Nama Lee Sang Hyeok, yang lebih dikenal secara global sebagai Faker, kembali mencatatkan sejarah penting. Pada 2 Januari lalu, ia secara resmi menerima Medali Cheongnyong (Naga Biru), kelas tertinggi dari Order of Sport Merit Korea Selatan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, dalam acara resepsi Tahun Baru yang digelar di Yeongbin-gwan, Cheong Wa Dae. Dikutip dari Allkpop, Faker menjadi atlet esports pertama dalam sejarah Korea yang menerima penghargaan negara tertinggi di bidang olahraga.
Order of Sport Merit merupakan tanda jasa negara yang diberikan kepada individu yang berkontribusi besar dalam pengembangan olahraga nasional, peningkatan prestasi internasional, serta promosi partisipasi publik. Penghargaan ini terbagi dalam lima tingkatan, dengan Cheongnyong sebagai kelas tertinggi yang sangat jarang dianugerahkan.
Sebelum Faker, hanya segelintir atlet legendaris yang pernah menerimanya, seperti Kim Yuna di cabang seluncur indah (figure skating), Son Heung Min di sepak bola, Park Chan Ho di bisbol, dan Pak Se Ri di golf.
Pencapaian ini menempatkan Faker sejajar dengan para ikon olahraga nasional Korea Selatan. Selama bertahun-tahun, ia memang kerap disebut sebagai "harta nasional" di kalangan penggemar esports. Namun, penghargaan resmi dari negara ini menjadi penegasan formal atas status tersebut.
Makna penghargaan ini tidak hanya bersifat personal. Pengakuan terhadap Faker juga menjadi tonggak penting bagi perkembangan esports di Korea Selatan. Dengan dianugerahkannya Order of Sport Merit kelas tertinggi kepada seorang pro gamer, esports kini diakui sejajar dengan olahraga konvensional dalam kontribusinya terhadap prestise nasional.
Faker memulai debut profesionalnya pada 2013 bersama SK Telecom T1, yang kini dikenal sebagai T1. Sejak saat itu, ia secara konsisten mendefinisikan standar tertinggi dalam kompetisi League of Legends. Ia telah mencatatkan 10 gelar domestik League of Legends Champions Korea (LCK) dan meraih enam gelar juara dunia, sebuah rekor yang belum tertandingi hingga kini. Allkpop juga mencatat bahwa Faker telah mengoleksi dua gelar Mid-Season Invitational serta medali emas Asian Games Hangzhou 2022 sebagai bagian dari tim nasional Korea Selatan.
Pada tahun lalu, Faker kembali mengangkat trofi World Championship dan mencatatkan pencapaian luar biasa berupa tiga gelar dunia secara beruntun. Ia juga menambahkan KeSPA Cup ke dalam daftar prestasinya, menjadikannya salah satu tahun paling gemilang dalam karier panjangnya.
Dalam pidato penerimaannya, Faker menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan semata-mata miliknya. Ia menyampaikan bahwa pencapaian ini tidak mungkin terwujud tanpa rekan setim dan kolega yang telah berjalan bersamanya selama bertahun-tahun.
Ke depan, pengaruh Faker diprediksi masih akan terus berkembang. Ia telah memperpanjang kontraknya bersama T1 hingga 2029, yang berarti ia masih memiliki beberapa tahun kompetitif di level tertinggi.
Baca Juga
-
NCT Umumkan Proyek 10 Tahun Bertajuk NCT 2026 dengan Beragam Aktivitas
-
Komedian Lee Jin Ho Dirawat Usai Alami Pendarahan Otak, Begini Kondisinya
-
Nam Tae Hyun Resmi Divonis 1 Tahun Penjara dalam Sidang Perdana Kasus DUI
-
WAKEONE Umumkan Kim Geon Woo ALD1 Hentikan Aktivitas untuk Introspeksi Diri
-
Fairy Tail Kembali Setelah 9 Tahun, Hiro Mashima Siap Rilis Seri Baru
Artikel Terkait
-
Acer Predator Perkuat Dominasi Esports Indonesia di Panggung Dunia Sepanjang 2025
-
Riot Games Siapkan Perombakan Besar League of Legends pada 2027
-
Atlet Esports Thailand Didepak dari SEA Games Usai Skandal Kecurangan
-
Nenek 92 Tahun Menjuarai Turnamen Tekken 8 di Liga Esports Lansia Jepang
-
Skandal Esports SEA Games 2025: Atlet Thailand Dihukum Seumur Hidup, Ada Dugaan Jasa Joki
Entertainment
-
Pemanasan Sebelum Coachella! Pinky Up ala Katseye Bikin Hook-nya Nempel Terus di Kepala
-
NCT Umumkan Proyek 10 Tahun Bertajuk NCT 2026 dengan Beragam Aktivitas
-
Ada Kim Seon Ho dan Lee Ki Taek, Variety Show Bonjour Bakery Siap Tayang 8 Mei
-
Komedian Lee Jin Ho Dirawat Usai Alami Pendarahan Otak, Begini Kondisinya
-
NCT Wish Usung Konsep Chill Hingga Penuh Semangat di Album Ode to Love
Terkini
-
Mencintai yang Berbeda: Mengapa Novel 'Kisah Seekor Camar dan Kucing' Wajib Anda Baca
-
Liturgi dari Rahim Silikon
-
Ilusi Gaji UMR: Terlihat Besar di Atas Kertas, Hilang Begitu Saja Sebelum Akhir Bulan
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Review Bloodhounds Season 2: Bromance Brutal Is Back, Udah Siap Liat Rain Jadi Villain?