Animasi Masha and the Bear dikonfirmasi akan dibuat film panjang pertamanya. Film tersebut akan dibuat oleh Oleg Kuzovkov yang juga merupakan sosok kreator asli serial animasi 3D populer asal Rusia itu.
Kuzovkov baru saja mendapatkan kembali kendali kreatif untuk karakter-karakternya setelah selesai lisensi yang diberikannya kepada Animaccord yang selama ini juga turut menggarap serial tersebut.
Ia bahkan telah mendirikan perusahaan produksi animasi independen dengan nama Studio MiM yang berada di Los Angeles dan Moskow untuk membuat film dan sekuel Masha and the Bear.
"Saya begitu tersentuh dengan kesempatan ini untuk meluaskan dunia Masha and the Bear ke film panjang pertamanya," kata Kuzovkov, seperti dilansir oleh Variety pada Senin (11/5/2026).
"Ini merupakan tantangan kreatif yang menarik - yang saya coba sepenuh hati - dan tim saya yang sangat kreatif juga bersemangat dan ingin mewujudkannya dengan semangat, humor, serta ketulusan yang sama yang berhasil membuat serial lama begitu dicintai oleh penonton," katanya.
Variety melaporkan bahwa film ini adalah pemutus hubungan yang bersih dari serial garapan Animaccord. Pihak Studio MiM menjelaskan tim kreatifnya akan memperkenalkan sebuah visi baru dari karakter animasi tersebut dengan sebuah petualangan dan cara komedi "yang unik".
Rencana perdana dari studio baru itu yakni menyelesaikan proses produksi film panjang pertama di akhir 2028.
Animaccord didirikan oleh Kuzovkov dari nol pada 2008. Saat itu ia berhasil menaungi para seniman animasi dengan komposer Vasily Bogatirev dan teknisi suara Boris Kutnevich, yang juga adalah sosok pengisi suara si Bear.
Masha and the Bear bercerita pada petualangan gadis kecil bernama Masha dan seekor beruang yang sering kali disebut "Mishka". Si beruang ini merupakan teman baik Masha yang bersedia melindunginya dari bencana.
Masha and the Bear berhasil mengantongi popularitas saat pertama kali rilis di YouTube dan merupakan salah satu serial prasekolah paling banyak ditonton di dunia. Beberapa episodenya tercatat telah ditonton lebih dari 1,8 miliar kali, salah satunya episode Jam Day.
Acara ini pertama kali dirilis pada 7 Januari 2009.
Baca Juga
-
The Weeknd Siap Konser di JIS 26-27 September, Tiket Dijual pada 18 Mei!
-
Rilis di Netflix, Straight to Hell Kuak Sisi Lain Peramal Terkenal Sedunia
-
Belum Rilis, Pihak Produksi Lanjut Syuting Musim Kedua Serial Harry Potter
-
Rilis 1 Juli, Elle akan Hadirkan Masa SMA Elle Woods sebelum Legally Blonde
-
Berjudul The One Piece, Anime Versi Remake Akan Tayang 2027 di Netflix
Artikel Terkait
-
Film A Quiet Place 3 Mulai Syuting, Franchise Horor Alien Paling Mencekam Siap Kembali ke Bioskop
-
Iblis dalam Darah: saat Teror Mistis Menyusup ke Nadi, Malam Ini di ANTV
-
Puan Maharani Tak Tinggal Diam Soal Larangan Nobar Film Pesta Babi: Memang Sensitif!
-
Review Film Ain: Saat Media Sosial Menjadi Ladang Hasad
-
Review Film Crocodile Tears: Kritik Sosial atas Dinamika Keluarga Indonesia
Entertainment
-
Film A Quiet Place 3 Mulai Syuting, Franchise Horor Alien Paling Mencekam Siap Kembali ke Bioskop
-
Makna Lagu Ancika Ariel NOAH, OST Dilan ITB 1997 yang Bikin Nostalgia
-
Tian Xi Wei Perankan Dua Identitas di Drama China Histori Where the Mask Ends
-
The Weeknd Siap Konser di JIS 26-27 September, Tiket Dijual pada 18 Mei!
-
Diperankan oleh Yang Zi, Drama Histori The Heir Angkat Budaya Tinta Huizhou
Terkini
-
Tuhan Maha Asyik: Menggugat Cara Beragama yang Kaku dan Dangkal
-
Lapangan Padel Dijual Rp199 Juta, Tanda Bisnis Gaya Hidup Urban Mulai Kolaps?
-
Smartwatch Kini Bisa Baca Risiko Diabetes? Ini Fitur Huawei Watch Fit 5 Pro
-
Ulasan Taman Bunga Siantar: Tempat Asyik Mengukir Kenangan Bersama Teman
-
Everything Is Possible: Kala Mimpi Besar Lahir dari Hidup yang Serba Kurang