung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD Saat Pilpres
-
Ulasan Novel We Ate the Dark: Misteri di Balik Kematian Saudara Kembar
-
Jessica Iskandar Curhat Soal Kehidupannya Sambil Menangis : Aku Capek Banget
-
Kalina Oktarani Tak Terima Azka CorbuzierDihina, Diduga karena Video Nyanyi Bareng TNI
-
Lagi Heboh Kasus Rendang Hilang di Palembang, Deddy Coebuzier Malah Jadi Korban Prank Willie Salim
Entertainment
-
Rilis Foto Pembacaan Naskah, Ini 5 Pemeran Drama Labor Attorney Noh Moo Jin
-
Sinopsis Film Streaming, Mengulas Kasus Kriminal yang Belum Terpecahkan
-
Selamat! Ten NCT Raih Trofi Pertama Lagu Stunner di Program Musik The Show
-
Catat Tanggalnya! Kai EXO Bagikan Jadwal Teaser Comeback Album 'Wait On Me'
-
Kim Soo-hyun Gugat Ganti Rugi Rp135 Miliar kepada Keluarga Kim Sae-ron
Terkini
-
Review Anime Mob Psycho 100 Season 2, Kekuatan Esper Bukanlah Segalanya
-
Ulasan Buku Terapi Luka Batin: Menemukan Kembali Diri Kita yang Belum Utuh
-
Dilema Tristan Gooijer: PSSI Ngebet Naturalisasi, tetapi Sang Pemain Cedera
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Apakah Pria Harus Kaya untuk Dicintai?
-
Indonesia Krisis Inovasi: Mengapa Riset Selalu Jadi Korban?