Lintang Siltya Utami | Anggia Khofifah P
Manga karya Junji Ito (animenewsnetwork.com)
Anggia Khofifah P

Penggemar horor Jepang bersiap menyambut teror baru di layar kaca. Stasiun televisi TV Tokyo resmi mengumumkan produksi serial live action omnibus yang diadaptasi dari karya-karya mangaka horor legendaris Junji Ito. Serial berjudul Strange - Ito Junji no Yoru mo Nemurenu Kimyo na Hanashi ini dijadwalkan tayang mulai 3 Juli dalam blok program Drama 24, atau secara efektif pada dini hari 4 Juli.

Serial ini mengusung format omnibus, yang berarti setiap episode akan menghadirkan cerita berbeda. Cerita-cerita yang diadaptasi meliputi Lovesickness, The Mansion of Phantom Pain, The Rib Woman, The Bully, Face Thief, A Father's Love, Memory, In Old Records, Penpal, Further Tales of Oshikiri, Earthbound, dan Tomio: Red Turtleneck. Seluruh cerita tersebut telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dalam berbagai rilis, kecuali In Old Records, yang sebelumnya ditampilkan dalam anime Junji Ito Collection.

Judul serial ini sendiri merupakan referensi menarik terhadap majalah Nemuki+, tempat banyak karya Junji Ito pertama kali dipublikasikan. Nama tersebut berasal dari frasa "Nemurenu Yoru no Kimyo na Hanashi," yang berarti "kisah aneh untuk malam tanpa tidur," selaras dengan nuansa cerita yang memang dirancang untuk membuat penonton sulit memejamkan mata.

Dalam proses produksinya, kursi sutradara diisi oleh Atsuhiro Yamada, Yuta Shimotsu, dan Ryota Kondo. Sementara itu, penulisan naskah diawasi oleh Daisuke Hosaka, yang dikenal lewat karya seperti Sadako 3D 2, bersama Tatsuro Inamoto yang turut berkontribusi sebagai penulis.

Girl group K-pop IVE dipercaya membawakan lagu pembuka berjudul Jigsaw. Lagu ini juga menjadi bagian dari mini album Jepang mereka bertajuk Lucid Dream. Kolaborasi ini bahkan melibatkan Junji Ito secara langsung dalam ilustrasi edisi khusus album tersebut.

Junji Ito sendiri dikenal sebagai salah satu mangaka horor paling berpengaruh di dunia. Gaya visualnya yang ikonik, dipadukan dengan pendekatan psikologis yang mendalam, telah menciptakan standar baru dalam genre horor. Ia berhasil membangun ketegangan tidak hanya melalui makhluk menyeramkan, tetapi juga melalui kondisi mental dan ketakutan manusia yang paling mendasar. Tak heran jika karya-karyanya terus diadaptasi ke berbagai media.

Beberapa karya Junji Ito sebelumnya telah sukses diadaptasi ke dalam anime maupun live action. Serial anime seperti Junji Ito Maniac: Japanese Tales of the Macabre yang tayang pada 2024 menghadirkan 20 cerita berbeda dalam satu paket. Selain itu, manga terkenalnya Uzumaki juga diadaptasi menjadi mini seri anime yang tayang pada 2024, sementara Tomie telah beberapa kali diangkat ke layar lebar dalam versi live action.

Tidak hanya itu, Junji Ito juga terus mendapatkan pengakuan internasional atas kontribusinya dalam dunia komik. Ia resmi masuk ke dalam Will Eisner Comic Awards Hall of Fame pada Juli 2025. Sebelumnya, ia juga telah memenangkan berbagai penghargaan Eisner untuk karya-karyanya seperti Lovesickness, Remina, Venus in the Blind Spot, dan Frankenstein. Selain itu, Comic-Con International juga menganugerahkan Inkpot Award kepada Ito pada 2023.

Menariknya, adaptasi karya Junji Ito tidak berhenti pada serial ini saja. Studio internasional seperti Through the Lens Entertainment dan Fangoria Studios tengah mengembangkan proyek film berdasarkan karya Ito, yakni The Mystery of the Haunted House bagian 1 dan 2, serta Bloodsucking Darkness. Hal ini menunjukkan bahwa minat terhadap dunia horor ciptaannya masih sangat tinggi, bahkan terus berkembang di pasar global.

Bagi para penggemar horor, serial Strange - Ito Junji no Yoru mo Nemurenu Kimyo na Hanashi menjadi kesempatan untuk kembali menyelami dunia gelap penuh misteri khas Junji Ito.