Film terbaru waralaba Anpanman kembali menghadirkan kabar menarik bagi para penggemar. Dikutip dari Anime News Network, staf produksi film ke-37 seri Anpanman yang berjudul Soreike! Anpanman: Pantan to Yakusoku no Hoshi (Pantan and the Promised Star) mengumumkan bahwa pengisi suara ternama Kenjiro Tsuda akan bergabung sebagai karakter baru bernama Nyakkuru. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Jepang pada 26 Juni 2026.
Kehadiran Tsuda menjadi salah satu sorotan utama karena ini merupakan pertama kalinya ia berpartisipasi dalam franchise Anpanman. Selama bertahun-tahun, Tsuda dikenal sebagai salah satu pengisi suara paling populer di Jepang berkat perannya dalam berbagai anime dan proyek hiburan. Dalam film terbaru ini, ia dipercaya memerankan Nyakkuru, seorang petualang yang memegang peranan penting dalam jalannya cerita.
Menurut informasi yang dibagikan oleh tim produksi, Nyakkuru adalah sosok yang pernah melakukan perjalanan mencari Bintang Pelangi di masa lalu. Karakter tersebut digambarkan sebagai pribadi yang tenang, bijaksana, penuh semangat petualangan, serta memiliki kekuatan dan kebaikan hati yang membuatnya menjadi figur penting dalam kisah yang akan disajikan.
Film ini berfokus pada karakter baru bernama Pantan, seekor panda merah yang disuarakan oleh aktris Tao Tsuchiya. Pantan memulai perjalanan besar untuk menemukan harta karun yang diyakini berada di sebuah bintang berwarna pelangi di langit malam. Pencarian tersebut dilakukan demi menepati sebuah janji yang pernah ia buat dengan seorang petualang pada masa lalu.
Dalam petualangannya, Pantan bertemu dengan Anpanman yang kemudian membantu mewujudkan misi tersebut. Bersama Cream Panda dan teman-teman lainnya, mereka menghadapi berbagai tantangan dan rintangan demi mencapai tujuan mereka.
Dalam wawancara yang dirilis bersamaan dengan pengumuman pemerannya, Kenjiro Tsuda mengungkapkan kebahagiaannya karena akhirnya dapat bergabung dengan franchise legendaris tersebut. Ia mengaku sangat senang ketika mendapat kabar bahwa dirinya akan memerankan karakter penting dalam versi film layar lebar Anpanman.
Tsuda juga berbagi kenangan pribadinya mengenai Anpanman. Ia mengatakan bahwa karakter ciptaan Takashi Yanase tersebut merupakan sosok yang dikenal hampir semua orang di Jepang. Menurutnya, banyak orang tumbuh bersama Anpanman tanpa benar-benar menyadari seberapa besar pengaruh karakter tersebut dalam kehidupan mereka. Kedekatan Tsuda dengan Anpanman semakin terasa ketika ia menjadi orang tua dan menyaksikan anak-anaknya menikmati buku cerita maupun anime Anpanman.
Ia bahkan mengungkapkan bahwa Anpanman sering membantu menenangkan anaknya saat sedang rewel. Pengalaman tersebut membuatnya semakin memahami mengapa serial ini mampu bertahan selama puluhan tahun dan terus dicintai oleh berbagai generasi.
Menariknya, Tsuda baru-baru ini juga terlibat dalam drama pagi NHK berjudul Anpan, yang terinspirasi dari kehidupan pencipta Anpanman, Takashi Yanase, dan istrinya. Melalui proyek tersebut, ia mengaku semakin memahami filosofi dan pesan mendalam yang terkandung dalam karya-karya Yanase, termasuk lagu ikonik Anpanman's March.
Dari sisi produksi, film Pantan and the Promised Star ditangani oleh nama-nama berpengalaman yang telah lama terlibat dalam franchise ini. Hiroyuki Yano kembali dipercaya sebagai sutradara setelah sebelumnya mengarahkan sejumlah film Anpanman lainnya. Sementara itu, naskah film ditulis oleh Shoji Yonemura. Musiknya digarap oleh komposer veteran Taku Izumi dan Hiroaki Kondo yang telah lama menjadi bagian dari dunia Anpanman.
Waralaba Anpanman sendiri memiliki sejarah panjang di industri hiburan Jepang. Anime televisinya pertama kali tayang pada 1988 dan sejak 1989 hampir selalu menghadirkan film baru setiap musim panas. Popularitasnya tidak pernah surut, bahkan setelah wafatnya sang kreator Takashi Yanase. Film tahun 2014 berjudul Soreike! Anpanman: Ringo Boya to Minna no Negai menjadi film pertama yang dirilis setelah kepergian Yanase.
Film sebelumnya, Soreike! Anpanman: Chapon no Hero!, yang tayang pada Juni 2025, berhasil menempati peringkat kedelapan box office Jepang pada akhir pekan pembukaannya dan meraih pendapatan lebih dari 132 juta yen dalam tiga hari pertama penayangan.
Baca Juga
-
Witch on the Holy Night Dapat Adaptasi Manga, Mulai Serialisasi 11 November
-
Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV, Komedi Siswi SMA dan Arwah Anjing
-
Toshiyuki Morikawa, Pengisi Suara Hokage ke-4 Jadi Doctor Doom Versi Jepang
-
Manga Mashle: Magic and Muscles Umumkan Adaptasi Film Live Action 2027
-
Daftar Drakor Terburuk 2026 versi 142 Profesional, Perfect Crown Nomor Satu
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix
-
Netflix Umumkan Tanggal Tayang Blue Eye Samurai Season 2, Simak Sinopsisnya
-
Puncaki Chart Musik Korea, Rescene Janji Tuk Melangkah Bersama di Lagu With
-
Sinopsis Focker in-Law: Film Komedi Ariana Grande, Tayang 25 November
-
Witch on the Holy Night Dapat Adaptasi Manga, Mulai Serialisasi 11 November
Terkini
-
Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari
-
Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa
-
Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?
-
November Rain Guns N' Roses: Kenangan, Cinta, dan Kehilangan
-
Dugaan Penyadapan Ilegal Prabowo: Fakta, Pelaku, dan Misteri di Baliknya