Nama Xiumin tengah menjadi sorotan setelah muncul kontroversi terkait dugaan belum dibayarnya biaya produksi video musik lagu Overdrop. Kasus ini mencuat setelah rumah produksi 815 VIDEO merilis pernyataan resmi yang menuding adanya tunggakan pembayaran dari pihak agensi.
Dikutip dari Allkpop pada Kamis (19/3/2026), 815 VIDEO mengungkapkan bahwa mereka belum menerima sisa pembayaran atas proyek video musik dan teaser yang telah mereka kerjakan untuk lagu Overdrop. Proyek tersebut diketahui dipesan oleh agensi INB100, yang saat ini menaungi Xiumin.
Dalam penjelasannya, 815 VIDEO menyebut bahwa total nilai kontrak produksi mencapai 82,46 juta won. Dari jumlah tersebut, mereka hanya menerima pembayaran awal sebesar 16,5 juta won. Sementara itu, sisa pembayaran sebesar 65,96 juta won diklaim belum dilunasi hingga saat ini, meskipun proyek telah diselesaikan sesuai kesepakatan.
Pihak rumah produksi juga menegaskan bahwa seluruh pekerjaan, termasuk pembuatan video musik utama dan teaser, telah rampung sejak Agustus 2025. Video tersebut bahkan telah dirilis secara resmi dan digunakan dalam berbagai aktivitas promosi sang artis. Hal ini menjadi dasar kuat bagi 815 VIDEO untuk menuntut pelunasan pembayaran yang dianggap sebagai hak mereka.
Menurut pernyataan tersebut, upaya komunikasi telah dilakukan berulang kali sejak jatuh tempo pembayaran. Namun, hingga kini mereka belum menerima kejelasan terkait jadwal pembayaran maupun konfirmasi resmi dari pihak agensi. Situasi ini disebut semakin tidak jelas setelah staf yang sebelumnya bertanggung jawab atas proyek tersebut tidak lagi bekerja di perusahaan terkait.
815 VIDEO menyampaikan kekecewaan atas keterlambatan pembayaran yang berkepanjangan. Mereka menilai bahwa sebagai pihak yang telah memenuhi seluruh kewajiban kontraktual, seharusnya pembayaran dilakukan sesuai kesepakatan. Dalam pernyataan resminya, perusahaan tersebut juga mengungkapkan bahwa mereka telah berusaha menyelesaikan masalah ini secara baik-baik dalam jangka waktu yang cukup panjang.
Namun demikian, jika tidak ada penyelesaian dalam waktu dekat, 815 VIDEO menyatakan siap mengambil langkah hukum. Mereka menegaskan akan mempertimbangkan berbagai tindakan yang diperlukan untuk melindungi hak mereka berdasarkan kontrak yang telah disepakati bersama.
Di sisi lain, hingga saat ini pihak INB100 belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan tersebut.
Kontroversi ini menjadi perhatian karena melibatkan nama besar seperti Xiumin, yang dikenal sebagai salah satu anggota grup populer EXO. Meski demikian, penting untuk dicatat bahwa tuduhan ini ditujukan kepada pihak agensi, bukan secara langsung kepada sang artis. Dalam banyak kasus di industri hiburan, urusan kontrak dan pembayaran biasanya ditangani oleh manajemen atau perusahaan, bukan oleh artis secara pribadi.
Lagu Overdrop sendiri dirilis pada Oktober tahun lalu dan menjadi bagian dari aktivitas solo Xiumin. Video musiknya mendapat perhatian dari penggemar dan digunakan dalam berbagai promosi, sehingga keberadaan proyek ini memiliki nilai komersial yang signifikan.
Pernyataan Resmi 815 VIDEO terkait penerimaan proyek:
"Halo, kami adalah 815 VIDEO. Kami merupakan rumah produksi video yang memproduksi video musik serta video iklan dan promosi.
Melalui pernyataan ini, kami ingin menyampaikan posisi resmi perusahaan terkait layanan produksi video musik untuk lagu Overdrop milik Xiumin yang berada di bawah naungan INB100.
815 VIDEO menerima penugasan dari INB100 pada Agustus 2025 untuk memproduksi satu video musik utama dan satu video teaser. Proyek tersebut telah diselesaikan dengan baik sesuai kontrak yang disepakati oleh kedua belah pihak.
Total biaya layanan adalah sebesar 82,46 juta won (termasuk PPN), di mana sebesar 16,5 juta won telah diterima sebagai pembayaran di muka. Namun, sisa pembayaran sebesar 65,96 juta won (sekitar 66 juta won) hingga saat ini belum dilunasi sejak proyek dinyatakan selesai.
Sejak jatuh tempo pembayaran, kami telah beberapa kali meminta pelunasan serta konfirmasi resmi di tingkat perusahaan. Namun, karena pihak penanggung jawab saat itu telah meninggalkan perusahaan, kami belum menerima jawaban yang jelas maupun jadwal pembayaran yang rinci.
Video musik tersebut telah dirilis melalui kanal resmi dan digunakan untuk aktivitas musik sang artis. Kami juga telah memenuhi seluruh kewajiban produksi sesuai kontrak secara profesional. Meski demikian, kami sangat menyayangkan karena pembayaran yang semestinya belum juga diterima dalam waktu yang cukup lama.
Kami ingin menegaskan bahwa 815 VIDEO telah memberikan waktu yang cukup untuk mencapai penyelesaian secara baik. Apabila sisa pembayaran tidak segera dilunasi, kami tidak memiliki pilihan selain mempertimbangkan langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi hak kami sesuai dengan kontrak.
Terima kasih."
Baca Juga
-
BTS Kuasai Chart Melon Top 100, Album ARIRANG Tembus 3,98 Juta Penjualan
-
Agensi Umumkan Ji Eunho Keluar dari LUN8, Pilih Fokus Pemulihan Kesehatan
-
Park Jinyoung GOT7 Siap Comeback Solo, Rilis Album Baru Mei Mendatang
-
Catat! T.O.P Umumkan Tanggal Comeback untuk Album Penuh ANOTHER DIMENSION
-
RM BTS Cedera Pergelangan Kaki, Agensi Batasi Aktivitas di Konser Comeback
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis Whispering Water, Film Horor Baru yang Dibintangi Kim Hye Yoon
-
BTS Kuasai Chart Melon Top 100, Album ARIRANG Tembus 3,98 Juta Penjualan
-
Sinopsis Do Deewane Seher Mein, Film India Romantis Terbaru Mrunal Thakur
-
Drama Korea Filing for Love Umumkan Jajaran Pemain, Siap Tayang 25 April
-
Agensi Umumkan Ji Eunho Keluar dari LUN8, Pilih Fokus Pemulihan Kesehatan
Terkini
-
4 Cleansing Foam Baking Soda yang Ampuh Angkat Kotoran hingga ke Dalam Pori
-
Bebas Makan Enak, 5 Tips Tetap Stabilkan Berat Badan saat Hari Raya
-
Film Magellan: Slow Cinema Terindah Tentang Kehancuran
-
Overthinking Masalah Keuangan: Wajar atau Berlebihan?
-
Menanti Nyali DPR: Mampukah Wakil Rakyat Memangkas 'Dompet' Sendiri?