New Thitipoom merupakan aktor Thailand yang berada di bawah naungan GMMTV. Pria kelahiran 30 Januari 1993 itu mengawali debut aktingnya dengan berperan dalam drama Room Alone tahun 2014. Kini, ia pun telah membintangi sejumlah drama dan film Thailand beragam genre.
Drama terbarunya berjudul Peaceful Property akan tayang perdana pada 28 Agustus 2024 mendatang. Termasuk Peaceful Property, berikut tiga drama Thailand yang dibintangi oleh New Thitipoom.
1. Put Your Head on My Shoulder (2021)
Put Your Head on My Shoulder berkisah tentang Prapai (Kaimuk Nilawan Iamchuasawad), seorang lulusan akutansi yang bermimpi bekerja di sebuah biro iklan. Kemudian, ia bertemu dengan Pupaa (New Thitipoom) yang merupakan mahasiswa fisika berbakat. Banyak cerita lucu yang terjadi di antara mereka.
Prapai dan Pupaa yang kerap menghabiskan waktu bersama itu perlahan-lahan mulai menyelami hati masing-masing. Mereka mengesampingkan prasangka, saling menyemangati dan sama-sama mengatasi kesulitan dalam hubungan hingga akhirnya menemukan arah baru dalam karier.
2. Desirable Flowers (2022)
Desirable Flowers berkisah tentang Boonpharet (New Thitipoom), seorang pengacara muda yang berbakat. Dia menangani sebuah kasus mewakili Pongdanai (Push Puttichai Kasetsin), saudara tirinya yang tukang selingkuh.
Kemudian, ada Chitsamai (Pim Pimprapa), pengacara magang yang disukai Pongdanai. Setelah mengetahui kebenaran tentang Pongdanai, Chitsamai memutuskan untuk melawannya dengan mewakili sahabat Boonpharet untuk mengajukan gugatan cerai.
3. Peaceful Property (2024)
Peaceful Property berkisah tentang Home (New Thitipoom), seorang pewaris keluarga Thailand yang kaya raya. Home mendapat warisan properti berhantu dari kakeknya sehingga tidak dapat dijual. Lalu, ada koki terampil bernama Peach (Tay Tawan Vihokratana) yang kehidupannya berubah drastis setelah mengalami kecelakaan. Setelah pulih, ia memiliki kemampuan untuk melihat roh dan lubang di rumah.
Hal tersebut membuat Pangpang (Jan Ployshompoo Supasap), saudara perempuannya yang gila TikTok menjadi kesal. Suatu hari, Peach pergi ke pesta pindah rumah yang penuh dengan hantu dan TikTok Pangpang di acara tersebut langsung menjadi viral. Home sangat marah saat melihat klip tersebut. Lalu, ia dan pengacara Kan (Mook Worranit Thawornwong) bertemu dengan Peach. Home menekan Peach untuk bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukannya dengan mengusir roh jahat di tempat itu.
Itulah tiga rekomendasi drama Thailand yang dibintangi New Thitipoom. Selamat menyaksikan!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki
-
Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV
-
Sinopsis Eugenia, Drama Misteri Jepang Terbaru Kishii Yukino dan Kiryu Mai
-
Sinopsis Nayyi Navelli, Film Fantasi India yang Dibintangi Yami Gautam
-
Sinopsis Udta Teer, Film Dibintangi Ayushmann Khurrana dan Sara Ali Khan
Artikel Terkait
-
New Thitipoom Bintangi Lakorn Horor dengan Bua Nalinthip, Tentang Santet!
-
3 Fakta Drama Cherry Magic, Proyek Terbaru Tay Tawan dan New Thitipoom
-
Sinopsis Drama Thailand The Wrap Effect: Terbangun di Masa Depan dengan Jati Diri Berbeda!
-
Kegigihan Artis Thailand yang Fokus Pendidikan Jadi Sorotan, Ini Kata Publik
-
Intip Meriahnya Anniversary ke-4 Polca, Fans Club Tay Tawan dan New Thitipoom
Entertainment
-
Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU
-
Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween
-
Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki
-
Sinopsis Allen, Film Fiksi Ilmiah tentang Persahabatan Manusia dan Alien
-
Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV
Terkini
-
Perjalanan Futsal dan Konser Musik di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Tanpa Upah, Haruskah Kita Biarkan Relawan Berjuang dengan Uang Sendiri?
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
4 Moisturizer Berbahan Honey Extract Berikan Efek Hidrasi agar Wajah Lembap
-
Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?