Sekar Anindyah Lamase | Nawang Asri Ayuningtyas
Detective Conan: Fallen Angel of the Highway (X/conan_movie)
Nawang Asri Ayuningtyas

Film terbaru franchise Detective Conan yang sekaligus menjadi film ke-29, berjudul Detective Conan: Highway no Datenshi (Detective Conan: Fallen Angel of Highway) berhasil memperoleh pendapat yang luar biasa setelah penayangan tiga di Jepang.

Melansir CinemaToday pada Rabu (15/04/2026), film-29 yang perdana di rilis pada 10 April 2026 dan ditayangkan di 526 bioskop di seluruh Jepang berhasil meraup pendapatan sebesar 3.502.137.800 yen (sekitar 22 juta USD) dengan jumlah tiket terjual sebanyak 2.318.009 tiket selama penayangan tiga hari, mulai dari 10 hingga 12 April 2026.

Dalam tiga hari penayangannya, film ke-29 Detective Conan berhasil mencatat penjualan yang tinggi dengan pendapatan box office yang melampaui capaian film sebelumnya, yakni Detective Conan: One-eyed Flashback yang meraih 3,438 miliar yen dari 2,314 juta tiket dalam tiga hari pertama, atau sekitar 101,8% dari perolehan tersebut, yang sebelumnya juga sempat mencetak rekor pembukaan tertinggi bagi franchisee ini tahun lalu. 

Pada hari pertama perilisan, film Detective Conan: Highway no Datenshi berhasil menjual tiket sebanyak 739.000 tiket dan menghasilkan pendapatan sebesar 1,13 miliar yen (sekitar US$7,1 juta). Capaian ini melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Detective Conan: One-eyed Flashback yang mencatat 1,05 miliar yen di hari pertama.

Pencapaian yang luar biasa ini menjadikan film anime Detective Conan: Highway no Datenshi sebagai film box office dengan pendapatan dan jumlah penonton box office tertinggi dalam sejarah serial tersebut.

Detective Conan: Highway no Datenshi berlatar di distrik Minato Mirai, Yokohama dan berfokus pada Chihaya Hagiwara, seorang anggota Kepolisian Prefektur Kanagawa dan pemimpin divisi sepeda  motor, yang masih dihantui kenangan tentang mendiang adiknya Kenji Hagiwara, serta rekannya Jinpei Matsuda.

Melalui rangkaian peristiwa yang terungkap di trailer, Chihaya berusaha mengingat kembali pesan terakhir sang adik sebelum tewas dalam insiden bom tujuh tahun lalu. Rasa kehilangan itu kembali mencuat ketika ia terlibat dalam kasus baru yang mengancam keselamatan publik, sekaligus membuka kembali luka lama yang belum sepenuhnya pulih.

Di sisi lain, Conan bersama kepolisian menghadapi teror baru, yakni kemunculan “Lucifer”, sosok misterius yang mengendarai sepeda motor hitam dan menebar kekacauan di jalanan kota. Aksi kejar-kejaran yang sengit pun tak terelakkan, mempertemukan sosok “Black Fallen Angel (Lucifer)” dengan “Goddess of Wind (Angel)” dalam pertarungan sengit di jalan raya Jepang.

Film ini juga menampilkan keterlibatan dua polwan lainnya, yakni Yumi Miyamoto dan Naeko Miike, yang turut ambil bagian dalam operasi pengejaran. Sementara itu, kemunculan kembali Kenji Hagiwara dan Jinpei Matsuda dalam kilas balik menjadi salah satu momen emosional.

Film ke-29 Detective Conan ini juga melibatkan sejumlah staf yang sudah berpengalaman dalam menggarap seri sebelumnya. Takahiro Hasui, yang sebelumnya pernah menyutradarai Detective Conan: The Black Iron Submarine, kembali dipercaya sebagai sutradara. Sementara itu, naskah film ditulis oleh Takahiro Okura yang sebelumnya mengerjakan Detective Conan: The Crimson Love Letter. Untuk musik, Yugo Kanno kembali mengisi komposisi, sedangkan lagu tema berjudul “Last Dance Anata to” dibawakan oleh Misia.

Kesuksesan Detective Conan: Fallen Angel of The Highway dalam memecahkan rekor pendapatan tertinggi di tiga hari pembukaannya semakin menegaskan daya tarik kuat waralaba Detective Conan di kalangan penonton.Dengan pencapaian positif sejak awal penayangan, film ini diprediksi akan terus mencatatkan performa yang solid di box office, sekaligus berpotensi melampaui pencapaian film-film sebelumnya dalam seri anime ini.