Sekar Anindyah Lamase | Anggia Khofifah P
Visual karakter utama film anime Witch on the Holy Night (crunchyroll.com)
Anggia Khofifah P

Film anime Witch on the Holy Night mengungkap visual karakter terbaru sekaligus mengonfirmasi jajaran pengisi suara utama yang akan kembali hadir dalam adaptasi tersebut. Pengumuman itu disampaikan pada Sabtu melalui proyek film anime yang diadaptasi dari visual novel populer milik Type-Moon berjudul Mahotsukai no Yoru atau Witch on the Holy Night.

Dalam pengumuman terbaru tersebut, Haruka Tomatsu dipastikan kembali mengisi suara Aoko Aozaki. Selain itu, Kana Hanazawa juga kembali sebagai Alice Kuonji, sementara Yusuke Kobayashi kembali memerankan Soujyuro Shizuki. Ketiga karakter tersebut menjadi pusat cerita utama dalam film yang sangat dinantikan para penggemar Type-Moon.

Bersamaan dengan pengumuman pemeran, pihak produksi juga merilis visual karakter baru yang memperlihatkan nuansa misterius khas Witch on the Holy Night. Film anime ini dijadwalkan tayang pada 2026 dengan ufotable sebagai studio animasi utama.

Dikutip dari deskripsi resmi cerita, Witch on the Holy Night berlatar akhir tahun 1980-an, sebuah masa yang digambarkan sebagai era senja penuh keindahan dan semangat. Cerita berfokus pada Aoko Aozaki, seorang gadis pewaris keluarga penyihir modern yang sebenarnya tidak terlalu tertarik dengan dunia sihir.

Namun, kehidupannya berubah ketika ia tiba-tiba ditunjuk sebagai penerus kemampuan sihir keluarganya. Aoko kemudian mulai menjalani pelatihan di bawah bimbingan Alice Kuonji, seorang penyihir muda yang tinggal di rumah besar terpencil di atas bukit.

Di tengah kehidupannya sebagai siswi sekaligus ketua OSIS sekolah, Aoko juga bertemu dengan Soujyuro Shizuki, murid pindahan yang hampir tidak memahami dunia modern. Pertemuan ketiga karakter tersebut menjadi awal dari kisah penuh misteri, hubungan emosional, dan konflik magis.

Selain menghadapi tanggung jawab mempelajari sihir, Aoko juga harus berhadapan dengan kakaknya, Touko Aozaki, yang merasa hak waris keluarganya telah direbut. Konflik antar saudara ini menjadi salah satu elemen penting yang membentuk cerita Witch on the Holy Night.

Visual novel Mahotsukai no Yoru sendiri memiliki sejarah panjang di kalangan penggemar Type-Moon. Karya ini menjadi salah satu kolaborasi awal antara Kinoko Nasu dan ilustrator Takashi Takeuchi pada pertengahan 1990-an, bahkan sebelum keduanya mendirikan Type-Moon.

Awalnya, cerita Witch on the Holy Night hanya berupa novel yang diperlihatkan kepada teman-teman dekat mereka dan belum dirilis secara resmi. Setelah Type-Moon berdiri, proyek tersebut akhirnya dikembangkan menjadi visual novel lengkap dengan ilustrasi karya Hirokazu Koyama dan dirilis untuk PC di Jepang pada April 2012.

Versi remaster HD dengan pengisi suara penuh kemudian diluncurkan untuk PlayStation 4 dan Nintendo Switch pada Desember 2022. Versi tersebut juga dirilis secara global pada hari yang sama dan berhasil terjual lebih dari 150 ribu kopi di seluruh dunia.

Pada Desember 2023, Type-Moon kembali merilis game tersebut melalui Steam sehingga semakin mudah diakses penggemar internasional. Kehadiran adaptasi film anime pun dianggap sebagai langkah besar berikutnya untuk memperluas popularitas seri ini.

Witch on the Holy Night juga dikenal sebagai salah satu bagian penting dalam "Nasuverse," istilah yang digunakan penggemar untuk menyebut dunia bersama dalam karya-karya Type-Moon seperti Fate/stay night, Tsukihime, dan The Garden of Sinners.

Aoko Aozaki sendiri pernah muncul sebagai mentor bagi Shiki Tohno dalam Tsukihime. Sementara itu, versi dewasa Touko Aozaki menjadi sosok penting dalam The Garden of Sinners. Hubungan antar karakter dan dunia cerita inilah yang membuat banyak penggemar Type-Moon tertarik mengikuti seluruh seri mereka.

Selain itu, Witch on the Holy Night juga memiliki keterkaitan dengan remake Tsukihime -A piece of blue glass moon- yang dirilis di Jepang pada 2021 sebelum akhirnya hadir dalam versi bahasa Inggris pada 2024.

Keterlibatan ufotable sebagai studio animasi semakin meningkatkan ekspektasi penggemar. Studio tersebut dikenal memiliki kualitas visual tinggi lewat berbagai proyek populer seperti Demon Slayer dan seri Fate.

Sejak pertama kali diumumkan pada 2021, adaptasi anime Witch on the Holy Night menjadi salah satu proyek Type-Moon paling dinantikan. Dengan dukungan studio besar seperti ufotable, film ini diprediksi menjadi salah satu film anime yang paling menarik perhatian saat dirilis nanti.