Nama Jisoo BLACKPINK akhirnya dibersihkan dari kontroversi terkait dugaan pengembalian outfit milik desainer independen asal Belgia, Benjamin Voortmans. Pendiri label fashion Judassime itu secara resmi memberikan klarifikasi publik pada 8 Mei 2026 dan menegaskan bahwa Jisoo maupun agensinya, BLISSOO, tidak terlibat langsung dalam persoalan tersebut.
Dikutip dari Allkpop, Benjamin Voortmans mengunggah pernyataan panjang melalui media sosialnya untuk menjelaskan situasi yang sebelumnya memicu kesalahpahaman besar di kalangan penggemar dan publik. Ia menegaskan bahwa Jisoo dan pihak BLISSOO tidak pernah mencuri, menyimpan, mengirim, ataupun menangani langsung outfit yang menjadi sumber masalah.
"Saya tidak pernah berniat menuduh Jisoo secara langsung," tulis Voortmans dalam klarifikasinya. Ia juga mengakui bahwa cara dirinya menyampaikan persoalan tersebut di awal telah menciptakan kesan yang menyesatkan dan membuat nama sang idol ikut terseret.
Kontroversi ini bermula ketika Voortmans mengungkap bahwa beberapa pakaian dari koleksi brand Judassime yang dipinjam untuk sesi pemotretan terkait proyek Jisoo belum dikembalikan. Outfit tersebut diketahui dikirim dari Paris ke Korea Selatan pada Desember 2025 untuk keperluan photoshoot yang dijadwalkan berlangsung beberapa waktu setelahnya.
Namun, menurut penjelasan sang desainer, jadwal pemotretan terus mengalami penundaan selama berbulan-bulan. Di saat bersamaan, ia mengaku kesulitan mendapatkan komunikasi yang jelas dari tim yang menangani proyek tersebut. Bahkan, upaya melalui jalur kontrak hingga legal disebut tidak memperoleh respons memadai.
Karena frustrasi, Benjamin Voortmans akhirnya menyebut nama Jisoo secara publik. Langkah itu langsung menjadi sorotan luas di media sosial dan memicu gelombang komentar negatif terhadap member BLACKPINK tersebut. Banyak netizen kemudian menganggap Jisoo bertanggung jawab atas hilangnya outfit itu, meski belum ada penjelasan resmi saat itu.
Dalam klarifikasi terbaru, Voortmans menjelaskan bahwa penyebutan nama Jisoo sebenarnya dilakukan untuk menarik perhatian tim stylist dan pihak terkait proyek agar segera memberikan respons. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki akses komunikasi langsung dengan tim tersebut, sehingga memilih cara itu agar masalah cepat terselesaikan.
Sebelumnya, Voortmans juga sempat mengunggah video klarifikasi tambahan. Dalam video tersebut, ia meminta publik berhenti mengirim komentar kebencian kepada Jisoo. Ia mengakui bahwa pernyataannya terdahulu tanpa sengaja memperburuk situasi dan memicu serangan terhadap artis tersebut.
"Saya tidak pernah menyerang Jisoo. Saya hanya menggunakan namanya agar timnya merespons," jelasnya.
Benjamin Voortmans juga mengungkap bahwa outfit yang dipermasalahkan memiliki nilai emosional dan finansial besar bagi dirinya sebagai pendiri brand independen. Ia menyebut keterlambatan pengembalian pakaian tersebut sempat memengaruhi operasional dan peluang bisnis label Judassime.
Meski begitu, ia kembali menegaskan bahwa akar persoalan berada pada proses administrasi dan komunikasi proyek, bukan pada Jisoo sebagai artis. Ia pun mengonfirmasi bahwa kini dirinya telah menerima kepastian bahwa seluruh outfit akan dikembalikan.
"Masalah ini sedang diselesaikan dan outfit tersebut akan dikembalikan," ungkap Voortmans. Bahkan, ia menyebut akan mengirim staf langsung ke Korea Selatan untuk mengambil kembali pakaian tersebut.
Masih mengutip Allkpop, invoice yang sebelumnya dikirim Voortmans kepada tim terkait ternyata bersifat kondisional. Artinya, tagihan tersebut hanya akan berlaku apabila outfit benar-benar tidak dikembalikan. Setelah menerima konfirmasi terbaru, persoalan tersebut kini disebut bergerak menuju penyelesaian damai.
Sampai artikel ini ditulis, baik Jisoo maupun pihak BLISSOO belum memberikan pernyataan resmi terkait kontroversi tersebut. Namun, klarifikasi dari Benjamin Voortmans membuat banyak penggemar merasa lega karena nama Jisoo akhirnya dipastikan tidak terlibat langsung dalam persoalan itu.
Baca Juga
-
Lama Tertunda, tvN Ungkap Jadwal Resmi Penayangan Sekuel The Second Signal
-
CODE GEASS: Star Chaser Aspal Umumkan Jadwal Tayang 2027, Seiyuu, dan Staf
-
Agensi Umumkan Lee Know Stray Kids Akan Mulai Wajib Militer pada Awal 2027
-
Usai Zoro, Mackenyu Perankan Mash Burnedead di Film Live Action Mashle
-
Shin Min Ah, Lee Jin Wook, Yoo Teo Bintangi Drama Romantis Wed Thurs Fri
Artikel Terkait
Entertainment
-
Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru
-
Sinopsis The Palace Stewardess, Dracin Ding Yu Xi dan Song Zu Er di WeTV
-
Lama Tertunda, tvN Ungkap Jadwal Resmi Penayangan Sekuel The Second Signal
-
Film Sal Saeng Bu Rilis 2027, Ini Daftar Pemain Utama yang Penuh Bintang!
-
Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds
Terkini
-
GJLS: Berapi-Api, Aksi Pemadam Kebakaran Paling Konyol dan Menghibur!
-
Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate
-
Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?
-
Fenomena Chat saat Butuh: Teman atau Sekadar Tempat Mencari Bantuan?
-
Komedi Negara Hukum: Mengapa Urusan Ijazah Selalu Berakhir Jadi Lelucon?