Hayuning Ratri Hapsari | Yas Julia
Potret Putri Intan Kasela (Instagram/putriintalkasel)
Yas Julia

Nama Putri Intan Kasela belakangan mulai mendapat sorotan publik, khususnya di kalangan penikmat film Indonesia. Bukan tanpa alasan, aktris asal Kalimantan Selatan ini terlibat dalam proyek film horor Kuyank yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 29 Januari 2026.

Film tersebut digadang-gadang sebagai salah satu film horor lokal yang menghadirkan pendekatan cerita lebih gelap, emosional, dan berakar kuat pada folklor Nusantara.

Putri Intan Kasela lahir di Martapura, Kalimantan Selatan, pada 10 Desember 1997. Ia dikenal sebagai figur multitalenta yang menekuni dunia model dan akting. Latar belakang pendidikannya di bidang Ilmu Komunikasi Universitas Islam Kalimantan (Uniska) turut membentuk caranya membangun karakter dan memahami dinamika komunikasi di depan kamera.

Dalam kehidupan pribadi, Putri diketahui menganut agama Islam dan cukup aktif membagikan kesehariannya melalui akun Instagram @putriintankasel.

Jejak Awal Karier dari Dunia Model

Sebelum dikenal sebagai aktris, Putri Intan Kasela terlebih dahulu menapaki dunia modeling. Namanya mulai dikenal secara luas setelah berhasil meraih gelar Puteri Kalimantan Selatan 2018. Prestasi tersebut mengantarkannya sebagai wakil Kalimantan Selatan di ajang nasional Puteri Indonesia 2018.

Pengalaman di dunia pageant memberi Putri bekal penting, mulai dari kepercayaan diri, kemampuan berbicara di depan publik, hingga kedisiplinan dalam menjaga profesionalitas. Semua itu menjadi modal awal yang kelak sangat berguna saat ia terjun ke industri film.

Memulai Karier Akting di Layar Lebar

Langkah Putri Intan Kasela di dunia akting dimulai pada 2019. Ia berhasil lolos proses casting untuk film Koboy Kampus garapan sutradara Pidi Baiq. Film tersebut mengangkat perjalanan band legendaris The Panasdalam yang dibentuk pada 1995. Dalam film ini, Putri memerankan karakter Tiara, sebuah peran yang menjadi pintu masuknya ke industri perfilman nasional.

Meski bukan pemeran utama, keterlibatannya di Koboy Kampus menjadi pengalaman penting yang memperkenalkan Putri pada ritme kerja produksi film dan eksplorasi karakter di layar lebar.

Pendalaman Karakter Lewat Film Saranjana: Kota Ghaib

Nama Putri Intan Kasela kembali muncul lewat film Saranjana: Kota Ghaib yang tayang pada 26 Oktober 2023. Film ini mengangkat mitos kota ghaib yang kerap dikaitkan dengan wilayah Kalimantan. Keterlibatan Putri dalam film bernuansa mistis tersebut memperkuat citranya sebagai aktris yang mulai nyaman bermain di genre horor dan cerita lokal berbasis folklor.

Pengalaman tersebut juga menjadi jembatan menuju proyek yang lebih besar di tahun-tahun berikutnya, termasuk Kuyank.

Peran Penting Putri Intan Kasela di Film Kuyank (2026)

Puncak perhatian publik terhadap Putri Intan Kasela datang melalui film Kuyank yang dijadwalkan tayang pada awal 2026. Film ini sebelumnya telah diputar dalam rangkaian Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2025, sebuah indikasi bahwa Kuyank tidak hanya mengejar pasar, tetapi juga kualitas artistik dan kedalaman cerita.

Kuyank memadukan horor folklor dengan tragedi cinta dan konflik psikologis. Ceritanya tidak sekadar menampilkan teror visual, melainkan menggali sisi emosional dan trauma batin para karakternya. Dalam film ini, Putri Intan Kasela dipercaya memerankan karakter yang memiliki lapisan emosi kompleks dan berperan penting dalam alur cerita.

Peran tersebut menuntut Putri untuk tidak hanya tampil secara fisik, tetapi juga menyelami konflik batin yang intens. Karakternya menjadi salah satu kunci dalam membangun nuansa kelam dan emosional yang menjadi kekuatan utama Kuyank. Bagi Putri, film ini menjadi tantangan sekaligus pembuktian bahwa dirinya mampu berkembang sebagai aktris yang serius menggarap karakter.

Dengan latar belakang budaya Kalimantan dan pengalaman bermain dalam film bertema lokal, Putri membawa warna tersendiri di industri perfilman Indonesia. Kuyank bukan hanya menjadi film horor yang dinantikan, tetapi juga momentum penting bagi Putri Intan Kasela untuk memperluas jangkauan kariernya di dunia akting.