Nama Nikita Willy belakangan ramai diperbincangkan warganet setelah buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans dibaca luas oleh publik.
Dalam buku tersebut, Aurelie membagikan pengalaman tidak menyenangkan yang ia alami di awal kariernya ketika berhadapan dengan seorang artis pemeran utama sinetron.
Salah satu penggalan cerita yang paling banyak disorot menggambarkan situasi canggung ketika Aurelie bertemu sosok bintang yang dipuja banyak orang di lokasi syuting.
"Lalu dia masuk, pemeran utama, bintang yang semua orang mengitari. Ia menatap tepat padaku. Aku berdiri, berusaha sopan, tubuhku bergerak lebih cepat daripada otakku. Aku tersenyum kecil, gugup dan hormat. Ia tidak membalas senyum. Tidak menyapa. Ia mengamatiku dari ujung rambut sampai ujung kaki, seperti ada barang yang tiba-tiba dikirim ke rumahnya tanpa ia pesan. Tidak tahu lagi harus bagaimana, aku duduk kembali,"
Narasi tersebut memicu spekulasi dari sebagian pembaca yang menduga sosok yang dimaksud adalah Nikita Willy. Dugaan itu kemudian berkembang menjadi gelombang komentar negatif di media sosial.
Kolom Komentar Dibanjiri, Nikita Memilih Diam
Akun Instagram Nikita Willy hingga kini masih dipenuhi berbagai komentar dari netizen, termasuk hujatan yang dikaitkan dengan isi buku tersebut. Meski demikian, Nikita terlihat tidak mengambil langkah defensif.
Ia tetap aktif mengunggah konten seperti biasa tanpa menutup maupun membatasi kolom komentar.
Sikap diam Nikita ini justru menjadi perhatian tersendiri, mengingat tekanan publik yang cukup besar mengarah kepadanya.
Unggahan tentang Peran Ibu Jadi Sorotan
Di tengah situasi tersebut, Nikita membagikan unggahan terbaru yang membahas perannya sebagai seorang ibu. Dalam tulisannya, ia menyampaikan pesan empati dan dukungan kepada perempuan lain yang menjalani peran serupa.
Sebagai ibu, Nikita menegaskan komitmennya untuk tidak menghakimi sesama perempuan, terutama terkait penampilan yang kerap menjadi sumber rasa tidak percaya diri.
"Aku nggak akan pernah menghakimi penampilanmu. Ramput yang berantakan, baju yang kusut, atau pakaian yang sudah kamu pakai berkali-kali. Aku tahu betapa repot dan besar usahamu hanya untuk bisa keluar rumah,"
Unggahan tersebut terasa personal dan membumi, menyentuh realitas banyak ibu yang kerap merasa tertekan oleh standar sosial.
Soal Parenting dan Pilihan Setiap Keluarga
Tak berhenti di situ, Nikita juga menyinggung persoalan yang sering dialami para ibu di ruang publik, seperti saat anak menangis di kendaraan umum atau tempat ramai. Ia menekankan bahwa setiap orang tua memiliki caranya masing-masing dalam mengasuh anak.
"Aku nggak akan menghakimi caramu mengasuh anak, meski berbeda dariku. Setiap keluarga punya caranya sendiri,"
Nikita juga menyinggung pilihan sebagian ibu yang menggunakan jasa pengasuh maupun yang memilih mengurus anak sendiri selama 24 jam. Menurutnya, semua pilihan tersebut sama-sama valid dan tidak layak dibandingkan.
Anak Bukan Ajang Perbandingan
Dalam lanjutan pesannya, istri Indra Priawan ini mengajak para ibu untuk berhenti membandingkan anak satu dengan yang lain. Ia menilai setiap anak memiliki keunikan dan perjalanan hidupnya masing-masing.
"Aku nggak akan membandingkan anakmu dengan anakku, karena anak-anak kita bukan perlombaan dan mereka punya cerita masing-masing,"
Ia juga menegaskan bahwa rasa lelah yang dirasakan seorang ibu adalah hal wajar dan tidak seharusnya dianggap sebagai kelemahan.
Pesan Penutup yang Menguatkan
Di akhir tulisannya, Nikita merangkum pandangannya tentang peran ibu dengan nada reflektif dan penuh empati. Menurutnya, semua ibu pada dasarnya sedang berusaha memberikan yang terbaik dengan kemampuan yang mereka miliki.
"Kita semua hanyalah seorang ibu, yang sedang berusaha melakukan yang terbaik dengan apa yang kita punya,"
Unggahan tersebut menuai respons positif dari banyak warganet. Sejumlah netizen bahkan menyatakan dukungan mereka kepada Nikita, sekaligus menyinggung bahwa karakter dalam buku Broken Strings seharusnya tidak serta-merta diarahkan pada satu sosok tertentu.
"Best. Hanya karena sebuat cerita lalu terus mereka dengan sadar menghina menghujat, seakan-akan mereka lebih tau masa-masa itu. Keep strong ibu Niki, selesai dengan masalah yang ada dalam diri dia sendiri, keep positiff kak Niki,"
Respons ini menunjukkan bahwa di tengah kontroversi, masih banyak publik yang memilih melihat sisi empati dan pesan positif yang disampaikan Nikita Willy.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Clean dan Classy, 4 Ide Outfit Hitam ala Jessica Jung untuk Daily Look
-
Ahmad Dhani Bocorkan Jadwal Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju: Bulan April
-
4 Daily OOTD ala Sana TWICE yang Simpel tapi Tetap On Point Buat Nongkrong
-
Cute to Classy Look, 4 OOTD Mini Dress ala Karina aespa yang Wajib Dicoba!
-
Anti Plain! 4 Inspirasi Outfit Jaket ala Seo In Guk buat Look Sehari-hari
Artikel Terkait
-
Ketika Perhatian Menjadi Senjata: Membaca Ulang Ancaman Child Grooming
-
Pernah Bertemu Roby Tremonti, Selebgram ini Syok Usai Baca Buku Aurelie Moeremans: Orangnya Baik
-
Buku 'Tumbuh Meski Tak Utuh' dan Seni Melanjutkan Hidup
-
Pernah Pacaran, Reaksi Marcello Tahitoe Soal Buku Broken Strings Aurelie Moeremans: Luar Biasa
-
Jessica Iskandar Ungkap Trauma Masa Lalu usai Baca Memoar Aurelie Moeremans
Entertainment
-
Tayang Mei, Jun Ji Hyun dan Koo Kyo Hwan Bintangi Film Baru Berjudul Colony
-
Minke Kembali, Film Bumi Manusia Extended Tayang di KlikFilm 5 Maret 2026!
-
Ahmad Dhani Bocorkan Jadwal Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju: Bulan April
-
Go Youn Jung dan Koo Kyo Hwan Atasi Rasa Insecure di We Are All Trying Here
-
Goodbye, Lara Adaptasi The Little Mermaid Era Jepang Kini Siap Tayang Juli
Terkini
-
Petualangan Putri Bulan: Fantasi Epik dalam Daughter of the Moon Goddess
-
Kicak dan Lorong Sempit Kauman Penjaga Memori Kuliner Mataram Islam
-
Tablet iPad Air (2026) Muncul di Geekbench, Performa Hampir Setara iPad Pro
-
Xiaomi Luncurkan Power Bank Super Tipis, Paling Serasi untuk iPhone 17 Pro
-
Moral Abu-Abu dan Kekerasan: Membaca Thriller Gelap dalam Sudut Mati