Pada tanggal 7 Agustus, sebuah trailer terbaru untuk drama Korea 'Queen Woo' telah dirilis. Trailer ditayangkan untuk memberi tahu penonton tentang cuplikan dari drama ini dan bertujuan untuk meningkatkan antusiasme penonoton melalui potongan alur cerita serta konfliknya.
Namun sayangnya, trailer untuk drama tersebut justru menuai kritikan. Hal ini karena drama Korea 'Queen Woo' dinilai terlalu kuat budaya Tiongkok dari pada budaya Korea.
Kostum para pemerannya memiliki tampilan Tiongkok yang lebih kuat dibandingkan hanbok tradisional. Selain itu, secara khusus, disebutkan bahwa topi resmi untuk peran Eulpaso yang diperankan oleh Kim Moo Yeol, mirip dengan drama sejarah Tiongkok.
Memang latar waktu untuk drama 'Queen Woo' memiliki masa di mana budaya Tiongkok masih kuat memengaruhi karena terjadinya perang serta perebutan wilayah. Namun sebenarnya ada beberapa detail yang akhirnya membedakan antara pakaian Tiongkok dan Korea.
Tentunya ini membawa kekhawatiran bagi tim produksi, staf, dan aktris yang terlibat. Karena hal semacam ini pernah terjadi untuk drama 'Joseon Exorcist'. Dianggap mendistorsi sejarah karena terlalu Tiongkok, drama tersebut batal tayang dan hanya sempat menyiarkan 2 episode.
Mengutip OSEN pada Kamis (8/8/2024), tim produksi drama orisinal TVING 'Queen Woo' menyatakan posisi resminya untuk menanggapi kontroversi penelitian sejarah yang muncul hari itu. Mereka mengatakan, "Drama Korea 'Queen Woo' adalah drama sejarah yang dibuat ulang berdasarkan karakter yang ada dalam sejarah."
Dia melanjutkan, "Kami menerima saran dari para ahli berdasarkan literatur dan catatan sejarah relevan yang dapat diverifikasi. Kami tidak membuat drama berdasarkan imajinasi kami untuk mengekspresikan masa-masa yang tidak ada catatan (sejarahnya) sebagai drama."
Tim produksi terus meyakini bahwa drama ini tidak mendistorsi sejarah dan meminta pemirsa menantikannya, "Silakan nantikan konten unik yang disebut 'aksi kejar-kejaran' drama sejarah."
Drama Korea 'Queen Woo' adalah drama sejarah aksi kejar-kejaran di mana Ratu Woo, yang menjadi incaran lima suku yang mencari kekuasaan dan pangeran yang mencari takhta setelah kematian mendadak raja. Ia berjuang sendirian untuk bertahan dan mengangkat raja baru dalam waktu 24 jam.
Sederet aktor berbakat akan membintangi drama ini. Seperti Jeon Jong Seo, Kim Moo Yeol, Jeong Yu Mi, Lee Soo Hyuk, Park Ji Hwan, dan Ji Chang Wook muncul. Selengkapnya berikut adalah trailer untuk drama Korea 'Queen Woo'.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Rilis Teaser Perdana, Drama Korea 'Crushology 101' Siap Tayang April 2025
-
Jadi Comeback Seo Kang Joon, Drama Undercover High School Raih Popularitas
-
Rating Merosost, Gong Hyo Jin Ungkap Pemikiran Ending When the Stars Gossip
-
Tayang April, Kim Hye Ja dapat Hadiah dari Surga di Drama Korea 'Heavenly Ever After'
-
Sidang Usai, Yoo Ah In Comeback Lewat Film 'The Match' dengan Lee Byung Hun
Artikel Terkait
-
Jadi Atlet Menembak, Ini Detail Karakter Kim So Hyun dalam Drama Good Boy
-
Tersisa 2 Episode, Ini 4 Hal yang Harus Terjawab di Serendipity's Embrace
-
Kim Se Jeong Comeback! Ini Sinopsis dan Jadwal Tayang Drama Drunken Romance
-
5 Kalimat Kang Hoo Young di 'Serendipity's Embrace' Sukses Buat Penonton Berdebar
-
Siap-Siap Baper! Yoon Bak dan Park Sojin Menikah karena Perjodohan dalam Cinderella at 2 AM
Entertainment
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
ATEEZ Raih Grand Prize, Intip Daftar Pemenang Seoul Music Awards ke-35
-
Chainsaw Man Rilis Teaser Anime Assassins Arc dan Umumkan Game Mobile Baru
-
Anime Super Psychic Policeman Chojo Ungkap Karakter Utama, Tayang Oktober
-
Baru! Grammy Awards Tambah Kategori Best Asian Pop Music Mulai 2027
Terkini
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Gaya Bahasa Jakselan di Kampus yang Bikin Logika Bahasa Baku Jadi Korban