Nama Ari Lasso kembali menjadi perbincangan publik setelah terseret isu perselingkuhan yang ramai di media sosial.
Kali ini, musisi senior tersebut memilih untuk tidak berlama-lama membiarkan spekulasi berkembang liar.
Alih-alih terpancing emosi, Ari mengambil langkah tegas dengan menyerahkan persoalan ini ke jalur hukum.
Keputusan tersebut diambil Ari Lasso sebagai respons atas tantangan dari Ade Tya alias AD, yang merasa dirugikan akibat tudingan perselingkuhan yang sempat dilontarkan Dearly Djoshua, kekasih Ari.
Ari Lasso Prihatin Polemik Muncul di Tengah Duka Nasional
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa, 16 Desember 2025, pelantun lagu Hampa itu menyampaikan keprihatinannya atas kegaduhan yang justru muncul di saat Indonesia tengah berduka akibat bencana alam di Sumatra.
"Tak pantas rasanya," tulis Ari Lasso singkat namun penuh makna.
Pernyataan tersebut menjadi penanda bahwa Ari ingin persoalan ini disikapi secara lebih dewasa dan proporsional, tanpa memperkeruh suasana publik.
Tunjuk Hendarsam Marantoko sebagai Kuasa Hukum
Demi membawa persoalan ke jalur yang dianggap paling tepat, Ari Lasso resmi menunjuk kuasa hukum untuk mewakilinya.
Ia mempercayakan penanganan kasus ini kepada Hendarsam Marantoko dari HMP Law Firm, yang juga merupakan sahabat lamanya.
"Untuk itu, setelah diskusi singkat, saya menunjuk Kuasa Hukum, sahabat lama saya di Gerindra, yaitu Sdr. Hendarsam Marantoko dr HMP Law Firm. Untuk mengambil alih gaduh ini di jalur yang tepat seperti permintaan saudari AD," tegasnya.
Dengan langkah tersebut, Ari menegaskan bahwa ia siap menghadapi tudingan yang beredar secara serius dan bertanggung jawab.
Persilakan Kedua Pihak Berkomunikasi Lewat Jalur Hukum
Tak berhenti di situ, Ari Lasso juga membuka ruang komunikasi antar tim hukum. Ia mempersilakan kuasa hukum dari kedua belah pihak untuk segera berkoordinasi demi mencari jalan penyelesaian terbaik.
"Silakan kedua kuasa hukum berhubungan untuk berdiskusi," pungkasnya.
Langkah ini sekaligus menunjukkan sikap terbuka Ari untuk menyelesaikan persoalan tanpa memperpanjang konflik di ruang publik.
Awal Mula Kisruh Perselingkuhan
Sebagai latar belakang, polemik ini bermula dari tudingan Dearly Djoshua yang menyebut Adetya memiliki hubungan terlarang dengan Ari Lasso. Tuduhan tersebut langsung menuai reaksi keras dari Ade Tya.
Merasa difitnah dan dijadikan pihak ketiga, Ade Tya mengaku sangat tersakiti. Ia menyebut tudingan tersebut telah mencoreng nama baik dirinya, keluarga, hingga berdampak pada kondisi psikologis anaknya.
Atas dasar itu, Ade Tya menuntut adanya itikad baik dari Ari Lasso untuk menyelesaikan persoalan ini secara hukum, bukan sekadar klarifikasi di media sosial.
Dengan penunjukan kuasa hukum ini, Ari Lasso menegaskan keseriusannya menghadapi tudingan tersebut dan berharap polemik dapat diselesaikan secara adil, profesional, dan sesuai koridor hukum.
Baca Juga
-
Hangout Makin Kece dengan Sontek 4 Ide Daily OOTD ala Karina aespa Ini!
-
Ribuan Al-Qur'an Masih Utuh, Begini Kronologi Rumah Anisa Rahma Kebakaran
-
Alyssa Daguise Tempuh Prenatal Acupuncture Demi Persalinan Normal
-
Tampil Timeless dengan 4 Ide OOTD ala Ahn Hyo Seop dengan Nuansa Earthy
-
Ahmad Dhani Spill Rencana Dul Jaelani dan Tissa Biani, Siap ke Pelaminan?
Artikel Terkait
-
Isu Perselingkuhan Memanas, Ari Lasso Tunjuk Pengacara Hadapi Ade Tya
-
Davina Karamoy Terseret Isu Jadi Orang Ketiga, Kerisauan Ayah Disorot Lagi
-
Belajar dari Cerita Ari Lasso: Pentingnya Intimasi dan Komunikasi bagi Pasangan Senior
-
Dihantam Isu Selingkuh Eks Menpora, Davina Karamoy Siap Tempuh Jalur Hukum?
-
Dituding Jadi Orang Ketiga, Ade Tya Bongkar Ari Lasso Ngaku Single?
Entertainment
-
Sinopsis Lets Begin Again, Drama Thailand Dibintangi Namtarn Pichukkana
-
5 Film Baru Sambut Akhir Pekan, Ada Salmokji dan Devil Wears Prada 2
-
Diisi Para Aktor Ternama, Netflix Produksi Film Politik Baru The Generals
-
Sempat Ramai, Sekuel Film Clueless Batal Dibuat
-
Tiket Ludes Sekejap! Fanmeeting NCT JNJM 'Duality' di Jakarta Tambah Hari
Terkini
-
DIY Kalung Makrame untuk Anabul: Modal 25 Ribu, Hasilnya Mewah!
-
Pendidikan Tinggi, Tapi Ekspektasi Lama: Dilema Perempuan di Dunia Akademik
-
Rel Padat dan Sistem Renggang: Catatan Kritis dari Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
-
Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan