Lintang Siltya Utami | Yas Julia
Potret Michael B Jordan (Instagram/michaelbjordan)
Yas Julia

Perjalanan aktor kulit hitam dalam meraih penghargaan Aktor Terbaik di ajang Academy Awards bukan sekadar tentang kemenangan individu, tetapi juga tentang perjuangan panjang melawan batasan industri film yang dulu sangat eksklusif. 

Dari generasi ke generasi, setiap kemenangan menjadi simbol perubahan, bahwa talenta tak lagi bisa dibatasi oleh warna kulit. Berikut adalah deretan aktor yang tidak hanya menang, tetapi juga mengubah sejarah perfilman dunia. Yuk, kita simak!

1. Sidney Poitier (1963)

Potret Sidney Poitier (Imdb.com)

Sidney Poitier menjadi pionir yang membuka jalan bagi aktor kulit hitam di Hollywood. Pada tahun 1964, ia memenangkan Academy Award untuk Aktor Terbaik lewat perannya sebagai Homer Smith dalam film Lilies of the Field. Kemenangan ini menjadikannya pria kulit hitam pertama yang meraih penghargaan tersebut, sebuah momen bersejarah yang mengguncang industri film saat itu.

Sepanjang kariernya, Poitier tidak hanya dikenal karena bakat aktingnya, tetapi juga karena perannya dalam memperjuangkan kesetaraan rasial. Ia menerima penghargaan kehormatan Oscar pada 2002, menegaskan kontribusinya yang luar biasa. Poitier wafat pada 6 Januari 2022 di usia 94 tahun, meninggalkan warisan besar yang terus dikenang hingga kini.

2. Denzel Washington (2002)

Potret Denzel Washington (Imdb.com)

Nama Denzel Washington hampir selalu masuk dalam daftar aktor terbaik sepanjang masa. Ia memenangkan Oscar Aktor Terbaik pada 2002 melalui perannya yang ikonik di Training Day sebagai detektif korup Alonzo Harris. Karakternya yang kompleks dan penuh nuansa membuatnya layak berdiri sejajar dengan Sidney Poitier sebagai aktor kulit hitam kedua yang meraih penghargaan ini.

Selain itu, Denzel juga dikenal sebagai aktor dengan konsistensi luar biasa, terbukti dari banyaknya nominasi yang ia terima selama beberapa dekade. Sebelumnya, ia juga memenangkan Aktor Pendukung Terbaik lewat Glory. Dedikasi dan kualitas aktingnya menjadikannya panutan bagi generasi aktor berikutnya.

3. Jamie Foxx (2005)

Potret Jamie Foxx (Imdb.com)

Jamie Foxx mencetak sejarah lewat penampilannya yang luar biasa sebagai musisi legendaris dalam film Ray. Ia memenangkan Oscar Aktor Terbaik pada 2005 setelah melakukan transformasi total, termasuk mendalami karakter Ray Charles dengan sangat detail dan emosional.

Menariknya, di tahun yang sama Foxx juga mendapatkan nominasi Aktor Pendukung Terbaik lewat film Collateral. Prestasi ini menjadikannya salah satu dari sedikit aktor yang mampu meraih dua nominasi dalam satu tahun, memperkuat posisinya sebagai entertainer serba bisa

4. Forest Whitaker (2006)

Potrer Forest Whitaker (Imdb.com)

Forest Whitaker berhasil mencuri perhatian dunia lewat perannya sebagai diktator Uganda dalam The Last King of Scotland. Kemenangannya di Oscar 2007 sebagai Aktor Terbaik menegaskan bahwa ia adalah salah satu aktor dengan kemampuan transformasi karakter yang sangat mendalam.

Performa Whitaker tidak hanya diakui di Oscar, tetapi juga di berbagai ajang penghargaan besar lainnya seperti Golden Globe dan BAFTA. Ia menjadi aktor kulit hitam keempat yang meraih penghargaan ini, melanjutkan tongkat estafet yang sebelumnya dipegang oleh para legenda.

5. Will Smith (2022)

Potret Will Smith (Imdb.com)

Kemenangan Will Smith sebagai Aktor Terbaik lewat King Richard pada tahun 2022 menjadi momen yang membanggakan. Ia berhasil menghidupkan sosok Richard Williams dengan penuh emosi dan kedalaman, menunjukkan sisi lain dari dirinya sebagai aktor dramatis yang serius.

Namun, malam kemenangan itu juga diwarnai kontroversi besar yang dikenal sebagai insiden bersama Chris Rock. Meski begitu, penghargaan yang ia raih tetap menjadi bagian dari perjalanan panjangnya di dunia akting, sekaligus menambah daftar aktor kulit hitam yang berhasil menorehkan sejarah di Oscar.

6. Michael B. Jordan (2026)

Potret Michael B Jordan (Instagram/michaelbjordan)

Michael B. Jordan menjadi aktor kulit hitam keenam yang memenangkan Oscar Aktor Terbaik pada 2026 lewat film Sinners. Ia mencetak sejarah dengan memainkan peran ganda sebagai saudara kembar, sebuah tantangan akting yang jarang terjadi di kategori ini.

Kemenangannya dianggap sebagai kejutan besar karena mengalahkan sejumlah nama besar seperti Timothée Chalamet dan Leonardo DiCaprio. Momen ini sekaligus menandai babak baru bagi generasi aktor kulit hitam di Hollywood yang semakin berani dan beragam dalam berkarya.

Dari Sidney Poitier hingga Michael B. Jordan, perjalanan ini bukan hanya tentang piala, tetapi tentang membuka jalan, melanjutkan mimpi, dan membuktikan bahwa representasi itu penting. Setiap kemenangan adalah cerita, dan cerita itu terus berlanjut.