Ustaz Adi Hidayat masih hangat diperbincangkan, terutama oleh sebagian publik yang tidak setuju terhadap pendapat sang ustaz soal hukum musik. Bahkan, ulama muda asal Pandeglang tersebut sampai dikafirkan oleh sebagian oknum yang menghukumi musik haram.
Dalam keterangannya, seperti dikutip dari laman Suara.com pada Rabu (15/5/2024), Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa oknum yang mengkafirkannya sengaja memelintir pernyataan sang ustaz sehingga seolah-olah ia menyebut ada ayat al-Quran yang terang-terangan menghalalkan musik.
Pria yang kerap dipanggil UAH itu, menjelaskan bahwa yang ia sampaikan, yakni ada 3 sikap ulama fikih dalam menghukumi musik. Pertama, menghalalkan mutlak. Kedua, menghalalkan dengan syarat. Dan ketiga, menjauhi musik seutuhnya.
UAH menghargai beberapa ulama yang menghalalkan musik atas beberapa syarat dan pertimbangan. Namun, secara pribadi ia berusaha untuk menghindari musik.
"Sikap saya jelas, saya menjauhi musik, saya tidak suka musik, hanya pendapat ulama seperti ini," ucap UAH dalam ceramahnya, dikutip Rabu (15/5/2024).
βYang mengharamkan ini dalilnya, ini turunannya. Kemudian yang membolehkan seperti ini, yang mutlak langsung saya tolak. Yang ketiga dibolehkan dengan catatan, saya jelaskan begini-begini,β imbuh UAH.
Ceramah Ustaz Adi Hidayat yang dinilai menghalalkan musik dalam ajaran Islam ini menuai pro dan kontra, termasuk dari kalangan para pendakwah sendiri.
Salah satu pendakwah yang juga mengkritik pedas ceramah Ustaz Adi Hidayat adalah Ustaz Muflih Safitra. Menurutnya, argumentasi yang dipakai UAH seringnya dipaksakan.
Padahal, video ceramah yang memicu kontroversi sudah dipotong dan disunting sehingga pesan yang dimaksud tidak tersampaikan dengan baik.
Sementara oknum yang memberi label 'kafir' ke sang ustaz ini, terungkap di media sosial Facebook.
"Telah tegak hujjah bahwasanya ngustaz Adi Hidayat telah kufur atas beberapa poin," tulis seorang pengguna Facebook, sebagaimana petikan dari Suara.com, Rabu (15/5/2024).
Akun tersebut memandang bahwa UAH menghalalkan musik dan seolah-olah menyebut bahwa ada ayat al-Quran yang menghalalkan musik.
Saat merespon hujatan tersebut, UAH tak membawa pusing dan menegaskan ia tak pernah menghalalkan musik. Ia hanya menegaskan bahwa ada beberapa ulama yang menghalalkan secara mutlak dan beberapa karena syarat tertentu.
Sebagai tambahan informasi, Ustaz Adi Hidayat lahir di Pandeglang, Banten, pada 11 September 1984, dari pasangan Warso Supeno dan Hj. Rafiah Akhyar. Ia memiliki gelar Lc., MA.
Setelah menyelesaikan studi di UIN Syarif Hidayatullah pada tahun 2005, Ustaz Adi Hidayat melanjutkan pendidikan di Kulliya Dakwah Islamiyyah di Tripoli, Libya. Di sana, ia mendalami berbagai disiplin ilmu agama Islam seperti al-Quran, Hadis, Fiqh, Ushul Fiqh, Tarikh, Lughah, dan lainnya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ngopi di Tarkam Ledokombo: Ketika Tawa, Asap Kopi, dan Jalan Raya Menjadi Satu Cerita
-
Sungai di Belakang Rumah dan Hilangnya Kesadaran Masyarakat Terhadap Sampah
-
Realme Buds Air 8 Pro Resmi Hadir: TWS Flagship Baru dengan ANC 55 dB dan Baterai 50 Jam
-
Xiaomi 17T Debut Global pada 28 Mei 2026, Kapan Masuk Indonesia dan Berapa Harganya?
-
4 Rekomendasi HP Rp3 Jutaan Paling Worth It Terbaru 2026: Spek Kencang, Fitur Melimpah
Artikel Terkait
-
Adu Pendidikan Ustaz Adi Hidayat vs Ustaz Muflih Safitra: Sesama Lulusan Luar Negeri, Beda Pendapat Soal Hukum Musik
-
Sama-sama Bela Ustaz Adi Hidayat, Intip Pendidikan Ifan Seventeen dan Arie Untung yang Lulus dari Universitas Ternama
-
Sosok Ustaz Adi Hidayat, Pendakwah yang Disebut Kafir Usai Nyatakan Musik Halal Dalam Islam
-
Beda dari Uki yang Yakini Musik Haram, Sakti Eks Sheila On 7 Tetap Bermusik Meski Sudah Hijrah Sejak Lama
-
Cek Kekayaan Ustaz Adi Hidayat, Pendakwah Dikafirkan Sesama Muslim Gegara Hukum Musik
Entertainment
-
Rayakan 10 Tahun Debut, I.O.I Ungkap Rindu Mendalam di Lagu Baru 'Suddenly'
-
Anime Maebashi Witches Resmi Dapat Film Kompilasi, Tayang Musim Gugur 2026
-
Ada Hokum dan Pegasus 3, Intip 5 Film di Bioskop untuk Sambut Libur Panjang
-
Sinopsis The Kill List, Film Sejarah tentang Kudeta Berdarah Era Joseon
-
A Shop for Killers 2 Siap Tayang Juli, Jeong Ji An jadi CEO Baru Murthehelp
Terkini
-
Ngopi di Tarkam Ledokombo: Ketika Tawa, Asap Kopi, dan Jalan Raya Menjadi Satu Cerita
-
Review Jujur Almaz Fried Chicken Kediri: Ayam Goreng Arab dengan Rempah yang Nendang!
-
Daredevil: Born Again Season 1, Sajikan Tema Keadian dan Korupsi Kekuasaan!
-
Pemimpin Karismatik: Ketika Kata-kata Bisa Menggerakkan Banyak Orang
-
Novel Hilang di Wonju, Teror Pembunuhan Saputangan dan Misteri Angka Tujuh