Setelah resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama NCT dan SM Entertainment, Mark Lee kini memulai langkah baru dalam kariernya.
Penyanyi Korea-Kanada yang dikenal sebagai salah satu rapper dan performer utama NCT tersebut mengumumkan peluncuran perusahaan kreatif miliknya sendiri bernama Upper Room, yang akan menjadi pusat bagi aktivitas musik, visi kreatif, dan berbagai proyek yang akan ia kembangkan di masa mendatang.
Menurut pernyataan resmi yang dirilis pada 4 Juni, Upper Room didirikan langsung oleh Mark bersama sejumlah rekan yang telah lama bekerja dan membangun kepercayaan dengannya. Perusahaan ini tidak hanya berfokus pada musik, tetapi juga akan menghubungkan berbagai bidang kreatif lain seperti video, seni visual, dan pertunjukan.
Peluncuran Upper Room menjadi momen penting dalam perjalanan karier sang artis. Sebelumnya, Mark mengumumkan keputusannya meninggalkan seluruh unit NCT, termasuk NCT 127 dan NCT Dream, sekaligus mengakhiri kontrak eksklusifnya dengan SM Entertainment setelah sekitar satu dekade bernaung di bawah agensi tersebut.
Dalam surat tulisan tangan yang dibagikan kepada penggemar, ia mengungkapkan bahwa berakhirnya kontrak 10 tahun tersebut membuatnya banyak merenungkan arah hidup dan impian yang ingin ia wujudkan.
Mark menulis bahwa ia mulai bertanya pada dirinya sendiri mengenai bentuk impian terbaik yang ingin dicapai. Rasa penasaran itu kemudian mendorongnya untuk mengambil langkah berani dan mencurahkan seluruh energinya ke dalam perjalanan baru sebagai kreator independen.
Nama Upper Room sendiri memiliki makna yang lebih dalam dibanding sekadar nama perusahaan. Dalam keterangan resminya, Mark menjelaskan bahwa Upper Room melambangkan sebuah ruang tempat orang-orang dengan tujuan, visi, dan gagasan yang sama dapat berkumpul, saling bertukar inspirasi, serta menemukan berbagai kemungkinan baru bersama-sama. Filosofi tersebut menjadi fondasi utama perusahaan yang kini dipimpinnya sebagai co-CEO sekaligus kreator.
Menariknya, peluncuran Upper Room juga dibarengi dengan serangkaian film visual yang diunggah melalui akun media sosial resmi perusahaan. Video pengumuman tersebut langsung menarik perhatian penggemar karena mengusung konsep artistik yang unik. Terinspirasi dari era mesin cetak huruf logam abad ke-15, film tersebut mengangkat pesan tentang pentingnya kreativitas manusia di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Pihak Upper Room menegaskan bahwa seluruh visual dalam film pengumuman dibuat secara manual tanpa menggunakan gambar hasil kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Keputusan tersebut diambil untuk menyoroti nilai keterampilan manusia, proses kreatif, dan sentuhan personal yang menjadi bagian penting dari visi perusahaan.
Aspek lain yang turut menjadi sorotan adalah latar simbolis di balik nama Upper Room. Sejumlah penggemar memperhatikan bahwa akun media sosial perusahaan menampilkan kutipan dari Injil Markus pasal 14 ayat 12 hingga 15. Dalam tradisi Kristen, "Upper Room" atau ruang atas merujuk pada tempat penting yang memiliki makna spiritual. Nama tersebut juga berkaitan dengan nama Inggris Mark yang digunakan sang penyanyi.
Berdasarkan data registrasi bisnis yang beredar di Korea Selatan, perusahaan Upper Room Co., Ltd. telah resmi terdaftar dengan nama asli Mark, yaitu Lee Mark, sebagai perwakilan perusahaan. Langkah ini semakin menegaskan keseriusannya dalam membangun fondasi karier baru di luar sistem agensi besar yang selama ini menaunginya.
Selama hampir 10 tahun bersama SM Entertainment, Mark dikenal sebagai salah satu anggota paling aktif di berbagai unit NCT. Ia terlibat dalam banyak proyek musik, tur dunia, hingga aktivitas internasional yang membantu membangun popularitas grup di pasar global. Kini, dengan Upper Room sebagai rumah kreatif barunya, Mark memiliki kesempatan lebih besar untuk mengekspresikan ide, visi, dan identitas artistiknya secara lebih bebas.
Baca Juga
-
Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi
-
Anime Made in Abyss Umumkan Produksi Film Kedua dan Lima Pengisi Suara Baru
-
Tetsuya Chiba, Kreator Ashita no Joe, Meninggal Dunia pada Usia 87 Tahun
-
Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido
-
King's Proposal Diadaptasi Anime TV, Rie Takahashi Isi Suara Karakter Utama
Artikel Terkait
Entertainment
-
Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU
-
Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween
-
Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki
-
Sinopsis Allen, Film Fiksi Ilmiah tentang Persahabatan Manusia dan Alien
-
Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV
Terkini
-
Perjalanan Futsal dan Konser Musik di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Tanpa Upah, Haruskah Kita Biarkan Relawan Berjuang dengan Uang Sendiri?
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
4 Moisturizer Berbahan Honey Extract Berikan Efek Hidrasi agar Wajah Lembap
-
Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?