NCT Dream kembali dengan episode terbaru dari konten variety show mereka bertajuk 7llin’ with Dream yang tayang pada Jum’at (22/3/2024).
Episode keempat sekaligus penutup rangkaian konten 7llin’ with Dream kali ini mengusung judul Come Over the Moonlight Up All Night.
Mengutip dari kanal YouTube NCT Dream, di episode pamungkas kali ini ketujuh member NCT Dream mengungkapkan perasaan mereka sekaligus unek-unek terhadap satu sama lain dengan cara yang unik.
Duduk bersama, tiap member akan maju ke depan dan duduk membelakangi member yang lain sembari menggunakan headphone. Sementara keenam member yang duduk di belakang akan mengungkapkan isi hati mereka menggunakan mikrofon pengubah suara.
Dengan begitu member yang mendengarkan curahan hati yang lain tidak akan mengetahui siapa yang tengah berbicara.
Dimulai dengan Mark sebagai anggota tertua sekaligus leader grup. Begitu ia duduk Mark langsung mendapat komplain dari Haechan soal kegiatan latihan mereka yang ketat. Di lain sisi, Renjun berterima kasih kepada dedikasi sang leader dan mengkhawatirkan kesehatannya.
Disusul dengan Haechan sebagai member kedua. Begitu ia duduk sejumlah ejekan dan komplain lucu dari para member langsung bermunculan. Seperti Jisung yang mengatakan cara makan Haechan yang lucu, hingga ia juga yang memuji vokal keren Haechan di album terbaru mereka.
Sama halnya dengan Haechan, Jeno juga mendapat komplain untuk mengurangi sisi logisnya. Hingga pengakuannya terhadap sikap Jisung yang terkadang membuat ia merasa malu.
Selanjutnya Jisung yang menggantikan posisi Jeno pun tak lepas dari komplain dari kakak-kakaknya. Mulai dari pertanyaan kapan ia tumbuh dewasa, hingga permintaan untuk berhenti membicarakan hal-hal di luar nalar.
Giliran Ranjun yang harus menambah kesabarannya ketika mereka membicarakan gaya rambutnya, hingga ia yang suka telat saat ada jadwal. Namun, Renjun mengungkapkan rasa sayangnya kepada semua member di akhir sesi.
Di lain sisi, Chenle hampir menangis karena terlalu banyak tertawa dengan curahan hati member. Terutama Haechan yang memujinya dengan kata-kata baik, hanya untuk meminta hadiah jam tangan mahal di akhir pesannya.
Terakhir, Jaemin mendapatkan sesi yang paling lama dibanding member yang lain. Tak hanya mereka mempertanyakan mengapa Jaemin selalu mengeluh seperti memiliki kehidupan yang sangat berat. Hingga para member yang bertengkar dan membela sifat unik yang ia miliki.
Di sepanjang video, meski saling komplain, para member tetap mengungkapkan kasih sayang mereka satu sama lain, dan menunjukkan kedekatan mereka.
Di akhir episode, NCT Dream menuliskan resolusi atau janji yang harus mereka tepati selama tahun 2024 ini.
Mulai dari berlibur bersama atau ngobrol bareng sambil minum-minum, menjaga kesehatan dan menghindari terluka, saling berbagi hadiah ulang tahun, dilarang membenci pertemuan grup rutin, makan berdua dengan masing-masing member, mengambil foto keluarga, dan terakhir untuk lebih mencintai penggemar.
Baca Juga
-
Bergenre Disko-Funk, NCT Dream Ajak Kita Berdansa Lewat Lagu Boogie Woogie
-
Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me
-
Hey, Somebody oleh Xiaojun WayV: Lagu Debut Solo Penuh Pesan Penyemangat
-
Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu
-
Melankolis! RIIZE Ungkap Kegalauan dan Kerinduan Mendalam di Lagu Insomnia
Artikel Terkait
Entertainment
-
Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU
-
Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween
-
Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki
-
Sinopsis Allen, Film Fiksi Ilmiah tentang Persahabatan Manusia dan Alien
-
Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV
Terkini
-
Perjalanan Futsal dan Konser Musik di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Tanpa Upah, Haruskah Kita Biarkan Relawan Berjuang dengan Uang Sendiri?
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
4 Moisturizer Berbahan Honey Extract Berikan Efek Hidrasi agar Wajah Lembap
-
Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?