Banyak wanita yang mudah terbuai dengan mulut manis pria. Maka ketika disakiti, mereka baru merasa kecewa dan sakit hati. Begitulah kira-kira pesan yang ingin disampaikan Anneth Delliecia lewat singel terbarunya yang bertajuk "Pandai Bicara".
Lagu pop balada ini Anneth rilis pada Kamis (16/5/2024) di Spotify, sementara video musiknya baru diunggah pada hari ini di kanal YouTube HITS Records.
Ditulis oleh Anneth sendiri, singel pertamanya pada tahun 2024 ini berkisah tentang sebuah bentuk kekecewaan yang dirasakan seseorang. Ia telah mencintai pasangannya, tetapi berujung sakit hati dan akhirnya menyadari bahwa ia dilukai orang yang salah.
Dari liriknya juga tergambar bahwa kekasih yang menyakitinya ini memiliki daya tarik 'pandai bicara' dengan mengumbar janji dan kata cinta, sehingga ia menyadari kalau sang kekasih hanya bohong selama ini.
Kembali bikin galau, singel "Pandai Bicara" mendapat sambutan positif dari penggemar. Mereka pun berharap lagu Anneth kali ini bisa sukses di pasaran.
"Best Anneth. Lagu dan liriknya keren, i like. Sukses terus ya cantik," tulis akun @gra***.
"Klimaksnya keren. Semoga sukses ya Anneth lagunya, didengerin banyak orang," kata akun @wil***.
"Congrats cantiknya aku. Semoga booming ya single terbarunya. Aamiin," tambah akun @ary***.
Sekilass tentang perjalanan karier Anneth
Keluar sebagai juara Indonesian idol Junior musim ketiga, Anneth Delliecia memulai kariernya di industri hiburan. Di bawah naungan Starmedia Nusantara dan Rans Music, ia menelurkan singel hits "Mungkin Hari Ini Esok Atau Nanti" pada tahun 2020.
Tak disangka, singel pertama Anneth sebagai solois ini berhasil booming, merajai tangga lagu di Indonesia dan Malaysia. Berkat lagu ini pula, Anneth memenangkan piala AMI kategori Pendatang Baru Terbaik-Terbaik dan piala Mnet Asian Music Awards 2021 sebagai Best Asian Artist Indonesia.
Kesuksesan lagu ini juga membuat Anneth lebih semangat merilis karya-karya selanjutnya. Pada tahun 2022, artis berdarah Batak-Manado ini menelurkan album perdana bertajuk And the Story Begins. Ia menjadi jebolan Indonesian Idol Junior pertama yang memiliki album studio.
Anneth juga merambah karier ke dunia seni peran. Hingga kini, ia tercatat membintangi tiga film termasuk dua film Kau & Dia yang tayang di MAXstream.
Tak banyak yang tahu, perempuan kelahiran 2005 ini telah menyambangi Jepang untuk promosi di sana. Kedatangannya ke sana dalam rangka promosi lagu "Wish You Were Here", versi bahasa Jepang dari "Mungkin Hari Ini Esok Atau Nanti".
Semoga saja lagu "Pandai Bicara" bisa menyusul kesuksesan dari singel debut Anneth, ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
4 Grup Indonesia Ini Layak Terkenal seperti no na, Ada yang Kamu Tahu?
-
Alasan Serial 'Di Luar Nurul' Viral, Pemeran Utamanya Cocok Banget!
-
Perjalanan Karier Boy Group UN1TY, Kini Ganti Nama Jadi CHNCE
-
Fakta Menarik Serial 'Algojo', Arya Saloka Akting Jadi Pembunuh
-
3 Serial yang Dibintangi Arya Saloka, 'Algojo' Teranyar!
Artikel Terkait
-
Sudah Didengar Jutaan Kali, Lagu Aaliyah Massaid Mendadak Jadi Omongan: Baru Sadar Penyanyinya Dia
-
Lalali SEVENTEEN: Lagu Savage yang Mengajakmu Fokus pada Prioritas Hidup
-
3 Rekomendasi Lagu Upbeat Yura Yunita, Liriknya Bikin Semangat!
-
Memahami Pesan bahwa Dirimu Berharga dalam Lagu BTS 'Mikrokosmos'
-
Kaleb J Rilis Single Terbaru Melepaskanmu', Kisahkan Beratnya Melepaskan Sosok Tercinta
Entertainment
-
Animals Tayang 9 Oktober di Netflix, Ben Affleck Terjebak Kasus Penculikan
-
Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix
-
Sinopsis Vibe, Film India yang Dibintangi Kunal Kemmu dan Preity Zinta
-
Manga The Failure at God School Karya Natsu Hyuga Resmi Diadaptasi Anime TV
-
Stop Burnout! Soyeon i-dle Pilih Resign di Lagu Terbaru, I'm gonna TOESA
Terkini
-
Badai Datang, Rumah Terancam: Perjuangan Tikus Kecil di The Outermost Mouse
-
Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?
-
Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif
-
Wake Me Up When September Ends
-
Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory