Sekar Anindyah Lamase | Gigi Ann
Barbara Palvin dan Dylan Sprouse (x.com)
Gigi Ann

Pasangan Barbara Palvin dan Dylan Sprouse berhasil kejutkan publik dengan sebuah pengumuman di mana keduanya tengah menantikan kelahiran anak pertama mereka. Kabar kehamilan itu bahkan diumumkan oleh pasangan tersebut saat keduanya tengah menghadiri Festival Film Cannes di Prancis, Kamis (14/5/2026) waktu setempat.

Dalam penampilan di karpet merah, Palvin terlihat memamerkan baby bump kepada publik dengan mengenakan gaun satin biru muda, sedangkan Sprouse juga tampil memukau dengan mengenakan tuksedo hitam.

Dalam sejumlah foto yang ramai di internet, model Victoria's Secret itu juga beberapa kali memegang perutnya ketika ia tengah berpose bersama sang suami.

Kabar kehamilan Palvin lantas menjadi sorotan dan perbincangan publik di media sosial setelah sebelumnya sang model sempat membocorkan kisah perjuangannya menghadapi endometriosis, kondisi gangguan kesehatan pada sistem reproduksi perempuan.

Melalui unggahan media sosial pada Agustus lalu, Palvin sempat mengaku bahwa ia mengalami berbagai gejala seperti kelelahan, nyeri hebat, siklus menstruasi tidak teratur, serta sulit tidur akibat rasa sakit yang ia derita.

"Kelelahan, rasa sakit yang parah, menstruasi berat dan tidak teratur, malam-malam tanpa tidur di lantai kamar mandi. Saya berpikir bahwa memang seperti itu kondisi tubuh saya," ungkap Palvin kala itu.

Ia menjelaskan awalnya tidak menyangka jika ia mengidap endometriosis karena penyakit tersebut tidak dapat didiagnosis lewat sebuah pemeriksaan umum biasa.

"Saya pikir kalau punya endometriosis, saya pasti akan mengetahuinya sejak lama. Tapi ternyata endometriosis tidak dapat didiagnosis melalui pemeriksaan umum," ungkapnya.

Palvin lalu memeriksakan diri ke dokter spesialis dan berhasil menjalani operasi selama tiga bulan setelah mendapat diagnosis.

Dalam unggahan yang sama, sang model tak lupa untuk memberikan pesan penuh semangat untuk mendorong perempuan yang merasa memiliki gejala serupa agar segera memeriksakan diri untuk mendapatkan kepastian medis.

Menurut UCLA Health, endometriosis awalnya hanya dapat dipastikan melalui prosedur laparoskopi, yakni operasi minimal invasif dengan menggunakan kamera kecil yang harus dimasukkan melalui area perut. Kondisi tersebut juga disebut sering dialami oleh sekitar 20 hingga 40 persen perempuan yang memiliki masalah infertilitas.