Lintang Siltya Utami | Anggia Khofifah P
Jungkook BTS (X/pannchoa)
Anggia Khofifah P

Nama Jeon Jungkook kembali mencatat sejarah baru di panggung global. Kali ini, bukan melalui musik atau panggung konser, melainkan dunia pendidikan. Dikutip dari Allkpop pada Rabu (6/5/2026), Jungkook resmi menjadi penyanyi Korea pertama yang ditampilkan sebagai tokoh utama dalam seri buku edukasi Amerika Serikat berjudul Brain Candy Books, sebuah koleksi yang dirancang untuk memperkenalkan figur inspiratif kepada siswa sekolah dasar.

Seri buku tersebut dikenal menghadirkan tokoh-tokoh berpengaruh dari berbagai bidang, khususnya musik dan olahraga. Kehadiran Jungkook dalam daftar ini menempatkannya sejajar dengan nama besar dunia seperti Dua Lipa, Taylor Swift, Selena Gomez, Shawn Mendes, hingga Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Dalam buku tersebut, perjalanan hidup Jungkook diulas secara komprehensif, mulai dari masa pelatihannya di Korea Selatan hingga menjadi bintang dunia. Tidak hanya membahas pencapaian kariernya, buku ini juga mengangkat filosofi hidup serta dedikasinya terhadap musik. Ia bahkan diperkenalkan sebagai salah satu "Greatest Singers of All Time," merujuk pada pengakuan dari Rolling Stone, yang memuji kemampuan perfect pitch serta fleksibilitas vokalnya.

Pencapaian Jungkook memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia tercatat sebagai artis solo Korea pertama yang berhasil menempatkan tujuh lagu di tangga lagu Billboard Hot 100. Selain itu, penampilannya membawakan lagu Dreamers dalam pembukaan FIFA World Cup 2022 turut disebut sebagai momen penting yang memperkuat statusnya sebagai ikon dunia.

Sebagai anggota BTS, Jungkook telah berkontribusi besar dalam membawa K-pop ke panggung global. Bersama grup yang juga beranggotakan RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, dan V tersebut, ia dikenal sebagai "Golden Maknae" berkat kemampuannya yang serba bisa. Tidak hanya unggul dalam vokal, ia juga piawai dalam menari dan tampil di atas panggung, menjadikannya salah satu performer paling menonjol di industri musik saat ini.

Karier solonya pun menunjukkan perkembangan yang signifikan. Album debutnya Golden yang dirilis pada 2023 berhasil mencuri perhatian dunia dengan lagu-lagu hits seperti Seven, 3D, dan Standing Next to You. Bahkan sebelumnya, ia juga sempat berkolaborasi dengan Charlie Puth dalam lagu Left and Right.

Selain pencapaian musikal, buku Brain Candy Books juga menyoroti fenomena "sold-out king" yang melekat pada Jungkook. Julukan ini merujuk pada kebiasaan produk yang ia gunakan—mulai dari pakaian hingga aksesori—yang kerap habis terjual dalam waktu singkat setelah terlihat olehnya. Hal ini mencerminkan kekuatan pengaruhnya dalam tren global, khususnya di kalangan generasi muda.

Tidak hanya itu, kehadirannya di media sosial juga menjadi sorotan penting. Jungkook dikenal memiliki basis penggemar yang sangat besar dan aktif di seluruh dunia. Setiap unggahan yang ia bagikan hampir selalu menjadi perbincangan global, memperkuat posisinya sebagai salah satu figur paling berpengaruh di era digital.

Masuknya Jungkook ke dalam materi edukasi anak-anak di Amerika Serikat menjadi langkah penting dalam memperluas pengaruh K-pop ke ranah yang lebih luas. Jika sebelumnya K-pop dikenal melalui musik dan hiburan, kini pengaruh tersebut mulai merambah dunia pendidikan. Hal ini menunjukkan bahwa Jungkook tidak hanya dilihat sebagai entertainer, tetapi juga sebagai sosok inspiratif yang layak dijadikan panutan bagi generasi muda.

Ke depan, kehadiran figur seperti Jungkook dalam dunia pendidikan diharapkan dapat membuka jalan bagi lebih banyak artis Asia untuk mendapatkan pengakuan serupa. Lebih dari sekadar popularitas, ini adalah tentang bagaimana musik dan budaya dapat menginspirasi, mengedukasi, dan menyatukan masyarakat dunia.