Solois K-pop Jeon Somi akan meluncurkan brand kosmetik miliknya, GLYF, pada tanggal 2 April mendatang. Jeon Somi telah merilis website resmi dan memperkenalkan produk pertamanya, yaitu sebuah palet highlighter dengan 4 warna.
Sebelumnya pada bulan Januari, Jeon So Mi menyampaikan, “Saya ingin membuat highlighter idola sempurna yang juga dapat digunakan sehari-hari.”
Setelah mendengar kabar tersebut, banyak penggemar Jeon Somi yang mengungkapkan kegembiraannya. Mereka mengklaim produknya tidak akan mengecewakan mengingat latar belakang sang idola sebagai penggila fashion dan kecantikan.
Namun, sayangnya, banyak netizen dan penggemar K-pop yang tidak menyambut baik kabar tersebut, bahkan menyerukan aksi boikot terhadap produk kosmetik milik Jeon Somi.
Pertama, mereka mengeluh bahwa palet highlighter tersebut dibanderol dengan harga yang terlalu mahal. Sebagai brand pendatang baru, produk Jeon Somi dijual seharga 43.000 won (sekitar Rp507 ribu).
Para pecinta make up mempertimbangkan bahwa mereka lebih suka membeli produk yang sama dari merek yang sudah teruji. Netizen bahkan mengatakan bahwa mereka lebih baik berinvestasi dengan membeli palet highlighter yang mewah seperti Dior atau Chanel.
Selain itu, netizen juga mengkritik kemasan kosmetik Jeon Somi yang mirip dengan produk yang bisa dibeli dengan harga lebih murah di Daiso.
Kedua, penggemar internasional juga menyerukan boikot, menuduh Jeon Somi sebagai "Zionis" atau orang yang menunjukkan dukungan kepada Israel.
Baru-baru ini, Jeon Somi mendapat reaksi keras karena mempromosikan Starbucks melalui TikTok, yang masuk dalam daftar produk yang diboikot sebagai aksi dukungan terhadap Palestina.
Meski telah menghapus video TikTok tersebut, pelantun lagu 'Fast Forward' tersebut terus menerima kritik karena tidak memberikan permintaan maaf yang pantas terkait tindakannya.
Sementara itu, Jeon Somi memperkenalkan brand kosmetiknya dalam wawancara dengan majalah Allure dan menceritakan proses pembuatan produk dan mereknya, mulai dari penulisan pengembangan produk, desain kemasan, dan website.
"GLYF diciptakan dengan inspirasi dari hieroglif kuno, mesin terbang. Seperti hieroglif kuno dengan bentuk dan makna yang berbeda, saya menafsirkan kosmetik saya dengan cara saya sendiri dan mengekspresikan keindahan yang dimiliki setiap orang," ungkap Jeon Somi seperti dikutip dari KpopStarz (28/3/2024).
Bagaimana menurutmu?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Satu Program, Seribu Panggung: Jejak Narasi MBG dalam Pidato Prabowo
-
Ulasan Uncle Samsik: Potret Korea Selatan di Ambang Krisis Politik 1960
-
Paradoks Stockdale: Cara Jaga Kewarasan di Negara yang Penuh Kejutan
-
Prabowo Bangga Polri Kelola 1.000 SPPG: Ke Mana Arah Peran Kepolisian?
-
Ulasan CEO-dol Mart: Aksi Kocak Lima Mantan Idol Mengelola Supermarket
Artikel Terkait
-
Heboh Starbucks Dibagikan sebagai Takjil Berbuka Puasa, Gak Jadi Diboikot?
-
Di Tengah Isu Boikot, McDonald's Sri Lanka Resmi Bangkrut
-
Unilever Lakukan PHK 7.500 Karyawan
-
Pesan untuk Jodoh di Masa Depan dalam Lagu Jeon Somi Bertajuk "Fast Forward"
-
Umat Muslim Wajib Tahu! Ini 10 Produk Terafiliasi Pro Israel, YMKI: Wajib Boikot
Entertainment
-
Sinopsis Film Sihir Tanah Kubur: Teror Mistis Menggugat Iman dan Keluarga
-
Elite Force Tayang 22 Juli, Serial Netflix Angkat Operasi Antiteror GIGN
-
Ada Jakarta! T.O.P Rilis Jadwal Tur Fan Meeting Asia, T.O.P PRE-STUDIO 2026
-
Nami Jadi Model Sepatu? Intip Bocoran Cerita Unik di 'One Piece: Heroines' yang Tayang di Netflix
-
Publik Kecewa, Sutradara Tolak Mentay-Mentah Ide Garap Sekuel Ratatouille
Terkini
-
Tim Favorit Justru Paling Tertekan di Piala Dunia 2026, Benarkah?
-
Di Balik Ban Kapten, Ada Sisi Psikologi yang Menentukan Nasib Sebuah Tim
-
Satu Program, Seribu Panggung: Jejak Narasi MBG dalam Pidato Prabowo
-
Media Sosial vs Real Life: Hidup Sempurna di Feed, Berantakan di Dunia Nyata
-
Taruna Akmil Latih Sekolah Rakyat: Haruskah Militer Masuk Ranah Pendidikan?