Perselisihan antara grup K-pop THE BOYZ dan agensi mereka, ONE HUNDRED, kini menjadi sorotan publik setelah kedua belah pihak sama-sama merilis pernyataan resmi yang saling bertolak belakang. Situasi ini mencuat setelah sembilan dari sepuluh anggota grup tersebut mengajukan penghentian kontrak eksklusif mereka.
Dikutip dari Soompi, pada 19 Maret, media Korea melaporkan bahwa Sangyeon, Jacob, Younghoon, Hyunjae, Juyeon, Kevin, Q, Sunwoo, dan Eric telah mengirimkan pemberitahuan resmi kepada CEO ONE HUNDRED, Cha Ga Won, sejak Februari 2026. Dalam surat tersebut, mereka menyatakan niat untuk mengakhiri kontrak karena dugaan pelanggaran serius yang menyebabkan rusaknya kepercayaan secara permanen.
Agensi Tegas Menolak Permintaan Penghentian Kontrak Eksklusif
Menanggapi laporan tersebut, pihak ONE HUNDRED LABEL dengan tegas menolak permintaan tersebut. Dalam pernyataan resminya, agensi menyebut bahwa kontrak ditandatangani dengan asumsi seluruh anggota akan menjalankan aktivitas sebagai satu tim selama masa kontrak. Mereka juga menegaskan telah memberikan biaya penandatanganan yang besar kepada setiap anggota.
Agensi mengklaim bahwa berbagai kontroversi yang melibatkan anggota pada tahun sebelumnya telah merusak fondasi kerja sama tersebut, bahkan menyebabkan satu anggota keluar dari grup dan membuat aktivitas normal menjadi sulit. Meski demikian, pihak agensi menyatakan telah berupaya mempertahankan grup dengan menanggung kerugian finansial dan bernegosiasi dengan berbagai mitra yang terdampak.
Lebih lanjut, ONE HUNDRED LABEL juga membantah sejumlah tuduhan yang beredar di media. Mereka menyebut bahwa dukungan seperti kendaraan, manajer, dan ruang latihan tetap disediakan seperti biasa. Namun, menurut pihak agensi, para anggota justru menolak fasilitas tersebut.
Tuduhan bahwa CEO Cha Ga Won menggunakan dana deposit asrama grup juga disebut sebagai klaim yang tidak berdasar dan bersifat fitnah. Bahkan, agensi menyatakan akan mengambil langkah hukum terhadap media yang menyebarkan laporan tersebut.
Para Member THE BOYZ Beri Pernyataan Berbeda
Di sisi lain, melalui perwakilan hukum mereka, sembilan anggota THE BOYZ menyampaikan pernyataan yang sangat berbeda. Mereka menegaskan bahwa kontrak telah "dihentikan secara sah" sejak 10 Februari 2026 akibat pelanggaran berat dari pihak agensi.
Menurut kuasa hukum mereka, agensi tidak membayarkan pendapatan yang seharusnya diterima anggota sejak Juli 2025, setelah pembayaran terakhir pada kuartal kedua tahun tersebut. Selain itu, permintaan berulang dari anggota untuk mengakses dokumen kontrak dan laporan keuangan guna memastikan transparansi juga disebut tidak dipenuhi tanpa alasan yang jelas.
Masih dikutip dari pernyataan tersebut, terungkap pula bahwa agensi diduga menerima pembayaran di muka dalam jumlah besar terkait aktivitas hiburan para artis, namun tidak memberikan penjelasan transparan terkait kondisi keuangan yang menyebabkan keterlambatan pembayaran kepada anggota.
Para anggota juga mengungkapkan bahwa mereka tetap menjalankan jadwal dan aktivitas selama berbulan-bulan demi memenuhi janji kepada penggemar, meskipun berada dalam situasi yang tidak pasti. Mereka bahkan harus menghadapi kondisi di mana dukungan dasar, termasuk pembayaran kepada staf di lapangan, tidak terpenuhi.
Tekanan psikologis yang dirasakan selama periode tersebut disebut sangat besar. Pada akhirnya, para anggota menyimpulkan bahwa hubungan kepercayaan dengan agensi sudah tidak dapat dipulihkan, sehingga keputusan untuk mengakhiri kontrak menjadi langkah yang tidak terhindarkan.
Sementara itu, satu anggota, New, memilih untuk tetap bertahan di bawah naungan ONE HUNDRED LABEL karena alasan pribadi. Keputusan tersebut dihormati oleh anggota lainnya, yang menegaskan bahwa mereka akan terus mencari solusi terbaik untuk masa depan grup dan para penggemar.
Dengan perbedaan klaim yang cukup signifikan dari kedua pihak, publik kini menantikan perkembangan lebih lanjut serta kemungkinan penyelesaian hukum yang akan menentukan arah karier THE BOYZ ke depan.
Baca Juga
-
Manga Shojo From Far Away Dapat Anime TV, Rayakan 35 Tahun Kisah Legendaris
-
Masalah Keuangan, 9 Member THE BOYZ Ajukan Pemutusan Kontrak dengan Agensi
-
Shozen, Anime Adaptasi Komik Tiongkok Shang Shan, Dijadwalkan Tayang 2027
-
Spider-Man: Brand New Day Rilis Trailer, 'Kelahiran Kembali' Peter Parker
-
Nightmare: Kim Nam Gil dan Lee Yoo Mi Hukum Pelaku Kejahatan lewat Mimpi
Artikel Terkait
-
Masalah Keuangan, 9 Member THE BOYZ Ajukan Pemutusan Kontrak dengan Agensi
-
Agensi Cha Eun Woo Klarifikasi Terkait Pameran Foto "Afterimage" di Tokyo
-
Golden Menang Oscar, Pidato Tim Kreator Terpotong Picu Dugaan Diskriminasi
-
Selamat! KPop Demon Hunters Sabet Dua Piala Oscar di Academy Awards ke-98
-
Ahn Hyo Seop Akan Hadiri Oscar Pertamanya Berkat KPop Demon Hunters
Entertainment
-
Manga Shojo From Far Away Dapat Anime TV, Rayakan 35 Tahun Kisah Legendaris
-
Kenshi Yonezu Raih Best Sound/Performance di TAAF 2026 Berkat Lagu Anime
-
Tertunda 7 Tahun, Film The Ultimate Duo Siap Tayang Perdana Bulan April
-
Masalah Keuangan, 9 Member THE BOYZ Ajukan Pemutusan Kontrak dengan Agensi
-
Shozen, Anime Adaptasi Komik Tiongkok Shang Shan, Dijadwalkan Tayang 2027
Terkini
-
Tren Sewa iPhone Jelang Lebaran: Antara Kebutuhan Digital dan Gengsi Sosial
-
Review Film Sugar: Perjuangan Ibu Melawan Birokrasi Demi Obat untuk Anaknya
-
Jordi Amat Soroti Kualitas JIS, Lebih Betah Bermarkas di SUGBK?
-
Lebaran Jalur Bugis: Lupakan Nastar, Mari Berenang di Lautan Gula Merah Bolu Peca
-
Harmoni dalam Perbedaan: Refleksi Nyepi dan Dinamika Idulfitri di Indonesia