Istilah dream pop telah muncul sekitar akhir tahun 80-an hingga awal 90-an yang digunakan untuk merujuk pada musik-musik dengan vokal halus dan tipis serta instrumental yang disajikan dengan menambahkan efek-efek seperti chorus, reverb, dan delay untuk menciptakan atmosfir suara yang samar-samar membasuh telinga.
Berbeda dengan genre-genre musik lainnya, musik dream pop tidak persis bernuansa gembira ataupun sedih, namun cenderung meninggalkan kesan sureal terhadap pendengar. Seperti namanya, musik dream pop membuat pendengar seperti berada di dalam mimpi.
Sudah siap untuk berkenalan dengan genre dream pop lewat lima album dream pop yang sebentar lagi akan menemanimu?
1. The Moon and the Melodies - Cocteau Twins (ft. Harold Budd)
The Moon and The Melodies merupakan album kolaborasi Cocteau Twins dengan musisi-komposer ambient Harold Budd yang dirilis pada tahun 1986. Track pembuka Sea Swallow Me yang merupakan salah satu lagu populer dari Cocteau Twins ini merupakan hasil perpaduan dari elemen musik ambient Harold Budd dengan manifestasi sonik Cocteau Twins yang memiliki tendensi untuk menyalurkan arti atau konsep lewat suara daripada lirik.
Tendensi ini mungkin bisa menjadi penjelasan yang masuk akal terhadap ciri khas Cocteau Twins, yaitu liriknya yang selalu terdengar samar dan tersusun dari kata-kata yang cenderung acak namun terdengar indah saat dinyanyikan. The Moon and The Melodies merupakan album yang menyuguhkan pengalaman akan ‘warna' musik dream pop kepada pendengarnya.
2. So Tonight That I Might See - Mazzy Star
Album kedua dari band Mazzy Star yang rilis tiga tahun setelah album debut She Hangs Brightly (1990), So Tonight That I Might See terbilang album yang paling krusial dari band Mazzy Star. Hope Sandoval dengan vokalnya yang sempurna untuk genre dream pop dipadu dengan lirik-lirik yang ‘yearning’ atau penuh kerinduan dan instrumental minimalis yang membalut album ini menjadi salah satu album dream pop yang tidak boleh kamu lewatkan.
3. Blow - Swallow
Band yang beranggotakan Mike Mason dan Louise Trehy ini hanya merilis dua album, salah satunya berjudul Blow yang rilis pada tahun 1992. Lagu-lagu di dalam album ini seperti Tastes Like Honey, terkesan ringan namun atmospheric. Blow menjadi jejak yang membuktikan bahwa Swallow pantas mendapat apresiasi atas kontribusi terhadap scene musik dream pop di awal tahun 90-an.
4. Bloweyelashwish - Lovesliescrushing
Begitu mendengarkan album Bloweyelashwish yang dirilis oleh band Loveliescrushing pada tahun 1993, kamu akan merasa seperti serpihan lembut kristal memasuki telingamu. Cara penulisan judul album Bloweyelashwish yang tanpa spasi dan tanpa huruf kapital seakan memberi petunjuk akan tekstur dari album ini yang terdistorsi dan samar-samar namun kaya akan melodi yang cantik.
5. Depression Cherry - Beach House
Band yang kembali menghidupkan eksistensi musik dream pop ini telah merilis album sejak tahun 2006 namun tampak mencapai puncak popularitasnya lewat album Depression Cherry yang dirilis tahun 2015. Seperti namanya, Depression Cherry adalah melankolia manis yang mewujud dalam bentuk lagu-lagu seperti Levitation dan Space Song.
Nah, sekarang ambil headphone-mu dan bersiap masuk ke dunia mimpi bersama lima album ini, sudah siap?
Baca Juga
Artikel Terkait
-
"to: the future you", Hadiah Valentine Manis dari Verenathania
-
Ceria dan Penuh Warna, NCT Wish Bagikan Jadwal Teaser Mini Album 'Poppop'
-
RIIZE Dipastikan Comeback dengan Album Penuh Perdana pada Mei
-
Masuki Era Baru, STAYC Tampilkan Jati Diri yang Kuat di Lagu Terbaru BEBE
-
Pengembang Fortune's Run Dipenjara 3 Tahun, Masa Depan Game Terancam!
Entertainment
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Liga Film Lebaran Geger! 'Pabrik Gula' Tak Terbendung, Norma Terpeleset?
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup
-
Ada Romcom Hingga Fantasi, 8 Drama Korea yang Tayang di Bulan April
-
Kai EXO 'Adult Swim', Menyelam dalam Perasaan Cinta Tanpa Rasa Takut
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?
-
Sate Padang Bundo Kanduang, Rasa Asli Minangkabau yang Menggoda Selera