Film Orphan 3 resmi memulai proses syuting di Budapest, Hungaria. Tim produksi membagikan foto clapperboard yang menandai dimulainya pengambilan adegan, sekaligus mengungkap judul baru untuk film ini, yaitu Orphans.
Dalam clapperboard itu juga dikonfirmasi bahwa William Brent Bell kembali duduk di kursi sutradara, dengan Maxime Alexander sebagai sinematografer.
Orphans akan menjadi sekuel langsung dari film pertama Orphan yang dirilsi pada tahun 2009. Menurut laporan yang beredar, kisah yang diangkat berfokus pada seorang penipu kejam menargetkan keluarga kaya di Eropa.
Namun rencananya yang telah tersusun rapi berubah drastis ketika seseorang menemukan masa lalunya yang kelam dan bertekad membongkar identitas aslinya.
Pada Desember 2023, William Brent Bell mengonfirmasi kepada film ketiga Orphan (2009) tengah dikembangkan secara aktif, dengan Isabelle Fuhrman kembali memerankan karakter utamanya.
Film ini secara resmi mendapatkan lampu hijau pada November 2024. Pada Mei 2025, Isabelle Fuhrman memberi bocoran bahwa David Coggeshall masih berada di tahap awal penulisan naskah.
Ia sangat antusias untuk kembali dalam proyek ini setelah merasakan dukungan besar dari para penggemar di konvensi horor pertamanya beberapa pekan sebelum wawancara berlangsung.
Film Orphan 3 akan diproduksi oleh Dark Castle Entertainment bersama Alex Mace dari Gnosis Films, sementara David Leslie Johnson-McGoldrick menjadi produser eksekutif, dan Lionsgate akan menangani distribusi internasionalnya.
“Dark Castle sangat antusias mengumumkan bab menegangkan berikutnya dalam saga Orphan. Dengan kesuksesan dua film sebelumnya dan alur cerita baru yang tak kalah mendebarkan, kami yakin Orphan 3 akan menjadi tontonan wajib bagi para penggemar lama maupun penonton baru.” kata Norman Golightly selaku Co-CEO Dark Castle Entertainment, dikutip pada Senin (10/11/2025).
Film Orphan pertama disutradarai oleh Jaume Collet-Serra dengan naskah karya David Leslie Johnson. Ceritanya mengikuti sepasang suami istri yang mengadopsi seorang gadis berusia sembilan tahun, yang ternyata jauh dari sosok polos seperti yang terlihat.
Sementara film prekuel yang berjudul Orphan: First Kill rilis pada 2022 dengan menyoroti kisah masa muda Esther saat ia melarikan diri dari fasilitas psikiatri di Estonia dan berpura-pura menjadi putri yang hilang dari sebuah keluarga kaya di Amerika.
Film Orphan pertama sukses besar di box office dengan pendapatan global mencapai US$78,7 juta dari bujet sekitar US$20 juta atau hampir empat kali lipat modal produksinya.
Orphan: First Kill meraih pendapatan US$45,5 juta dengan bujet produksinya yang hanya sekitar US$10 juta. Secara keseluruhan, waralaba Orphan kini telah meraup lebih dari US$120 juta di seluruh dunia.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Netflix Rilis Trailer The Gentlemen Season 2, Siap Tayang 3 September
-
Dibintangi Margaret Qualley, Remake Film Possession Tayang Juni 2027
-
Dituding Palsukan Kehamilan, Anne Hathaway Beri Balasan Menohok
-
3 Hari Tayang, Film The Last House Melesat Puncaki Top 10 Netflix Global
-
Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James
Artikel Terkait
-
Pro Kontra Film "Timur" Iko Uwais: Antara Tuduhan Propaganda dan Apresiasi Seni Laga
-
Belajar Hidup Sederhana Lewat Film Keluarga Super Irit
-
Alasan Personal Ernest Prakasa Banting Setir Jadi Sutradara Film
-
Abimana Aryasatya Sindir 'Penyakit Lama' Industri Film Indonesia
-
Sentilan Oka Antara Buat Aktor Kebanyakan Improvisasi
Entertainment
-
Anime Shin Oishinbo Ungkap Tiga Pengisi Suara Utama Jelang Tayang 2027
-
Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!
-
Didukung Kai EXO, Atlet Ini Tepati Janjinya Raih Emas Asian Games 2026
-
Sinopsis The Vvaan, Film Terbaru Tamannaah Bhatia dan Sidharth Malhotra
-
Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award
Terkini
-
Deindustrialisasi Dini: Industri Tumbuh, tetapi Lapangan Kerja Menyusut
-
5 Brightening Moisturizer di Bawah 50 Ribu, Wajah Kusam Jadi Lebih Glowing!
-
Bedah Lirik 'Pertiwi' Yura Yunita: Sindiran Keras Buat Penguasa yang Berpesta Tanpa Empati!
-
Hidup Penuh Drama Demi Validasi? Kenali Beda 'Self-Appreciation' dan Main Character Syndrome
-
Review Drama Cases Between Us, Memecahkan Kasus Kejahatan di Era Republik