Perselisihan hukum antara agensi hiburan ADOR dan mantan artisnya memasuki babak baru yang semakin kompleks. Pada 26 Maret, Pengadilan Distrik Pusat Seoul secara resmi menggelar sidang persiapan pertama terkait gugatan ganti rugi senilai 43 miliar won. Gugatan ini ditujukan kepada Danielle serta mantan CEO Min Hee Jin, yang dianggap bertanggung jawab atas konflik internal yang berujung pada perpecahan dalam grup NewJeans.
Kasus ini menarik perhatian besar industri hiburan Korea Selatan karena berkaitan langsung dengan konflik berkepanjangan antara ADOR dan perusahaan induknya, HYBE.
Sebelumnya, pengadilan yang sama telah memenangkan Min Hee Jin dalam gugatan put option senilai 25,6 miliar won terhadap HYBE pada Februari lalu. Dalam putusan tersebut, pengadilan menolak klaim HYBE dan menyatakan bahwa hak Min atas opsi saham tetap sah, bahkan membebankan seluruh biaya hukum kepada pihak perusahaan. HYBE sendiri telah mengajukan banding atas keputusan tersebut.
Gugatan terbaru yang diajukan ADOR pada Desember tahun lalu berfokus pada tuduhan pelanggaran kontrak serta kerugian yang ditimbulkan akibat konflik internal. Pihak agensi menyatakan bahwa Danielle dan Min Hee Jin memiliki peran krusial dalam memicu perselisihan yang menyebabkan hengkangnya anggota NewJeans serta tertundanya aktivitas grup. ADOR menegaskan akan menuntut pertanggungjawaban penuh atas dampak yang ditimbulkan.
Namun, kubu Danielle memberikan tanggapan berbeda. Dalam sidang awal, perwakilan hukumnya menyebut bahwa proses hukum yang berkepanjangan justru merugikan kliennya, terutama mengingat posisi Danielle sebagai seorang idol yang berada di masa emas kariernya. Mereka menilai bahwa penundaan proses hukum dapat menghambat aktivitas profesional dan merusak momentum karier yang sedang berkembang.
"Mengingat karakteristik industri idol, jika gugatan ini berlangsung lama, kerugian tidak dapat dihindari. Meskipun pihak penggugat, sebagai agensi, sepenuhnya menyadari bahwa periode penting aktivitas bisa tergerus, kasus ini tampaknya berjalan dengan cara yang menyebabkan penundaan," kata perwakilan hukum Danielle.
Selain itu, pihak Danielle juga menyoroti cakupan gugatan yang dinilai terlalu luas. Mereka mengungkapkan bahwa gugatan tidak hanya ditujukan kepada Danielle, tetapi juga melibatkan anggota keluarga serta Min Hee Jin, yang dianggap tidak memiliki keterlibatan langsung dalam kontrak eksklusif. Hal ini dinilai memperumit kasus dan berpotensi memperpanjang proses penyelesaian. Oleh karena itu, mereka mendesak pengadilan untuk mempercepat jalannya persidangan.
Menanggapi hal tersebut, ADOR membantah tuduhan bahwa mereka sengaja memperlambat proses hukum. Pihak agensi menyatakan, "Anda mengaitkan aktivitas Danielle dengan kasus ini, padahal ini merupakan gugatan terkait ganti rugi dan penalti. Tergugat sendiri dapat memutuskan untuk tetap melanjutkan aktivitasnya di dunia hiburan."
Dengan kata lain, menurut ADOR, kelanjutan karier Danielle tidak seharusnya terhambat oleh proses hukum ini.
Konflik ini bermula dari ketegangan internal antara HYBE dan Min Hee Jin yang kemudian berdampak pada hubungan dengan para anggota NewJeans. Saat itu, para member sempat menuntut agar Min dikembalikan ke posisinya sebagai CEO. Setelah permintaan tersebut tidak dikabulkan, mereka mengklaim bahwa kontrak eksklusif dengan ADOR telah berakhir akibat pelanggaran dari pihak agensi. Namun, pengadilan kemudian memutuskan bahwa kontrak tersebut tetap sah, sehingga memperkuat posisi ADOR secara hukum.
Pasca putusan tersebut, situasi di dalam grup mengalami perubahan signifikan. Beberapa anggota seperti Haerin, Hyein, dan Hanni dilaporkan telah kembali melanjutkan aktivitas bersama ADOR. Sementara itu, Minji masih dalam tahap negosiasi terkait syarat dan ketentuan kembalinya ke agensi. Di sisi lain, Danielle menjadi satu-satunya anggota yang kontraknya secara resmi dihentikan.
Menariknya, pada bulan sebelumnya, Min Hee Jin sempat mengusulkan penyelesaian damai dengan menawarkan untuk melepaskan hak atas dana put option yang telah dimenangkannya, sebagai imbalan atas penghentian seluruh konflik terkait NewJeans. Namun, HYBE tetap bersikeras untuk melanjutkan proses hukum demi mendapatkan putusan final yang jelas.
Baca Juga
-
Tayang Agustus, Anime The Ribbon Hero Gandeng Girls Archives Isi Lagu Tema
-
Anime THE ONE PIECE Rilis Teaser Perdana, Mayumi Tanaka Kembali jadi Luffy
-
Anime Horor Yamishibai Season 17 Mulai Tayang Juli, Usung Tema "Keputusan"
-
Wandance Live Action Tayang 27 November 2026, JO &TEAM Jadi Pemeran Utama
-
Anime Aksi SAKAMOTO DAYS Season 2 Umumkan Tayang Januari 2027 di Netflix
Artikel Terkait
Entertainment
-
5 Drama China Populer Bulan Juni 2026, Ada The First Jasmine!
-
Resmi, My Life With the Walter Boys Season 3 Siap Tayang pada Agustus 2026
-
Raih Rating Tertinggi, Six Singles Under One Roof Siapkan Musim Kedua
-
Tayang Agustus, Anime The Ribbon Hero Gandeng Girls Archives Isi Lagu Tema
-
Kirim Truk Kopi, Nam Ji Hyun Beri Dukungan Manis untuk Jang Nara dan PO
Terkini
-
Ulasan The Auditors, Kisah Seru Tim Audit yang Bekerja Layaknya Detektif
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Ego Anak, Penyesalan, dan Air Mata di Panti Jompo
-
Turki vs Amerika Serikat: Ujian Mental di Akhir Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Hospitality: Seni Memanusiakan Pelanggan di Tengah Persaingan Bisnis
-
Hikayat Tanah yang Berkhianat